Menu

Mode Gelap
MWCNU Gebang Hadiri Maulid Nabi di Pakem Krajan, KH Duri Ashari Kupas Filosofi Gerakan Shalat Ketua PCNU Purworejo Tegaskan Pentingnya Menjaga Akidah Aswaja dalam Ngaji Aswaja Rijalul Ansor Hadiri Muktamar Petani Nahdliyin, LPP PCNU Purworejo Bawa Suara Kedaulatan Petani ke PBNU MWCNU Gebang Perkuat Konsolidasi, Bahas Bahsul Masail hingga Percepatan Sertifikasi Wakaf LAZISNU PCNU Purworejo Bantu Korban Kebakaran Rumah di Wonotulus Jelang Rencana Eksekusi Pondok Pesantren Minhajut Tholibin, Pemkab Purworejo Dorong Penundaan hingga Gugatan Perdata Diproses

Berita

Gelar Sambang Pesantren, RMI PWNU Jateng Gandeng RMI PCNU Purworejo Luncurkan Gerakan Pesantrenku Aman dan Standardisasi Pola Asuh

badge-check


					Gelar Sambang Pesantren, RMI PWNU Jateng Gandeng RMI PCNU Purworejo Luncurkan Gerakan Pesantrenku Aman dan Standardisasi Pola Asuh Perbesar

Purworejo, Warta Nahdliyin – Gerakan untuk mewujudkan lingkungan pendidikan agama yang aman dan inklusif terus diperkuat di Jawa Tengah. Rabithah Ma’ahid Islamiyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (RMI PWNU) Jawa Tengah berkolaborasi dengan RMI Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Purworejo resmi menyelenggarakan program taktis bertajuk “Sambang Pesantren” dengan mengusung tema besar “Pesantrenku Aman”.

Kegiatan yang dihelat di Pondok Pesantren Al Istiqomah, Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, pada Sabtu (11/07/2026) ini digelar sebagai langkah preventif dan edukatif untuk menciptakan ekosistem pesantren yang ramah anak serta bebas dari segala bentuk tindak kekerasan. Agenda besar ini didukung penuh oleh RMI PBNU dan SAKA Pesantren PBNU.

Mewakili tuan rumah sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Al Istiqomah, KH Makhin Rifa’i, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif RMI PWNU Jateng dan RMI PCNU Purworejo yang menjadikan pesantrennya sebagai titik temu konsolidasi akbar para pengasuh dan pengurus madrasah diniyah se-Kabupaten Purworejo tersebut.

“Kami mohon doa kepada para masyayikh dan kiai yang hadir, semoga pesantren kami dapat terus berkembang, konsisten mendampingi para santri dalam tafaqquh fiddin (memperdalam ilmu agama), serta mencetak insan yang saleh dan bermanfaat bagi agama, dunia, hingga akhirat,” ujar KH Makhin Rifa’i saat memberikan sambutan pembuka.

Dukungan serupa mengalir dari Ketua PCNU Purworejo, KH Muhammad Haekal, S.Pd.I., yang menggarisbawahi pentingnya peningkatan kompetensi bagi para pengasuh dan santri di tengah dinamika zaman. Ia mengingatkan bahwa pesantren memiliki tiga fungsi krusial yakni sebagai lembaga pendidikan, benteng moral, dan pusat perjuangan.

“Di pesantren sedikitnya ada tiga hal krusial yang harus kita jaga, yaitu pesantren sebagai lembaga ilmu pengetahuan dan pendidikan, sebagai benteng moral masyarakat, dan sebagai pusat perjuangan. Nilai-nilai mulia inilah yang harus senantiasa diresapi dan dirawat, mengingat Nahdlatul Ulama secara historis lahir dari rahim pesantren,” tutur Kiai Haekal.

Ketua RMI PCNU Purworejo, KHR M. Amir Kilal, S.Ag., menegaskan bahwa agenda kolaborasi ini bukan sekadar kunjungan formalitas, melainkan instrumen nyata untuk memetakan tantangan di akar rumput demi terciptanya standardisasi pelayanan pola asuh yang humanis.

