GEBANG — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, memperkuat konsolidasi organisasi melalui rapat koordinasi (Rakor) berkala yang digelar di Desa Kroyo, Ahad (9/8/2026). Forum tersebut membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari hasil Bahsul Masail, penyelarasan kalender tunggal NU, penggalangan dana pembangunan Masjid Hasyim Asy’ari, hingga percepatan sertifikasi tanah wakaf di wilayah Kecamatan Gebang.
Rakor yang berlangsung di kediaman Urip, S.P., tersebut diawali dengan rangkaian kegiatan keagamaan berupa mujahadah Surah Al-Waqiah yang dipimpin KH. Towil Sulaiman, dilanjutkan mujahadah Shalawat Nariyah di bawah bimbingan KH. Mustajiburahman. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan tahlil yang dipandu Kiai Lukman dan doa yang dipimpin Mustasyar MWCNU Gebang, KH. Hasyim. Rakor secara resmi dibuka melalui sambutan sohibul wilayah, KH. Muslih.

Memasuki sesi pengajian, Rais Syuriyah MWCNU Gebang, KH. Misbahuzzain, memberikan penguatan keagamaan sekaligus organisasi. Ia antara lain menyampaikan kajian mengenai keutamaan bulan Safar, termasuk shalat hajat li daf’il bala’ sebagai ikhtiar memohon perlindungan dari bala dan musibah, khususnya dalam momentum Rebo Wekasan.
Dalam kesempatan tersebut, KH. Misbahuzzain juga menekankan pentingnya menjaga soliditas dan keteguhan dalam berkhidmah melalui struktur organisasi NU. Menurutnya, seluruh tingkatan struktur harus berjalan dalam satu garis organisasi, mulai dari Ranting, MWCNU, PCNU, hingga Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
“Soliditas jam’iyah harus terus diperkuat dengan menjalankan organisasi secara tegak lurus sesuai struktur dan garis organisasi,” pesannya.
Bahsul Masail hingga Kalender Tunggal NU
Setelah sesi pengajian, Rakor dilanjutkan dengan pembahasan sejumlah agenda organisasi. Tim Bahsul Masail MWCNU Gebang memaparkan hasil pembahasan mengenai hukum koperasi.
Forum juga membahas penyelarasan kalender tunggal NU sebagai bagian dari upaya menyamakan pemahaman dan mendukung tertibnya pelaksanaan berbagai agenda keagamaan di lingkungan jam’iyah NU.
Ketua Tanfidziyah MWCNU Gebang, Supriyanto, S.Sos., kemudian memimpin koordinasi teknis organisasi. Sejumlah agenda konkret dibahas, termasuk penggalangan dana untuk mendukung pembangunan Masjid Hasyim Asy’ari yang berada di kompleks kampus STAINU Purworejo.
Dorong Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf
Salah satu agenda penting dalam Rakor adalah perkembangan pengurusan sertifikat tanah wakaf di wilayah Kecamatan Gebang. MWCNU Gebang mendorong agar proses sertifikasi dapat dipercepat sehingga tanah-tanah wakaf memiliki administrasi yang tertib dan kepastian hukum.
Upaya tersebut dinilai penting untuk memberikan perlindungan terhadap aset wakaf sekaligus memastikan tanah wakaf tetap terjaga peruntukan dan kemanfaatannya bagi masyarakat.
Pembahasan sertifikasi wakaf juga menjadi bagian dari perhatian MWCNU Gebang terhadap tata kelola aset umat. Dengan administrasi dan legalitas yang jelas, aset wakaf diharapkan dapat dikelola secara lebih aman dan berkelanjutan untuk kepentingan masyarakat.
Rakor berlangsung dalam suasana produktif dan penuh kekeluargaan. Setelah seluruh agenda pembahasan selesai, kegiatan ditutup dengan ramah tamah yang disiapkan oleh tuan rumah.
Melalui Rakor berkala tersebut, MWCNU Gebang terus memperkuat konsolidasi pengurus sekaligus mendorong tindak lanjut berbagai agenda organisasi, baik dalam penguatan tradisi keilmuan melalui Bahsul Masail maupun penataan aset wakaf agar memberikan kemanfaatan yang lebih optimal bagi umat.
(HR)







