BANYUURIP – Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Purworejo memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-52 dengan tema “Merawat Tradisi, Menyalakan Prestasi, Merayakan Kampus Islami”. Kegiatan digelar di Auditorium STAINU Purworejo pada Jumat (6/3/2026) dan dihadiri sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama, pejabat daerah, alumni, serta mahasiswa.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Rais Syuriyah PCNU Purworejo KHR. Dawud Masykuri, Wakil Bupati Purworejo Dion Agasi Setiabudi, S.I.Kom., M.Si, Sekretaris Daerah Purworejo H. Suranto, S.T., S.Sos., M.PA., jajaran badan otonom NU, para alumni, serta civitas akademika STAINU Purworejo.
Acara berlangsung khidmat dengan rangkaian kegiatan seremonial, salah satunya pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh H. Sutarjono dari BPP STAINU sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan STAINU Purworejo yang telah memasuki usia ke-52 tahun.
Dalam kesempatan tersebut, mauidhoh hasanah disampaikan oleh KH. Nasihin Hamid, Katib Syuriyah PCNU Purworejo. Ia menekankan pentingnya menanamkan niat khidmah dalam aktivitas belajar dan mengajar di lingkungan kampus.
“Para dosen dan mahasiswa STAINU diharapkan meniatkan kegiatan belajar dan mengajar sebagai bagian dari khidmah. Dengan niat yang baik, ilmu yang diperoleh akan membawa keberkahan,” tuturnya.
Sementara itu, Rais Syuriyah PCNU Purworejo KHR. Dawud Masykuri dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat atas bertambahnya usia STAINU Purworejo.
“Atas nama PCNU Purworejo kami mengucapkan selamat Hari Lahir ke-52 STAINU Purworejo. Semoga pada masa kepengurusan yang sekarang, berbagai program dan cita-cita yang belum tercapai dapat segera terwujud. Mudah-mudahan STAINU Purworejo semakin berkembang dan memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Ketua STAINU Purworejo Dr. H. Mustadin Taggala, S.Psi., M.Si menyampaikan bahwa peringatan Harlah ini menjadi bagian dari rasa syukur sekaligus bentuk tanggung jawab kepada masyarakat Nahdliyyin di Kabupaten Purworejo.
“Hari ini merupakan bagian dari rasa syukur kita menyambut hari lahir STAINU ke-52. Sekaligus sebagai bentuk public responsibility kami kepada masyarakat Nahdliyyin di Purworejo, untuk melaporkan apa saja yang telah kami lakukan dan apa yang akan kami kerjakan guna kemajuan STAINU,” ungkapnya.
Ia berharap pada Harlah ke-53 mendatang, STAINU Purworejo dapat menunjukkan perkembangan yang lebih signifikan, baik dari segi perwajahan kampus maupun kualitas pendidikan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Lebih lanjut, Mustadin menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan Harlah sebelumnya telah diawali dengan khatmil Qur’an serta santunan anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial.
“Kami juga berharap PCNU sebagai rumah besar kita bersama dapat menjadi supporting system yang semakin kuat bagi STAINU Purworejo. Mari kita bekerja sama, berpikir bersama, dan berjalan bersama untuk memajukan kampus yang kita cintai ini,” pungkasnya.






