Menu

Mode Gelap
Mengenang Wafatnya Syaikhona KH Maimoen Zubair di Tanah Suci Jamaah Haji KBIHNU Ziarah Jannatul Ma’la Lailatul Ijtima’ MWC NU Pituruh di Dukuh Sitawon, Jamaah Tempuh Medan Ekstrem dengan Truk Berdayakan Perempuan, PAC Fatayat Purworejo Gelar Pelatihan Menjahit Bersama BLK Semangat Berbagi untuk Sesama, MWCNU Pituruh Sukses Selenggarakan Donor Darah dan Berhasil Himpun 26 Kantong Darah Sambut Muharram 1448 H, Muslimat NU Krendetan Gelar Selapanan dan Pengajian Bersama Kyai Choirul Anwar

Berita

Misdiyono, Kader NU Penganyam Bambu dari Purworejo yang Menembus Pasar Nasional hingga Mancanegara

badge-check


					Misdiyono, Kader NU Penganyam Bambu dari Purworejo yang Menembus Pasar Nasional hingga Mancanegara Perbesar

PURWOREJO — Di tengah berkembangnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Purworejo, sosok Misdiyono layak menjadi inspirasi.

Kader Nahdlatul Ulama (NU) asal Desa Winonglor, Kecamatan Gebang, ini membuktikan bahwa keterampilan tradisional dapat berkembang menjadi usaha kreatif bernilai ekonomi tinggi jika ditekuni dengan konsisten dan inovatif.

Selama lima tahun terakhir, Misdiyono menekuni profesi sebagai penganyam bambu sekaligus instruktur tetap di salah satu panti rehabilitasi anak di kabupaten tetangga.

Ketelatenannya mengolah bambu tidak hanya menjadi sumber penghidupan, tetapi juga sarana pemberdayaan masyarakat dan pendidikan keterampilan bagi generasi muda.

Berbeda dari anyaman bambu pada umumnya yang identik dengan besek atau kepang, Misdiyono menghadirkan inovasi melalui produk basket laundry berbahan bambu. Produk tersebut memadukan teknik anyaman tradisional dengan kebutuhan modern sehingga lebih fungsional dan memiliki nilai jual lebih tinggi.

“Pasar sekarang lebih menyukai produk yang memiliki fungsi praktis dan desain menarik. Karena itu kami mencoba mengembangkan anyaman bambu menjadi basket laundry dan berbagai produk rumah tangga lainnya,” ujar Misdiyono saat ditemui di sela aktivitas produksinya, Kamis (28/5/2026).

Kreativitas tersebut membuahkan hasil. Produk anyaman buatannya kini telah dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia seperti Jakarta, Bali, Sumatra, hingga Kalimantan. Bahkan, beberapa produknya juga telah menjangkau pasar luar negeri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mengenang Wafatnya Syaikhona KH Maimoen Zubair di Tanah Suci

11 Juni 2026 - 19:07 WIB

Prosesi pemakaman Syaikhona KH. Maimoen Zubair di Jannatul Ma'la, Makkah Al-Mukarramah, Selasa (6/8/2019). KH. Muhammad Haekal, Ketua PCNU Purworejo (berpeci hitam di bawah keranda), turut mengangkat jenazah menuju makam.

Jamaah Haji KBIHNU Ziarah Jannatul Ma’la

11 Juni 2026 - 08:13 WIB

Lailatul Ijtima’ MWC NU Pituruh di Dukuh Sitawon, Jamaah Tempuh Medan Ekstrem dengan Truk

8 Juni 2026 - 13:14 WIB

Berdayakan Perempuan, PAC Fatayat Purworejo Gelar Pelatihan Menjahit Bersama BLK

8 Juni 2026 - 13:10 WIB

Semangat Berbagi untuk Sesama, MWCNU Pituruh Sukses Selenggarakan Donor Darah dan Berhasil Himpun 26 Kantong Darah

8 Juni 2026 - 13:08 WIB

Sambut Muharram 1448 H, Muslimat NU Krendetan Gelar Selapanan dan Pengajian Bersama Kyai Choirul Anwar

8 Juni 2026 - 10:46 WIB

Trending di Berita