Kemiri – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Purworejo secara resmi melantik Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Desa Gesikan, Kecamatan Kemiri untuk masa khidmah 2025–2030. Pelantikan dilaksanakan pada Ahad (20/07/2025) di Masjid Baitussalam Desa Gesikan, dan dipimpin langsung oleh Katib Syuriyah PCNU, KH. Nashihin Chamid, serta KH. Mukhamad Arwani Wakil Ketua PCNU Kabupaten Purworejo, sebagai perwakilan unsur Syuriyah dan Tanfidziyah.
Kegiatan pelantikan ini merupakan bagian dari penguatan kelembagaan NU di tingkat desa serta peneguhan kembali semangat berjam’iyah. Hadir dalam acara tersebut jajaran pengurus MWCNU Kemiri, pengurus badan otonom NU (Banom), tokoh masyarakat, serta warga Nahdliyin se-Kecamatan Kemiri yang turut menyemarakkan suasana pelantikan dengan penuh antusias dan kebersamaan.

Menariknya, pelantikan ini dirangkaikan dengan kegiatan Selapanan Sholawat Nariyah MWCNU Kemiri, yang secara bergiliran dilaksanakan di seluruh desa di Kecamatan Kemiri. Sinergi antara kegiatan spiritual dan struktural ini menjadi bukti nyata kekompakan warga NU dalam membangun kekuatan jam’iyah dari tingkat paling bawah.
Dalam sambutannya, KH. Nashihin Chamid menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial administratif, melainkan bentuk peneguhan tanggung jawab moral dan spiritual untuk berkhidmah kepada umat.
“Kami mengucapkan selamat kepada para pengurus yang telah dilantik. Jadikan amanah ini sebagai ladang ibadah dan pengabdian. Semoga dapat menjalankan tugas dengan semangat, ikhlas, dan kompak dalam menghidupkan kegiatan keagamaan serta sosial kemasyarakatan di Desa Gesikan,” ujar beliau.
Pelantikan ditutup dengan pembacaan doa bersama dan ramah tamah antar warga, menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Dengan pelantikan ini, diharapkan PRNU Gesikan mampu memperkokoh peran NU di akar rumput, memperluas jaringan dakwah, serta memberikan kontribusi yang signifikan dalam menjawab kebutuhan masyarakat di bidang keagamaan, sosial, dan pendidikan.
Semangat khidmah yang dibarengi dengan kolaborasi dan sinergi lintas elemen NU menjadi kunci sukses dalam menjalankan roda organisasi hingga akhir masa khidmah mendatang.






