Menu

Mode Gelap
Ny. Fauziyah Laili Wasul Pimpin Muslimat NU Purworejo 2026-2031, Bidik Penguatan Kader dan Ranting “Ora Ono Muslimat NU, NU Ora Ono” PW Muslimat Jateng Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Keberlanjutan NU LKKNU PW Jawa Tengah Lakukan Monitoring dan Evaluasi KUBE Penerima Bantuan Sosial di Kecamatan Bruno Wabup Dion Ajak Fatayat NU Ikut Aktif Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak Debat Kandidat PC IPNU-IPPNU Purworejo: Adu Gagasan, Berebut Amanah Kepemimpinan Songsong Transformasi Kampus Unggul, Pimpinan STAINU Purworejo Ikuti Pembinaan PTKIS se-Jawa Tengah di Semarang

Berita

Dibuka Wakil Rais PCNU, Konferensi MWCNU Purworejo Tetapkan Nakhoda Baru Masa Khidmah 2026–2031

badge-check


					Dibuka Wakil Rais PCNU, Konferensi MWCNU Purworejo Tetapkan Nakhoda Baru Masa Khidmah 2026–2031 Perbesar

PURWOREJO — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Purworejo resmi memasuki babak baru. Konferensi MWCNU Kecamatan Purworejo yang digelar pada Jumat (31/7/2026) menetapkan KH. Muslih Assoedalani sebagai Rais Syuriyah dan Gus Naufal Abdillah sebagai Ketua Tanfidziyah MWCNU Purworejo masa khidmah 2026–2031. Kepemimpinan baru tersebut diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi serta meningkatkan pelayanan kepada warga Nahdliyin di tingkat kecamatan hingga ranting.

Konferensi yang berlangsung khidmat itu dibuka oleh Wakil Rais Syuriyah PCNU Purworejo, KH. Chamid AK. Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Purworejo, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Purworejo, pengurus MWCNU, perwakilan dari 20 Ranting NU se-Kecamatan Purworejo, serta jajaran Badan Otonom (Banom) NU.

Perjalanan Sidang dan Laporan Pertanggungjawaban
Rangkaian konferensi diawali dengan sidang pleno tata tertib, kemudian dilanjutkan penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus MWCNU Purworejo masa khidmah sebelumnya. Setelah melalui pembahasan dan musyawarah, LPJ diterima secara penuh oleh seluruh peserta konferensi.

Memasuki agenda krusial, sidang pleno pemilihan Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA), Rais Syuriyah, dan Ketua Tanfidziyah dipimpin oleh Wakil Ketua PCNU Purworejo, KH. Muh. Arwani, didampingi Sekretaris PCNU Purworejo, Muh. Churdaini. Proses pemilihan berlangsung dengan mekanisme yang telah disepakati bersama dan mencerminkan tradisi musyawarah dalam tubuh Nahdlatul Ulama.

Duet Pemimpin Baru Masa Khidmah 2026–2031
Melalui mekanisme tersebut, ditetapkan KH. Muslih Assoedalani dari Desa Cangkrepkidul sebagai Rais Syuriyah MWCNU Purworejo menggantikan KH. Chamid Bakri. Sementara itu, Gus Naufal Abdillah dari Kelurahan Sindurjan dipercaya sebagai Ketua Tanfidziyah MWCNU Purworejo masa khidmah 2026–2031.

Bagi Gus Naufal Abdillah, amanah tersebut menjadi kelanjutan dari pengabdian yang telah dijalankannya. Sebelum terpilih secara definitif, ia telah mengemban tugas sebagai Penjabat (Pj) Ketua MWCNU Purworejo sejak Februari 2025 hingga Juli 2026.

Pesan Penting Ketua PCNU Purworejo
Dalam arahannya, Ketua PCNU Purworejo, H. Muhammad Haekal, S.Pd.I., menyampaikan lima pesan penting kepada para pengurus yang akan mengemban amanah organisasi. Pertama, meluruskan niat dalam setiap langkah pengabdian sehingga seluruh aktivitas organisasi benar-benar menjadi bagian dari ibadah kepada Allah SWT. Kedua, menyempatkan waktu untuk Nahdlatul Ulama di tengah berbagai kesibukan pribadi maupun pekerjaan.

Ketiga, para pengurus diminta untuk tidak sambat atau mengeluh ketika menghadapi berbagai tantangan organisasi. Keempat, memiliki sikap ragat, yakni siap berkorban tenaga, pikiran, waktu, maupun materi demi keberlangsungan organisasi. Kelima, memiliki semangat menyat, yaitu berangkat dan hadir sepenuh hati untuk berkhidmah kepada Nahdlatul Ulama dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab.

“Lima prinsip tersebut menjadi bekal penting agar kepengurusan tidak hanya mampu menjalankan roda organisasi secara administratif, tetapi juga menghadirkan kemanfaatan yang nyata bagi jam’iyah, jamaah, dan masyarakat luas,” pesannya.

Dengan ditetapkannya Rais Syuriyah dan Ketua Tanfidziyah yang baru, Konferensi MWCNU Purworejo menandai dimulainya masa khidmah 2026–2031. Kepengurusan baru diharapkan mampu memperkuat sinergi antar ranting, meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga Nahdliyin, serta mengembangkan berbagai program keagamaan, sosial, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat sejalan dengan visi Nahdlatul Ulama. Nahkoda baru ini, diharapkan mampu membawa MWCNU Purworejo semakin solid dalam menjalankan program-program keumatan dan memperkuat jaringan Ranting NU hingga ke tingkat basis.

Kontributor: Alfin Zidni
Editor: Hardy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ny. Fauziyah Laili Wasul Pimpin Muslimat NU Purworejo 2026-2031, Bidik Penguatan Kader dan Ranting

21 September 2026 - 17:33 WIB

“Ora Ono Muslimat NU, NU Ora Ono” PW Muslimat Jateng Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Keberlanjutan NU

21 September 2026 - 11:15 WIB

LKKNU PW Jawa Tengah Lakukan Monitoring dan Evaluasi KUBE Penerima Bantuan Sosial di Kecamatan Bruno

14 September 2026 - 15:07 WIB

Wabup Dion Ajak Fatayat NU Ikut Aktif Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak

14 September 2026 - 15:03 WIB

Debat Kandidat PC IPNU-IPPNU Purworejo: Adu Gagasan, Berebut Amanah Kepemimpinan

12 September 2026 - 23:25 WIB

Songsong Transformasi Kampus Unggul, Pimpinan STAINU Purworejo Ikuti Pembinaan PTKIS se-Jawa Tengah di Semarang

12 September 2026 - 23:07 WIB

Trending di Berita