PURWOREJO, Warta Nadhliyin – Semangat kepedulian sosial menjadi warna tersendiri dalam puncak peringatan Hari Santri Nasional 2025 di Kabupaten Purworejo. Melalui kolaborasi antara Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) PCNU Kabupaten Purworejo dan Palang Merah Indonesia (PMI), ratusan warga NU, santri, dan masyarakat umum mengikuti kegiatan Donor Darah Santri pada puncak peringatan Hari Santri Nasional 2025 yang digelar PCNU Purworejo di Alun-alun Kabupaten Purworejo, Minggu (26/10/2025).
Sejak pagi, tenda donor darah tampak ramai oleh peserta yang dengan sukarela mendaftarkan diri. Tenaga medis dari PMI dan relawan LKNU bahu-membahu memberikan pelayanan terbaik, sementara panitia menyediakan minuman dan makanan ringan bagi pendonor setelah proses pengambilan darah selesai.

Ketua LKNU Purworejo, dr. Teguh Pambudi, MARS, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari semangat ukhuwah insaniyah, persaudaraan kemanusiaan yang menjadi nilai penting dalam ajaran Islam dan tradisi Nahdlatul Ulama.
“Setetes darah yang kita berikan hari ini bisa menjadi penolong kehidupan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Inilah semangat santri yang sejati, menolong sesama dengan ikhlas dan penuh kepedulian,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan donor darah merupakan bentuk konkret pengabdian sosial warga NU. Santri, katanya, tidak hanya dikenal dengan ketekunan dalam ibadah dan ilmu agama, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kemanusiaan dan kesehatan masyarakat.

Perwakilan PMI Kabupaten Purworejo juga menyampaikan apresiasi atas sinergi LKNU dalam mendukung misi kemanusiaan. Kolaborasi antara organisasi keagamaan dan lembaga kesehatan dinilai efektif dalam memperluas jangkauan edukasi donor darah dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya berbagi untuk sesama.
Dengan antusiasme tinggi peserta, kegiatan donor darah berhasil mengumpulkan puluhan kantong darah yang akan segera disalurkan kepada pasien yang membutuhkan di berbagai rumah sakit di Kabupaten Purworejo.
Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang melekat dalam rangkaian Hari Santri NU di masa mendatang.
(HR)






