Menu

Mode Gelap
Dari Desa untuk Kemandirian: Ikhtiar LAZISNU Purworejo Menumbuhkan Harapan Warga Kedungloteng PCNU Purworejo Berangkatkan Kader Muda Ikuti Workshop Jurnalistik Filantropi Se-Kedu Raya Lesbumi PCNU Purworejo Dorong Konservasi “Living Heritage” dalam Tuladha #6 di Semagung Peringati Harlah ke 76 PAC Fatayat NU Loano Gelar Kajian Fikih, Bahas Perspektif Islam tentang Perempuan Berdaya dalam Karir dan Organisasi GP Ansor Purworejo Gelar Harlah ke-92, Wakil Bupati Dorong Kader Ansor isi Lini Strategis PCNU Purworejo Siapkan Muhasabah Satu Tahun Kepengurusan, Perkuat Konsolidasi dan Evaluasi Program

Berita

Air Minum Baqnu Resmikan Pabrik Baru, PCNU Purworejo Teguhkan Sinergi Ekonomi Umat

badge-check


					Air Minum Baqnu Resmikan Pabrik Baru, PCNU Purworejo Teguhkan Sinergi Ekonomi Umat Perbesar

PURWOREJO – Sektor ekonomi berbasis pesantren di Kabupaten Purworejo mencatatkan capaian signifikan. PT Baqnu Sekawan Mulya resmi mengoperasikan pabrik air minum demineral baru seluas 7.000 meter persegi di Desa Kalirejo, Kecamatan Bagelen, Ahad (15/02/2026). Peresmian ini sekaligus menandai pembaruan kerja sama strategis antara PT Baqnu Sekawan Mulya dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Purworejo serta dukungan MWC NU Bagelen.

Acara berlangsung khidmat dengan kehadiran perwakilan Bupati, Forkopimda, anggota DPRD Frans Suharmaji, serta keluarga besar NU dari tingkatan PCNU, MWC NU, Banom NU, dan tokoh masyarakat.

Owner PT Baqnu Sekawan Mulya, KH. Muhammad Ayyub, menyampaikan bahwa ekspansi ini merupakan manifestasi niat santri untuk berkontribusi bagi bangsa. Bisnis yang bermula dari skala kecil kini bertransformasi menjadi industri modern dengan kapasitas produksi mencapai 3.500 karton per jam. “Ide membangun air minum ini lahir dari niat untuk menjadi pelayan kehidupan. Baqnu tumbuh dari dua jalur utama: iman dan strategi,” ujarnya.

Ketua Tanfidziyah PCNU Purworejo, KH. Muhammad Haekal, S.Pd.I, menegaskan bahwa kemitraan ini dijalankan dengan memegang teguh lima pilar Mabadi Khaira Ummah: kejujuran (As-Shidqu), amanah (Al-Amanah), tolong-menolong (At-Ta’awun), keadilan (Al-Adalah), dan istiqamah (Al-Istiqamah). Ia menambahkan bahwa kerja sama ini merupakan estafet perjuangan para pendahulu dalam membangun fondasi ekonomi organisasi.

Pemerintah Kabupaten Purworejo memberikan apresiasi tinggi atas peresmian pabrik yang mampu memproduksi hingga 200.000 karton per bulan. Asisten 1 Sekda, H. Ahmad Zainudin, menegaskan bahwa keberadaan PT Baqnu membantu menekan angka pengangguran dengan menyerap tenaga kerja lokal. “Mari kita terapkan prinsip Tresno lan Nglarisi produk lokal sendiri,” pesannya.

General Manager PT Baqnu Sekawan Mulya, Suripno, menjelaskan bahwa produk unggulan saat ini berfokus pada air minum demineral dengan teknologi Reverse Osmosis (RO). Air demineral ini diklaim lebih higienis, bebas bakteri, serta memiliki kadar TDS rendah yang bermanfaat bagi kesehatan, termasuk meringankan kerja ginjal dan memberikan hidrasi maksimal.

Peresmian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin KH. Habib Sholeh, dilanjutkan prosesi potong tumpeng dan pita sebagai tanda pabrik siap beroperasi. PT Baqnu Sekawan Mulya berkomitmen menjalankan aksi sosial, kesehatan, dan ketaatan pajak demi mendukung pembangunan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari Desa untuk Kemandirian: Ikhtiar LAZISNU Purworejo Menumbuhkan Harapan Warga Kedungloteng

29 April 2026 - 11:05 WIB

PCNU Purworejo Berangkatkan Kader Muda Ikuti Workshop Jurnalistik Filantropi Se-Kedu Raya

28 April 2026 - 18:49 WIB

Lesbumi PCNU Purworejo Dorong Konservasi “Living Heritage” dalam Tuladha #6 di Semagung

28 April 2026 - 18:46 WIB

Peringati Harlah ke 76 PAC Fatayat NU Loano Gelar Kajian Fikih, Bahas Perspektif Islam tentang Perempuan Berdaya dalam Karir dan Organisasi

26 April 2026 - 23:19 WIB

GP Ansor Purworejo Gelar Harlah ke-92, Wakil Bupati Dorong Kader Ansor isi Lini Strategis

26 April 2026 - 23:05 WIB

PCNU Purworejo Siapkan Muhasabah Satu Tahun Kepengurusan, Perkuat Konsolidasi dan Evaluasi Program

22 April 2026 - 17:35 WIB

Trending di Berita