Menu

Mode Gelap
Hadir Langsung di Hari ber-Muhammadiyah, Ketua PCNU Purworejo Doakan Keberkahan untuk ‘Kampung Aren’ Desa Keduran Ketua MWCNU Purwodadi Tekankan Tiga Kunci Khidmat Muslimat NU: Ngaji, Ngopi, dan Ngader Terpilih Aklamasi, Siti Nurul Khikmah Kembali Pimpin Muslimat NU Purwodadi hingga 2031 Perkuat Literasi dan Kelembagaan, LPTNU Purworejo Siapkan Tiga Program Strategis Tongkat Estafet Kepemimpinan Beralih, Aslamiyah Resmi Pimpin MI Imam Puro Jogotamu Dilantik Ketua LPM PCNU Purworejo, Linda Widiastuti Siap Majukan MI P2A Brengkol

Berita

LAZISNU Purworejo Kukuhkan UPZIS di Puncak Hari Santri 2025, Perkuat Gerakan Filantropi Nahdliyin

badge-check


					LAZISNU Purworejo Kukuhkan UPZIS di Puncak Hari Santri 2025, Perkuat Gerakan Filantropi Nahdliyin Perbesar

Purworejo, Warta Nahdliyyin – Di tengah gegap gempita puncak peringatan Hari Santri Nasional 2025, Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LazisNU) Kabupaten Purworejo menggelar Pelantikan Unit Pengumpul Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) di Alun-Alun Purworejo, Minggu (26/10/2025).

Pelantikan tersebut menjadi momen penting bagi NU Purworejo dalam memperkuat struktur kelembagaan dan tata kelola zakat di tingkat akar rumput. UPZIS berperan mengoordinasikan pengumpulan dan pendistribusian zakat, infak, serta sedekah dari masyarakat, agar dapat dikelola secara profesional dan berdampak langsung pada kesejahteraan umat.

Ketua PCNU Kabupaten Purworejo, KH. Muhammad Haekal, S.Pd.I, menegaskan bahwa penguatan lembaga zakat seperti UPZIS merupakan langkah nyata NU dalam membangun kemandirian ekonomi warga Nahdliyin.

“Alhamdulillah, dari gerakan koin infak yang dijalankan bersama LazisNU, terkumpul dana lebih dari 20 juta rupiah. Sebanyak 10 persen dikelola oleh LazisNU Kabupaten Purworejo, sementara 90 persen dikelola oleh MWCNU di seluruh kecamatan. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung lima pilar program kerja NU: NU Pintar, NU Berdaya, NU Sehat, NU Damai, dan NU Hijau,” ujarnya.

Kelima pilar tersebut meliputi NU Pintar – memajukan pendidikan dan literasi, NU Berdaya – memperkuat ekonomi umat, NU Sehat – meningkatkan layanan kesehatan, NU Damai – menyebarkan dakwah Ahlussunnah wal Jamaah dan memperkokoh kerukunan dan NU Hijau – menggerakkan kepedulian terhadap lingkungan.

KH. Haekal juga mengajak seluruh pengurus UPZIS untuk meneladani semangat kemandirian para ulama terdahulu yang mengutamakan pengabdian dan pelayanan umat.
Menurutnya, gerakan zakat, infak, dan sedekah bukan hanya urusan finansial, tetapi juga gerakan spiritual yang menumbuhkan kepedulian sosial dan mempererat tali persaudaraan.

“UPZIS harus hadir bukan sekadar mengumpulkan dana, tapi menjadi mitra masyarakat dalam membangun kepedulian dan memberdayakan mereka yang membutuhkan,” imbuhnya.

Pelantikan UPZIS ini disambut antusias oleh ribuan jamaah NU yang hadir. Dengan dikukuhkannya unit-unit pengumpul di tingkat kecamatan, LazisNU Purworejo optimistis dapat memperluas jangkauan program sosial, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi berbasis kemandirian umat.

(HR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Hadir Langsung di Hari ber-Muhammadiyah, Ketua PCNU Purworejo Doakan Keberkahan untuk ‘Kampung Aren’ Desa Keduran

3 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Ketua MWCNU Purwodadi Tekankan Tiga Kunci Khidmat Muslimat NU: Ngaji, Ngopi, dan Ngader

3 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Terpilih Aklamasi, Siti Nurul Khikmah Kembali Pimpin Muslimat NU Purwodadi hingga 2031

3 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Perkuat Literasi dan Kelembagaan, LPTNU Purworejo Siapkan Tiga Program Strategis

3 Agustus 2026 - 08:33 WIB

Tongkat Estafet Kepemimpinan Beralih, Aslamiyah Resmi Pimpin MI Imam Puro Jogotamu

1 Agustus 2026 - 21:58 WIB

Dilantik Ketua LPM PCNU Purworejo, Linda Widiastuti Siap Majukan MI P2A Brengkol

1 Agustus 2026 - 21:51 WIB

Trending di Berita