Menu

Mode Gelap
Debat Kandidat PC IPNU-IPPNU Purworejo: Adu Gagasan, Berebut Amanah Kepemimpinan Songsong Transformasi Kampus Unggul, Pimpinan STAINU Purworejo Ikuti Pembinaan PTKIS se-Jawa Tengah di Semarang Bekal Dunia Saja Tak Cukup, Anak Perlu Dibekali Ilmu Agama Sejak Dini STAINU Purworejo Berikan Apresiasi kepada PAC GP Ansor Bagelen atas Peran Aktif Mempromosikan Kampus kepada Kader Ansor Ketua PC Fatayat NU Purworejo Ajak Perempuan Muda Perkuat Kepemimpinan Humanis di Harlah PAC Fatayat NU Kaligesing Pengajian Selapanan Ahad Pon di Semagung, KH Khabib Anwar Sampaikan Empat Tanda Wong Bejo Dunyo Akhirat

Berita

Pembiasaan Pagi di MTs Al-Iman Bulus: Senyum, Tartil, dan Nadhoman Bentuk Karakter Santri

badge-check


					Pembiasaan Pagi di MTs Al-Iman Bulus: Senyum, Tartil, dan Nadhoman Bentuk Karakter Santri Perbesar

Gebang, – MTs Al-Iman Bulus, Kecamatan Gebang, Purworejo, rutin melaksanakan program pembiasaan pagi sebagai salah satu kegiatan unggulan madrasah. Kegiatan ini dipimpin pengurus Komisariat IPNU dan IPPNU madrasah dengan pengawasan guru sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Pembiasaan pagi diawali dengan Senyum Pagi dan Tartil atau membaca Al-Qur’an yang dipandu anggota IPNU dan IPPNU. Selanjutnya, siswa mengikuti apel pagi dan pembacaan nadhoman, meliputi Asmaul Husna, Syifaul Jinan, Tuhfatul Athfal, dan Nadhom Imrithi. Materi nadhoman disesuaikan dengan tingkat kelas, mulai dari VII hingga IX.

Program ini merupakan hasil kolaborasi Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan, serta guru mata pelajaran muatan lokal (Mulok) MTs Al-Iman Bulus. Tujuannya, menanamkan nilai keislaman, meningkatkan hafalan, dan membentuk karakter religius serta berbudi pekerti.

Pada Selasa (12/8/2025), Ketua Komisariat IPNU Pebri Dafa Alfaris bersama Wakil Ketua 3 Bidang Pendidikan Ali Maksum dan Sekretaris Fasya Fatih Annaja melakukan wawancara dengan pihak madrasah dan guru.

Kepala MTs Al-Iman Bulus, Yasrif, M.Pd., menyebut pembiasaan nadhoman sangat bermanfaat bagi madrasah berbasis pesantren yang memiliki keunggulan pembelajaran kitab kuning. “Program nadhoman pagi juga bisa dilengkapi pembacaan kitab kuning jika ada kesempatan,” ujarnya.

Wakil Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Nur Anwarudin, M.Pd., mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai berperan besar dalam pembentukan karakter siswa. Waka Humas, Slamet Khoirul Umam, S.Pd., menilai pembiasaan nadhoman mempermudah proses menghafal, sedangkan Waka Kesiswaan, A. Fauha Fawaqi, M.Pd., berharap IPNU dan IPPNU terus mendukung pelajar selama kegiatan berlangsung.

Dukungan juga datang dari guru Mulok, M. Ibnu Ngathoillah, S.E., yang menyebut program ini meringankan tugas guru dalam meningkatkan kelancaran hafalan siswa.

Dengan dukungan penuh dari pihak madrasah dan tenaga pengajar, pembiasaan pagi ini diharapkan dapat dijalankan secara konsisten dan berkelanjutan. Selain menjadi ciri khas madrasah, program ini menjadi investasi penting dalam pembentukan karakter dan penguasaan ilmu pengetahuan siswa.

Penulis: Ali Maksum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Debat Kandidat PC IPNU-IPPNU Purworejo: Adu Gagasan, Berebut Amanah Kepemimpinan

12 September 2026 - 23:25 WIB

Songsong Transformasi Kampus Unggul, Pimpinan STAINU Purworejo Ikuti Pembinaan PTKIS se-Jawa Tengah di Semarang

12 September 2026 - 23:07 WIB

Bekal Dunia Saja Tak Cukup, Anak Perlu Dibekali Ilmu Agama Sejak Dini

31 Agustus 2026 - 08:23 WIB

STAINU Purworejo Berikan Apresiasi kepada PAC GP Ansor Bagelen atas Peran Aktif Mempromosikan Kampus kepada Kader Ansor

31 Agustus 2026 - 07:15 WIB

Ketua PC Fatayat NU Purworejo Ajak Perempuan Muda Perkuat Kepemimpinan Humanis di Harlah PAC Fatayat NU Kaligesing

31 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Pengajian Selapanan Ahad Pon di Semagung, KH Khabib Anwar Sampaikan Empat Tanda Wong Bejo Dunyo Akhirat

31 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Trending di Berita