JAKARTA, – Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Purworejo resmi menjalin kerja sama akademik internasional dengan Hartford International University for Religion and Peace (HIU), Connecticut, Amerika Serikat. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai langkah strategis STAINU Purworejo dalam memperluas jejaring dan kolaborasi pendidikan tinggi di tingkat global.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Ketua STAINU Purworejo, Dr. H. Mustadin Taggala, S.Psi., M.Si., bersama Presiden HIU, Sherry L. Turner, Ph.D., pada Jumat (21/8/2026), di Ruang Voist Masjid Istiqlal, Jakarta.

Momentum kerja sama internasional tersebut turut disaksikan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, M.A., serta Ketua Perhimpunan Keluarga Besar Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PKUMI), Prof. Dr. H. Ahmad Thib Raya, M.A.
Kesepakatan ini menjadi landasan bagi kedua institusi untuk mengembangkan berbagai bentuk kolaborasi akademik. Ruang lingkup kerja sama mencakup pengembangan pendidikan, penelitian, publikasi ilmiah, pertukaran pengalaman, serta pemanfaatan sumber daya akademik secara bersama.
Melalui MoU tersebut, STAINU Purworejo dan HIU membuka peluang pelaksanaan sejumlah program, di antaranya pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah bersama, pertukaran sumber daya akademik, hingga penyelenggaraan seminar, workshop, dan konferensi internasional.
Bagi STAINU Purworejo, kerja sama dengan perguruan tinggi yang berbasis di Connecticut, Amerika Serikat, tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas akademik sekaligus memperluas akses sivitas akademika terhadap jejaring internasional.
Kolaborasi lintas negara ini diharapkan dapat membuka ruang yang lebih luas bagi dosen dan mahasiswa STAINU Purworejo untuk terlibat dalam aktivitas akademik berskala global. Tidak hanya dalam bentuk pertukaran pengetahuan, kerja sama tersebut juga berpotensi memperkuat kualitas penelitian dan mendorong peningkatan publikasi ilmiah.
Selain itu, kerja sama antara STAINU Purworejo dan HIU memiliki potensi untuk mengembangkan dialog akademik lintas budaya dan agama. Hal ini sejalan dengan perhatian kedua institusi terhadap pengembangan pendidikan, studi agama, serta isu-isu perdamaian.
Dengan ditandatanganinya MoU tersebut, kedua perguruan tinggi kini memiliki landasan formal untuk merancang program-program bersama yang dapat memberikan manfaat bagi masing-masing institusi. Tantangan berikutnya adalah menerjemahkan kesepakatan tersebut ke dalam program-program konkret yang dapat diakses dan dirasakan langsung oleh dosen maupun mahasiswa.
Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni penandatanganan, melainkan berkembang menjadi kolaborasi akademik yang berkelanjutan. Mulai dari pertukaran gagasan, penelitian bersama, penguatan publikasi ilmiah, hingga forum akademik internasional, seluruh peluang tersebut dapat menjadi bagian dari langkah pengembangan STAINU Purworejo ke depan.
Penandatanganan MoU dengan Hartford International University menjadi penanda langkah baru STAINU Purworejo dalam memperluas horizon akademiknya, membawa semangat dan potensi dari Purworejo menuju ruang kolaborasi dunia.







