Menu

Mode Gelap
LKKNU PW Jawa Tengah Lakukan Monitoring dan Evaluasi KUBE Penerima Bantuan Sosial di Kecamatan Bruno Wabup Dion Ajak Fatayat NU Ikut Aktif Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak Debat Kandidat PC IPNU-IPPNU Purworejo: Adu Gagasan, Berebut Amanah Kepemimpinan Songsong Transformasi Kampus Unggul, Pimpinan STAINU Purworejo Ikuti Pembinaan PTKIS se-Jawa Tengah di Semarang Bekal Dunia Saja Tak Cukup, Anak Perlu Dibekali Ilmu Agama Sejak Dini STAINU Purworejo Berikan Apresiasi kepada PAC GP Ansor Bagelen atas Peran Aktif Mempromosikan Kampus kepada Kader Ansor

Berita

LAZISNU Purworejo Kukuhkan UPZIS di Puncak Hari Santri 2025, Perkuat Gerakan Filantropi Nahdliyin

badge-check


					LAZISNU Purworejo Kukuhkan UPZIS di Puncak Hari Santri 2025, Perkuat Gerakan Filantropi Nahdliyin Perbesar

Purworejo, Warta Nahdliyyin – Di tengah gegap gempita puncak peringatan Hari Santri Nasional 2025, Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LazisNU) Kabupaten Purworejo menggelar Pelantikan Unit Pengumpul Zakat, Infak, dan Sedekah (UPZIS) di Alun-Alun Purworejo, Minggu (26/10/2025).

Pelantikan tersebut menjadi momen penting bagi NU Purworejo dalam memperkuat struktur kelembagaan dan tata kelola zakat di tingkat akar rumput. UPZIS berperan mengoordinasikan pengumpulan dan pendistribusian zakat, infak, serta sedekah dari masyarakat, agar dapat dikelola secara profesional dan berdampak langsung pada kesejahteraan umat.

Ketua PCNU Kabupaten Purworejo, KH. Muhammad Haekal, S.Pd.I, menegaskan bahwa penguatan lembaga zakat seperti UPZIS merupakan langkah nyata NU dalam membangun kemandirian ekonomi warga Nahdliyin.

“Alhamdulillah, dari gerakan koin infak yang dijalankan bersama LazisNU, terkumpul dana lebih dari 20 juta rupiah. Sebanyak 10 persen dikelola oleh LazisNU Kabupaten Purworejo, sementara 90 persen dikelola oleh MWCNU di seluruh kecamatan. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung lima pilar program kerja NU: NU Pintar, NU Berdaya, NU Sehat, NU Damai, dan NU Hijau,” ujarnya.

Kelima pilar tersebut meliputi NU Pintar – memajukan pendidikan dan literasi, NU Berdaya – memperkuat ekonomi umat, NU Sehat – meningkatkan layanan kesehatan, NU Damai – menyebarkan dakwah Ahlussunnah wal Jamaah dan memperkokoh kerukunan dan NU Hijau – menggerakkan kepedulian terhadap lingkungan.

KH. Haekal juga mengajak seluruh pengurus UPZIS untuk meneladani semangat kemandirian para ulama terdahulu yang mengutamakan pengabdian dan pelayanan umat.
Menurutnya, gerakan zakat, infak, dan sedekah bukan hanya urusan finansial, tetapi juga gerakan spiritual yang menumbuhkan kepedulian sosial dan mempererat tali persaudaraan.

“UPZIS harus hadir bukan sekadar mengumpulkan dana, tapi menjadi mitra masyarakat dalam membangun kepedulian dan memberdayakan mereka yang membutuhkan,” imbuhnya.

Pelantikan UPZIS ini disambut antusias oleh ribuan jamaah NU yang hadir. Dengan dikukuhkannya unit-unit pengumpul di tingkat kecamatan, LazisNU Purworejo optimistis dapat memperluas jangkauan program sosial, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi berbasis kemandirian umat.

(HR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

LKKNU PW Jawa Tengah Lakukan Monitoring dan Evaluasi KUBE Penerima Bantuan Sosial di Kecamatan Bruno

14 September 2026 - 15:07 WIB

Wabup Dion Ajak Fatayat NU Ikut Aktif Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak

14 September 2026 - 15:03 WIB

Debat Kandidat PC IPNU-IPPNU Purworejo: Adu Gagasan, Berebut Amanah Kepemimpinan

12 September 2026 - 23:25 WIB

Songsong Transformasi Kampus Unggul, Pimpinan STAINU Purworejo Ikuti Pembinaan PTKIS se-Jawa Tengah di Semarang

12 September 2026 - 23:07 WIB

Bekal Dunia Saja Tak Cukup, Anak Perlu Dibekali Ilmu Agama Sejak Dini

31 Agustus 2026 - 08:23 WIB

STAINU Purworejo Berikan Apresiasi kepada PAC GP Ansor Bagelen atas Peran Aktif Mempromosikan Kampus kepada Kader Ansor

31 Agustus 2026 - 07:15 WIB

Trending di Berita