Purworejo — Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) PCNU Kabupaten Purworejo menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pemantapan Program di Aula RM H. Dargo, Pangenrejo, Senin (21/7). Rakor ini mengusung tema “Sinergi Pengurus dan Kepala Satuan Pendidikan Ma’arif NU – Bergerak dengan Jamaah, Mendidik dengan Barokah.”
Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam menyatukan visi dan arah gerak LP Ma’arif untuk lima tahun ke depan, serta memperkuat sinergi antara pengurus cabang dan para kepala satuan pendidikan mulai dari RA hingga MA.

Hadir dalam kegiatan tersebut sekitar 125 peserta yang terdiri dari pengurus LP Ma’arif Cabang dan para kepala satuan pendidikan. Turut hadir tamu kehormatan Ketua PW LP Ma’arif NU Jawa Tengah, Fakhrudin Karmani, S.Pd.I., M.S.I., serta Wakil Ketua PCNU Kabupaten Purworejo, KH. Mukhammad Arwani, S.Ag., M.A.
Agenda dan Tujuan Rakor
Acara dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga siang hari. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Ma’arif, dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Purworejo dan Wakil Ketua PCNU. Kemudian, Ketua LP Ma’arif Wilayah memberikan penguatan dan motivasi, diikuti sesi diskusi program strategis, doa penutup, serta sesi rakor lanjutan untuk finalisasi program.
Adapun tujuan utama dari rakor ini antara lain:
- Menyinkronkan visi dan langkah strategis antara pengurus dan kepala satuan pendidikan agar pelaksanaan program berjalan kolektif-kolegial.
- Memantapkan program kerja LP Ma’arif NU Kabupaten Purworejo periode 2025–2030 agar responsif terhadap dinamika zaman dan tantangan pendidikan.
- Menguatkan peran kepemimpinan satuan pendidikan sebagai ujung tombak dalam penguatan Aswaja dan peningkatan mutu lembaga.
Pernyataan dan Gagasan Strategis
Dalam sambutannya, Wakil Ketua PCNU Purworejo, KH. Mukhammad Arwani, S. Ag., MA menegaskan pentingnya kesiapan LP Ma’arif menghadapi tantangan digital dan perubahan kurikulum.
“LP Ma’arif harus sigap menghadapi perubahan kurikulum dan tantangan digital. Kaderisasi Aswaja tidak bisa ditawar. Kami mendukung penuh agar LP Ma’arif menjadi poros utama pendidikan NU yang barokah dan berdaya saing,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PW LP Ma’arif NU Jawa Tengah, Fakhrudin Karmani menekankan bahwa Ma’arif adalah rumah besar pendidikan NU yang harus terus bergerak dan berkembang.
“Hari ini kita tidak hanya merumuskan program, tapi meneguhkan bahwa Ma’arif adalah rumah besar pendidikan NU. Jangan lelah, jangan goyah. Terus bergerak bersama,” ungkapnya.
Ia juga memperkenalkan sejumlah program unggulan dari wilayah, di antaranya:
- Beasiswa S2 di Unissula,
- Program magang internasional ke Cina dan Jepang,
- Digitalisasi sistem manajemen berbasis data.
Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Purworejo, H. M. Hamron Rosadi, M.Pd., dalam sambutannya menyatakan kesiapan LP Ma’arif Purworejo untuk terus berbenah dan bersaing secara sehat dengan wilayah lain.
“Dengan semangat ‘Bergerak Bersama Jamaah, Mendidik dengan Barokah’, LP Ma’arif Purworejo siap bersaing sehat dengan wilayah lain, termasuk pantura. Kami akan terus menata, menyatukan kekuatan, dan melangkah lebih jauh,” ujarnya.
Ridho Mu’ti, S.Pd.I., Kepala SMP VIP sekaligus peserta rakor, juga menyampaikan antusiasmenya terhadap program yang dibahas.
“Acara ini kami tunggu-tunggu. Gebrakan LP Ma’arif 2025–2030 sangat inspiratif. Kehadiran Ketua Wilayah menjadi suntikan semangat bagi kami di daerah,” ungkapnya.
Harapan dan Komitmen Bersama
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang lebih solid antara pengurus dan kepala satuan pendidikan dalam menjalankan program-program yang lebih terarah, responsif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan berbasis Aswaja. LP Ma’arif NU Kabupaten Purworejo menegaskan komitmennya untuk menjadi motor penggerak pendidikan NU, dari tingkat RA hingga MA, dengan semangat kebersamaan dan keberkahan.






