Menu ✖

Mode Gelap
PMII An-Nawawi Rekrut 18 Kader Baru, Perkuat Regenerasi Organisasi Rawat Tradisi Terbang Jawa, MWCNU Gebang Hidupkan Syiar Selawat dalam Rangkaian HSN 2026 Enam Prestasi Mahasiswa STAINU Purworejo di MTQ Pelajar XXXIX dan Mahasiswa 2026 Jadi Bukti Kaderisasi Qur’ani Dari Resolusi Jihad ke Revolusi Digital, Apel Hari Santri 2026 PCNU Purworejo Tegaskan Tantangan Santri Rajut Sinergi Lintas Sektoral, MWC NU Butuh Sukses Gelar Apel Hari Santri 2026 dan Majelis Shalawat 2.000 Warga Nahdliyin Meriahkan Jalan Sehat HSN 2026 MWCNU Loano, Sepeda Listrik Jadi Hadiah Utama

Berita

Harnas UMKM ke-11 Purworejo Hadirkan Kutoarjo Pride Festival, Pengurus LPNU PCNU Purworejo Dorong Kemandirian Ekonomi Umat

badge-check


					Harnas UMKM ke-11 Purworejo Hadirkan Kutoarjo Pride Festival, Pengurus LPNU PCNU Purworejo Dorong Kemandirian Ekonomi Umat Perbesar

PURWOREJO — Semangat membangun kemandirian ekonomi umat terus diwujudkan oleh kader-kader Nahdlatul Ulama (NU) melalui berbagai ruang kolaborasi. Salah satunya tampak dalam persiapan Hari Nasional UMKM (Harnas UMKM) ke-11 Kabupaten Purworejo, yang akan dimeriahkan melalui Kutoarjo Pride Festival pada Kamis, 20 Agustus 2026 mendatang. Pengurus Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) PCNU Kabupaten Purworejo, Nur Riyanto, dipercaya menjadi Ketua Panitia festival yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Harnas UMKM tersebut.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Hari Nasional UMKM ke-11 Kabupaten Purworejo yang digelar di Aula Wirausaha Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (KUKMP) Kabupaten Purworejo, Rabu (29/7/2026). Rapat dihadiri oleh Kepala Bidang Sarana Prasarana Pengembangan Perdagangan (SP3) Dinas KUKMP, Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro (KUM), serta jajaran panitia pelaksana Harnas UMKM.

Kutoarjo Pride Festival merupakan hasil kolaborasi Forum UMKM Kabupaten Purworejo, Dinas KUKMP Kabupaten Purworejo, dan Forum UMKM dari 16 kecamatan se-Kabupaten Purworejo. Festival ini dirancang sebagai ruang promosi produk UMKM sekaligus wadah pelestarian budaya lokal dan penguatan kepedulian terhadap lingkungan.

Nur Riyanto, yang juga menjabat Ketua Forum UMKM Kecamatan Kutoarjo, mengatakan bahwa festival tahun ini mengusung semangat pemberdayaan masyarakat melalui perpaduan budaya, kreativitas, dan ekonomi kerakyatan.

“Melalui Kutoarjo Pride Festival, kami ingin menghadirkan ruang bagi para perajin dan pelaku UMKM untuk menampilkan karya terbaiknya. Festival ini bukan sekadar ajang promosi produk lokal, tetapi juga menjadi media pelestarian seni tradisi, pengembangan kreativitas berbasis alam, serta edukasi lingkungan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Sebagai pengurus LPNU PCNU Purworejo, Nur Riyanto menilai penguatan UMKM merupakan bagian dari ikhtiar membangun kemandirian ekonomi umat, sejalan dengan misi Nahdlatul Ulama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi.

Menurutnya, ekonomi umat akan tumbuh kuat apabila dibangun dengan semangat gotong royong, kolaborasi, dan keberpihakan kepada pelaku usaha kecil.

“UMKM merupakan tulang punggung ekonomi masyarakat. Ketika pelaku usaha kecil semakin mandiri, maka kesejahteraan masyarakat juga akan semakin kuat. Karena itu, kami ingin Kutoarjo Pride Festival menjadi ruang kolaborasi yang menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Semangat tersebut selaras dengan perhatian LPNU PCNU Purworejo dalam mendorong lahirnya ekosistem ekonomi umat yang mandiri, produktif, dan berdaya saing. Melalui sinergi dengan pemerintah, komunitas UMKM, dan berbagai elemen masyarakat, LPNU terus berupaya memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal sebagai bagian dari khidmah Nahdlatul Ulama kepada masyarakat.

Ketua Forum UMKM Kabupaten Purworejo, Dr. Hesti Tespati SR., M.Par., juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh Forum UMKM kecamatan bersama pemerintah daerah agar peringatan Harnas UMKM ke-11 mampu memberikan dampak nyata bagi perkembangan UMKM di Kabupaten Purworejo.

Berbagai kegiatan telah disiapkan untuk memeriahkan Kutoarjo Pride Festival, diantaranya lomba menganyam bagi pelajar SD hingga SMA/sederajat, lomba ecoprint bagi ibu-ibu PKK, lomba gunungan dari produk-produk UMKM, baik hasil bumi, makanan, fashion, bahkan craft, yang diikuti UMKM yang tergabung dalam Forum UMKM dari 16 kecamatan, serta edukasi pembuatan eco-enzyme sebagai upaya pemanfaatan limbah organik menjadi produk multiguna yang ramah lingkungan.

Melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Purworejo, Forum UMKM, dan berbagai elemen masyarakat, termasuk kader-kader Nahdlatul Ulama yang aktif di bidang pemberdayaan ekonomi, Harnas UMKM ke-11 diharapkan menjadi momentum memperkuat daya saing UMKM sekaligus memperluas jejaring ekonomi kerakyatan. Bagi LPNU PCNU Purworejo, penguatan UMKM bukan hanya tentang peningkatan produktivitas usaha, tetapi juga ikhtiar menghadirkan kemaslahatan melalui kemandirian ekonomi umat, sehingga pelaku UMKM semakin tangguh, mandiri, dan mampu menjadi penggerak kesejahteraan masyarakat.

Kontributor: LPNU Purworejo
Editor: Hardy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PMII An-Nawawi Rekrut 18 Kader Baru, Perkuat Regenerasi Organisasi

25 Oktober 2026 - 19:06 WIB

Rawat Tradisi Terbang Jawa, MWCNU Gebang Hidupkan Syiar Selawat dalam Rangkaian HSN 2026

25 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Enam Prestasi Mahasiswa STAINU Purworejo di MTQ Pelajar XXXIX dan Mahasiswa 2026 Jadi Bukti Kaderisasi Qur’ani

25 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Dari Resolusi Jihad ke Revolusi Digital, Apel Hari Santri 2026 PCNU Purworejo Tegaskan Tantangan Santri

23 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Rajut Sinergi Lintas Sektoral, MWC NU Butuh Sukses Gelar Apel Hari Santri 2026 dan Majelis Shalawat

22 Oktober 2026 - 19:02 WIB

2.000 Warga Nahdliyin Meriahkan Jalan Sehat HSN 2026 MWCNU Loano, Sepeda Listrik Jadi Hadiah Utama

18 Oktober 2026 - 19:26 WIB

Trending di Berita