Menu

Mode Gelap
Bekal Dunia Saja Tak Cukup, Anak Perlu Dibekali Ilmu Agama Sejak Dini STAINU Purworejo Berikan Apresiasi kepada PAC GP Ansor Bagelen atas Peran Aktif Mempromosikan Kampus kepada Kader Ansor Ketua PC Fatayat NU Purworejo Ajak Perempuan Muda Perkuat Kepemimpinan Humanis di Harlah PAC Fatayat NU Kaligesing Pengajian Selapanan Ahad Pon di Semagung, KH Khabib Anwar Sampaikan Empat Tanda Wong Bejo Dunyo Akhirat Peringati Maulid Nabi 1448 H, Warga Kaliboto Teladani Akhlak Rasulullah dan Perkuat Tali Silaturahmi Hadiri Muktamar Ke-35 NU, LPTNU Purworejo Komitmen Wujudkan PTNU Unggul dan Berkarakter Aswaja

Berita

Gema Sholawat Al Barzanji di Acara Rutinan MDS Rijalul Ansor PAC Pituruh

badge-check


					Kegiatan Rutinan MDS RA PAC GP Ansor Pituruh. Foto Fathan Anis Perbesar

Kegiatan Rutinan MDS RA PAC GP Ansor Pituruh. Foto Fathan Anis

Pituruh, nupurworejo.com – Kegiatan kajian rutin MDS Rijalul Ansor PAC GP Ansor Pituruh yang dilaksanakan setiap malam Kamis Minggu ke 2 dan ke 4 setiap bulan. Kitab yang dikaji kitab Fiqih Fathul Qorib dan Risalah Hujjah Ahlussunah Waljammah karya Syekh Hasyim Asy’ari. Dikesemparan Bulan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini diadakan pembacaan Sholawat Al-Barzanji, di Gedung MWCNU Pituruh. Rabu, (5/10/2022) malam.

Dalam keterangannya, Sekertaris PAC GP Ansor Pituruh, Fatkhan Anis menyampaikan, Dalam kajian kitab Fathul Qorib kali ini dilakukan dengan sistem Tema bukan per bab.
“Hal ini bertujuan agar pembahasan menyentuh persoalan konkret dimasyarakat,” Sebut Fathan.

Wakil Ketua bidang Kaderisasi PAC GP Ansor Pituruh, Wahid Fauzi juga menjelaskan, kegiatan pada malam ini dibuat berbeda dari acara yang biasanya, selain pembaca sholawat kitab Al Barzanji juga diadakan  makam bersama diakhir kegiatan.

“Hal ini dilakukan untuk meningkatkan rasa antusias peserta dalam kegiatan kajian,” bebernya.

Ketua MDS RA PAC Pituruh, Muhammad Hanif Rohman, kepada nupurworejo.com menyampaikan, rutiana MDS RA malam kemisan kali ini sedikit berbeda yang biasanaya hanya pembacaan ratibul hadad dan kajian kitab Taqrib atau Risalah Ahlus Sunah, namun acara malam ini diisi dengan pembacaan maulid al-Barjanji, ngaji Taqrib matn Fathul Qorib juga mayoran sederhana dengan menu pecel lele.

“Ya, karena malam ini masih Rabiul Awal dengan harapan acara ini sebagai bentuk mahabbah dan semoga dengan ini kita diakui sebagai umat nabi Muhammad saw yang nantinya akan mendapatkan syafaatnya baik di dunia dan di akhirat nanti” jelasnya.

Hanif juga memaparkan, dalam sebuah syiir di sebutkan:

وكل يدعي وصلا بليلى … وليلى لا تقر لهم بذاكا

Artinya: Semua orang mengaku punya hubungan dekat dan khusus dengan laila, namun sayangnya laila sama sekali tidak menganggap mereka.

“Semoga dengan acara ini kita tidak hanya omong kosong mengaku mencintai Nabi, namun benar-benar dapat membutikan kecintaan kita pada nabi dan yang terpenting semoga kita diakui Nabi Muhammad sebagai umatnya,” pungkasnya.

Kontributor: Fatkhan Anis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bekal Dunia Saja Tak Cukup, Anak Perlu Dibekali Ilmu Agama Sejak Dini

31 Agustus 2026 - 08:23 WIB

STAINU Purworejo Berikan Apresiasi kepada PAC GP Ansor Bagelen atas Peran Aktif Mempromosikan Kampus kepada Kader Ansor

31 Agustus 2026 - 07:15 WIB

Ketua PC Fatayat NU Purworejo Ajak Perempuan Muda Perkuat Kepemimpinan Humanis di Harlah PAC Fatayat NU Kaligesing

31 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Pengajian Selapanan Ahad Pon di Semagung, KH Khabib Anwar Sampaikan Empat Tanda Wong Bejo Dunyo Akhirat

31 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Peringati Maulid Nabi 1448 H, Warga Kaliboto Teladani Akhlak Rasulullah dan Perkuat Tali Silaturahmi

31 Agustus 2026 - 07:02 WIB

Hadiri Muktamar Ke-35 NU, LPTNU Purworejo Komitmen Wujudkan PTNU Unggul dan Berkarakter Aswaja

30 Agustus 2026 - 09:58 WIB

Trending di Berita