Hal ini sejalan dengan kebijakan makro yang diusung oleh tingkat wilayah. Ketua RMI PWNU Jawa Tengah, KH Ahmad Fadlullah Turmudzi, menyatakan bahwa forum bersama ini menjadi ruang untuk menjaring masukan langsung dari para kiai dan pengasuh demi menyusun program kerja wilayah yang tepat sasaran. Selain fokus pada aspek keamanan, RMI PWNU Jateng juga mengumumkan sinergi strategis bersama Baznas untuk memberikan pelatihan keterampilan (skill) bagi warga pesantren, seperti pelatihan konstruksi, pembuatan kue, hingga potong rambut.

Rangkaian acara yang berlangsung padat sejak pagi hingga sore hari ini dibagi ke dalam beberapa klaster kegiatan yang berjalan secara terpisah dan spesifik.

  • Pelatihan Musyrif dan Musyrifah (Pendamping Santri). Didampingi langsung oleh Tim SAKA Pesantren PBNU, para pendamping asrama dibekali metodologi pendekatan psikologis, komunikasi persuasif, serta kecakapan deteksi dini potensi perundungan.
  • Halaqoh Pengasuh. Forum khusus para pengasuh pesantren yang membedah transformasi manajemen pesantren tanpa menghilangkan jati diri salafiyah (tradisi) di era modern.
  • Halaqoh Madin NU. Kegiatan terpisah yang fokus pada penguatan standardisasi kurikulum serta penanaman ideologi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah sejak usia dini pada Madrasah Diniyah.
  • Halaqoh Media Pesantren. Mendorong digitalisasi dakwah agar setiap pondok pesantren mampu mengoptimalkan ruang siber untuk menyebarkan narasi yang teduh sekaligus mengenalkan potensi internal mereka ke publik.
  • Halaqoh Pengurus RMI PWNU – RMI PCNU. Ruang konsolidasi strategis lintas tingkatan struktur Nahdlatul Ulama yang berfokus pada sinkronisasi program kerja gerakan nasional “Pesantrenku Aman”, pemetaan potensi serta klasterisasi pondok pesantren di wilayah Purworejo, penguatan legalitas izin operasional lembaga, hingga perumusan kurikulum ke-NU-an berbasis Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah. Dalam forum produktif ini, kedua belah pihak menyepakati draf standardisasi instrumen perlindungan santri serta pembentukan Crisis Center terpadu yang berfungsi sebagai pusat aduan, pendampingan psikologis, dan advokasi hukum guna memastikan terciptanya ekosistem pesantren yang aman, mandiri secara ekonomi, dan steril dari segala bentuk kekerasan.

Kontributor: HR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

MWCNU Gebang Hadiri Maulid Nabi di Pakem Krajan, KH Duri Ashari Kupas Filosofi Gerakan Shalat

16 Agustus 2026 - 00:52 WIB

Ketua PCNU Purworejo Tegaskan Pentingnya Menjaga Akidah Aswaja dalam Ngaji Aswaja Rijalul Ansor

14 Agustus 2026 - 21:40 WIB

Hadiri Muktamar Petani Nahdliyin, LPP PCNU Purworejo Bawa Suara Kedaulatan Petani ke PBNU

11 Agustus 2026 - 07:40 WIB

MWCNU Gebang Perkuat Konsolidasi, Bahas Bahsul Masail hingga Percepatan Sertifikasi Wakaf

10 Agustus 2026 - 19:08 WIB

LAZISNU PCNU Purworejo Bantu Korban Kebakaran Rumah di Wonotulus

10 Agustus 2026 - 18:26 WIB

Jelang Rencana Eksekusi Pondok Pesantren Minhajut Tholibin, Pemkab Purworejo Dorong Penundaan hingga Gugatan Perdata Diproses

6 Agustus 2026 - 17:18 WIB

Trending di Berita