Menu ✖

Mode Gelap
PMII An-Nawawi Rekrut 18 Kader Baru, Perkuat Regenerasi Organisasi Rawat Tradisi Terbang Jawa, MWCNU Gebang Hidupkan Syiar Selawat dalam Rangkaian HSN 2026 Enam Prestasi Mahasiswa STAINU Purworejo di MTQ Pelajar XXXIX dan Mahasiswa 2026 Jadi Bukti Kaderisasi Qur’ani Dari Resolusi Jihad ke Revolusi Digital, Apel Hari Santri 2026 PCNU Purworejo Tegaskan Tantangan Santri Rajut Sinergi Lintas Sektoral, MWC NU Butuh Sukses Gelar Apel Hari Santri 2026 dan Majelis Shalawat 2.000 Warga Nahdliyin Meriahkan Jalan Sehat HSN 2026 MWCNU Loano, Sepeda Listrik Jadi Hadiah Utama

Berita

Pembiasaan Pagi di MTs Al-Iman Bulus: Senyum, Tartil, dan Nadhoman Bentuk Karakter Santri

badge-check


					Pembiasaan Pagi di MTs Al-Iman Bulus: Senyum, Tartil, dan Nadhoman Bentuk Karakter Santri Perbesar

Gebang, – MTs Al-Iman Bulus, Kecamatan Gebang, Purworejo, rutin melaksanakan program pembiasaan pagi sebagai salah satu kegiatan unggulan madrasah. Kegiatan ini dipimpin pengurus Komisariat IPNU dan IPPNU madrasah dengan pengawasan guru sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Pembiasaan pagi diawali dengan Senyum Pagi dan Tartil atau membaca Al-Qur’an yang dipandu anggota IPNU dan IPPNU. Selanjutnya, siswa mengikuti apel pagi dan pembacaan nadhoman, meliputi Asmaul Husna, Syifaul Jinan, Tuhfatul Athfal, dan Nadhom Imrithi. Materi nadhoman disesuaikan dengan tingkat kelas, mulai dari VII hingga IX.

Program ini merupakan hasil kolaborasi Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, serta guru mata pelajaran muatan lokal (Mulok) MTs Al-Iman Bulus. Tujuannya, menanamkan nilai keislaman, meningkatkan hafalan, dan membentuk karakter religius serta berbudi pekerti.

Pada Selasa (12/8/2025), Ketua Komisariat IPNU Pebri Dafa Alfaris bersama Wakil Ketua 3 Bidang Pendidikan Ali Maksum dan Sekretaris Fasya Fatih Annaja melakukan wawancara dengan pihak madrasah dan guru.

Kepala MTs Al-Iman Bulus, Yasrif, M.Pd., menyebut pembiasaan nadhoman sangat bermanfaat bagi madrasah berbasis pesantren yang memiliki keunggulan pembelajaran kitab kuning. “Program nadhoman pagi juga bisa dilengkapi pembacaan kitab kuning jika ada kesempatan,” ujarnya.

Wakil Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Nur Anwarudin, M.Pd., mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai berperan besar dalam pembentukan karakter siswa. Waka Humas, Slamet Khoirul Umam, S.Pd., menilai pembiasaan nadhoman mempermudah proses menghafal, sedangkan Waka Kesiswaan, A. Fauha Fawaqi, M.Pd., berharap IPNU dan IPPNU terus mendukung pelajar selama kegiatan berlangsung.

Dukungan juga datang dari guru Mulok, M. Ibnu Ngathoillah, S.E., yang menyebut program ini meringankan tugas guru dalam meningkatkan kelancaran hafalan siswa.

Dengan dukungan penuh dari pihak madrasah dan tenaga pengajar, pembiasaan pagi ini diharapkan dapat dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan. Selain menjadi ciri khas madrasah, program ini menjadi investasi penting dalam pembentukan karakter dan penguasaan ilmu pengetahuan siswa.

Penulis: Ali Maksum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PMII An-Nawawi Rekrut 18 Kader Baru, Perkuat Regenerasi Organisasi

25 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Rawat Tradisi Terbang Jawa, MWCNU Gebang Hidupkan Syiar Selawat dalam Rangkaian HSN 2026

25 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Enam Prestasi Mahasiswa STAINU Purworejo di MTQ Pelajar XXXIX dan Mahasiswa 2026 Jadi Bukti Kaderisasi Qur’ani

25 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Dari Resolusi Jihad ke Revolusi Digital, Apel Hari Santri 2026 PCNU Purworejo Tegaskan Tantangan Santri

23 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Rajut Sinergi Lintas Sektoral, MWC NU Butuh Sukses Gelar Apel Hari Santri 2026 dan Majelis Shalawat

22 Oktober 2026 - 19:02 WIB

2.000 Warga Nahdliyin Meriahkan Jalan Sehat HSN 2026 MWCNU Loano, Sepeda Listrik Jadi Hadiah Utama

18 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Trending di Berita