Menu

Mode Gelap
Jelang Rencana Eksekusi Pondok Pesantren Minhajut Tholibin, Pemkab Purworejo Dorong Penundaan hingga Gugatan Perdata Diproses Hadir Langsung di Hari ber-Muhammadiyah, Ketua PCNU Purworejo Doakan Keberkahan untuk ‘Kampung Aren’ Desa Keduran Ketua MWCNU Purwodadi Tekankan Tiga Kunci Khidmat Muslimat NU: Ngaji, Ngopi, dan Ngader Terpilih Aklamasi, Siti Nurul Khikmah Kembali Pimpin Muslimat NU Purwodadi hingga 2031 Perkuat Literasi dan Kelembagaan, LPTNU Purworejo Siapkan Tiga Program Strategis Tongkat Estafet Kepemimpinan Beralih, Aslamiyah Resmi Pimpin MI Imam Puro Jogotamu

Berita

10 Anak Yatim Piatu Desa Bedono Pageron Terima Santunan

badge-check


					10 Anak Yatim Piatu Desa Bedono Pageron Terima Santunan Perbesar

KEMIRI, nupurworejo.com – Menyambut 10 Muharram 1443 Hijriyah, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) bersama Muslimat, Fatayat, GP Ansor, Banser, IPNU IPPNU, warga masyarakat Desa Bedono Pageron, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo, menyantuni anak yatim dan piatu, berlangsung di Masjid Al Barokah Bedono Pageron, Kamis (19/8).

Hadir pada kesempatan ini Pengurus Nahdlatul Ulama Ranting (PRNU) Desa Bedono Pageron, Pemerintah Desa, Ranting GP Ansor Bedono Pageron, Muslimat, Fatayat, IPNU IPPNU dan warga masyarakat. Acara santunan dimulai dengan pembukaan, tahlil, sambutan dan santunan anak yatim.

Baca juga: Sambut HUT Kemerdekaan RI dan 10 Muharram, NU Dilem Kemiri Santuni Anak Yatim

Kepala Desa Bedono Pageron, Bejo Joyo Sumarto menyampaikan, terima kasih atas terselenggaranya acara ini, menyantuni anak yatim adalah kewajiban kita sebagai umat beragama, ini tradisi yang sangat baik.

Terimakasih acara telah berlangsung, atas nama Pemerintah Desa mengapresiasi kepada seluruh pihak utamanya warga masyarakat Desa Bedono Pageron,” jelas Bejo.

Rois Syuriah Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Bedono Pageron, Kyai Afif Jaelani mengatakan, atas nama pengurus Nahdlatul Ulama Bedono Pageron mengucapkan terima kasih kepada anak yatim karena sudah berkenan menerima apa yang diberikan oleh pengurus NU ataupun warga masyarakat semoga khususnya Desa Bedono Pageron menjadi Desa Baldhatun Tayyibatun Warobbun Ghofur.

“Kita harus merawat Tradisi kita dan berguna bagi sesama umat yaitu al-muhafadhotu ‘ala qodimis sholih wal akhdzu bil jadidil ashlah, artinya “Memelihara yang lama dengan baik dan menjadikan hal baru yang lebih baik,” tutur Afif.

Anak yatim dan piatu yang menerima santunan sejumlah lima yatim dan lima piatu mendapat santunan langsung. Per anak kurang lebih menerima santunan sejumlah Rp. 5.425.000. Kegiatan ini merupakan tradisi yang sudah turun temurun di Desa Pageron.

Kontributor: Ahmad Najeh
Editor: MH/RA/AR/LH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Media Ansor Kemiri

    Nuhun min publikasinya tetap jaya dan keren selalu

    Reply
semua sudah ditampilkan
Baca Lainnya

Jelang Rencana Eksekusi Pondok Pesantren Minhajut Tholibin, Pemkab Purworejo Dorong Penundaan hingga Gugatan Perdata Diproses

6 Agustus 2026 - 17:18 WIB

Hadir Langsung di Hari ber-Muhammadiyah, Ketua PCNU Purworejo Doakan Keberkahan untuk ‘Kampung Aren’ Desa Keduran

3 Agustus 2026 - 14:10 WIB

Ketua MWCNU Purwodadi Tekankan Tiga Kunci Khidmat Muslimat NU: Ngaji, Ngopi, dan Ngader

3 Agustus 2026 - 08:43 WIB

Terpilih Aklamasi, Siti Nurul Khikmah Kembali Pimpin Muslimat NU Purwodadi hingga 2031

3 Agustus 2026 - 08:40 WIB

Perkuat Literasi dan Kelembagaan, LPTNU Purworejo Siapkan Tiga Program Strategis

3 Agustus 2026 - 08:33 WIB

Tongkat Estafet Kepemimpinan Beralih, Aslamiyah Resmi Pimpin MI Imam Puro Jogotamu

1 Agustus 2026 - 21:58 WIB

Trending di Berita