PURWOREJO – Ketua Pengurus Wilayah Muslimat Nahdlatul Ulama (PW Muslimat NU) Jawa Tengah, Prof. Dr. Hj. Ismawati Hafiedz, M.Ag., menegaskan posisi strategis Muslimat NU dalam perjalanan dan keberlanjutan Nahdlatul Ulama (NU). Menurutnya, kiprah Muslimat NU selama delapan dekade telah menjadi bagian penting dari perjalanan organisasi dan pengabdian perempuan NU di tengah masyarakat.
Hal itu disampaikan Prof. Ismawati saat memberikan arahan dalam pembukaan Konferensi Cabang (Konfercab) PC Muslimat NU Kabupaten Purworejo di Ganeca Convention Hall, Purworejo, Minggu (20/9/2026).

Mengutip pernyataan Ketua PCNU Purworejo, H. Muhammad Haekal, Prof. Ismawati menyampaikan, “Ora ono Muslimat NU, NU ora ono.” Pernyataan tersebut, menurutnya, menggambarkan eratnya posisi Muslimat NU dengan perjalanan Nahdlatul Ulama.
“Selama 80 tahun bergerak dan berdampak, Muslimat NU telah melahirkan banyak guru besar, sarjana, hingga kader-kader muda yang memberi warna positif di tengah masyarakat,” ujarnya.
Prof. Ismawati menjelaskan, keberadaan Muslimat NU tidak terlepas dari perjuangan panjang perempuan NU untuk mengambil peran lebih luas dalam kehidupan masyarakat. Dari aktivitas yang sebelumnya banyak berlangsung di ruang domestik, perempuan NU berkembang menjadi kekuatan yang aktif berkontribusi di ruang publik melalui pendidikan, sosial, kesehatan, dan berbagai bidang pengabdian lainnya.
Ia menegaskan, perjalanan panjang tersebut harus tetap berpijak pada nilai-nilai yang menjadi identitas Nahdlatul Ulama. Perubahan zaman, kata dia, tidak boleh membuat Muslimat NU kehilangan akar tradisinya.
Karena itu, prinsip al-muhafadhah ‘alal qadimis shalih wal akhdzu bil jadidil ashlah perlu terus menjadi pedoman, yakni memelihara tradisi lama yang baik dan mengambil hal baru yang lebih baik.
“Jangan sampai kita meninggalkan tradisi yang baik, tetapi kita juga harus mengambil sesuatu yang lebih baik dari perkembangan zaman,” tegasnya.
Menurut Prof. Ismawati, prinsip tersebut penting untuk menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) sekaligus memastikan Muslimat NU tetap mampu menjawab berbagai tantangan dan perubahan yang berkembang di masyarakat.
Perkuat Kaderisasi melalui Pendidikan
Prof. Ismawati juga menekankan pentingnya penanaman nilai-nilai Aswaja sejak usia dini. Menurutnya, jaringan pendidikan yang dikelola Muslimat NU menjadi salah satu instrumen penting dalam menyiapkan generasi penerus.
Ia menyebut sekitar 5.000 lembaga TK dan RA Muslimat NU tersebar di Jawa Tengah. Keberadaan lembaga tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam mengenalkan nilai keagamaan dan tradisi Aswaja kepada generasi sejak usia dini.
Selain pendidikan, ia mengingatkan pentingnya perhatian terhadap kesehatan kader dan anggota Muslimat NU. Menurutnya, menjaga kesehatan merupakan bagian dari upaya mempertahankan daya pengabdian agar perempuan NU tetap dapat berperan dalam keluarga maupun masyarakat.
Ia mendorong anggota Muslimat NU untuk memperhatikan kondisi kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara rutin apabila diperlukan.
Konfercab sebagai Momentum Regenerasi
Sementara itu, Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, S.H., mengapresiasi pelaksanaan Konfercab PC Muslimat NU Purworejo yang berlangsung tertib. Ia berharap forum tersebut menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan organisasi yang berjalan secara berkesinambungan.
Menurut Yuli, regenerasi diperlukan untuk melahirkan kader-kader penerus yang solid sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Regenerasi penting untuk memastikan keberlanjutan organisasi dan melahirkan kader-kader yang mampu meneruskan pengabdian,” ujarnya.
Ketua Panitia Pelaksana Konfercab, Siti Tafrijiyah, melaporkan bahwa forum tersebut diikuti perwakilan dari 378 Pimpinan Ranting (PR) dan 16 Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU se-Kabupaten Purworejo.
Konfercab menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus bagian dari proses menentukan arah kepemimpinan dan khidmah Muslimat NU Kabupaten Purworejo ke depan.
Pembukaan Konfercab ditutup dengan doa yang dipimpin Rais Syuriyah PCNU Purworejo, KHR. Dawud Masykuri.







