Menu

Mode Gelap
Debat Kandidat PC IPNU-IPPNU Purworejo: Adu Gagasan, Berebut Amanah Kepemimpinan Songsong Transformasi Kampus Unggul, Pimpinan STAINU Purworejo Ikuti Pembinaan PTKIS se-Jawa Tengah di Semarang Bekal Dunia Saja Tak Cukup, Anak Perlu Dibekali Ilmu Agama Sejak Dini STAINU Purworejo Berikan Apresiasi kepada PAC GP Ansor Bagelen atas Peran Aktif Mempromosikan Kampus kepada Kader Ansor Ketua PC Fatayat NU Purworejo Ajak Perempuan Muda Perkuat Kepemimpinan Humanis di Harlah PAC Fatayat NU Kaligesing Pengajian Selapanan Ahad Pon di Semagung, KH Khabib Anwar Sampaikan Empat Tanda Wong Bejo Dunyo Akhirat

Berita

LPPNU Purworejo Luncurkan Program Andalan, Tanam Kelapa Kopyor Bernilai Ekonomi Tinggi

badge-check


					Penanaman pohon kelapa di sekitaran gedung PCNU Purworejo Perbesar

Penanaman pohon kelapa di sekitaran gedung PCNU Purworejo

PURWOREJO – Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Kabupaten Purworejo meluncurkan program andalan di bidang perkebunan dengan melakukan penanaman simbolis bibit Kelapa Kopyor. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Purworejo pada hari Ahad, (29/6/2025).

Acara penanaman ini digelar sesaat setelah prosesi pelantikan pengurus lembaga dan badan otonom di Gor WR Soepratman Purworejo. Penanaman bibit Kelapa Kopyor ini menjadi simbol dimulainya program strategis yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga melalui sektor pertanian.

Penanaman secara simbolis dilakukan oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua PCNU Kabupaten Purworejo, Bapak H. Muhammad Haikal, S.Pd.I., yang didampingi oleh Bapak Agus Muzamil, M.Pd., dan Bapak Dr. H. Wan Abdul Rohman. Bibit ditanam di sisi kanan dan kiri gedung kantor PCNU Purworejo.

Ketua LPPNU Kabupaten Purworejo, Makhrus, M.Si., menyatakan bahwa program ini merupakan salah satu unggulan dari LPPNU. Pemilihan Kelapa Kopyor didasarkan pada potensi ekonominya yang sangat menjanjikan.

“Insya Allah, kelapa ini masuk dalam kategori tanaman genjah, yang berarti dapat berbuah dalam waktu singkat, yaitu sekitar tiga tahun,” jelas Makhrus.

Makhrus juga menyampaikan bahwa nilai jual dan peminat buah kelapa ini sangat tinggi dipasaran.

“Nilai jualnya juga sangat baik, bisa mencapai Rp 20.000 per buah, sementara permintaan pasar saat ini masih sangat tinggi. Ini adalah peluang besar.” Ujarnya.

Melalui program ini, LPPNU Purworejo berharap dapat memberikan contoh dan mendorong masyarakat, khususnya warga Nahdliyin, untuk mengembangkan komoditas pertanian yang memiliki nilai jual tinggi dan siklus panen yang cepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Debat Kandidat PC IPNU-IPPNU Purworejo: Adu Gagasan, Berebut Amanah Kepemimpinan

12 September 2026 - 23:25 WIB

Songsong Transformasi Kampus Unggul, Pimpinan STAINU Purworejo Ikuti Pembinaan PTKIS se-Jawa Tengah di Semarang

12 September 2026 - 23:07 WIB

Bekal Dunia Saja Tak Cukup, Anak Perlu Dibekali Ilmu Agama Sejak Dini

31 Agustus 2026 - 08:23 WIB

STAINU Purworejo Berikan Apresiasi kepada PAC GP Ansor Bagelen atas Peran Aktif Mempromosikan Kampus kepada Kader Ansor

31 Agustus 2026 - 07:15 WIB

Ketua PC Fatayat NU Purworejo Ajak Perempuan Muda Perkuat Kepemimpinan Humanis di Harlah PAC Fatayat NU Kaligesing

31 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Pengajian Selapanan Ahad Pon di Semagung, KH Khabib Anwar Sampaikan Empat Tanda Wong Bejo Dunyo Akhirat

31 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Trending di Berita