GEBANG – Di tengah padatnya agenda organisasi, Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Gebang terus merawat tradisi kepedulian sosial dengan menjenguk salah seorang tokoh Nahdliyin, Kiai Achmadi, yang tengah sakit di kediamannya di Dusun Clorong, Desa Tlogosono, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo, pada Senin (27/7/2026).
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Rais Syuriyah MWCNU Gebang, Kiai Misbahuzzain, didampingi Ketua Tanfidziyah Supriyanto, S.Sos., jajaran Mustasyar K.H.R. Abdul Ghofir, serta sejumlah pengurus MWCNU Gebang. Kehadiran rombongan menjadi wujud silaturahmi sekaligus dukungan moril bagi Kiai Achmadi beserta keluarga.

Dalam kesempatan itu, Kiai Misbahuzzain menyampaikan bahwa menjenguk warga yang sedang sakit merupakan bagian dari ajaran Islam sekaligus tradisi yang terus dijaga di lingkungan Nahdlatul Ulama. Menurutnya, kehadiran pengurus bukan sekadar memenuhi kewajiban sosial, melainkan juga sebagai bentuk penguatan ukhuwah Islamiyah agar setiap warga Nahdliyin merasakan kebersamaan dalam suka maupun duka.
“Kami berharap Bapak Kiai Achmadi diberikan kesabaran, kekuatan, dan segera dianugerahi kesembuhan sehingga dapat kembali beraktivitas bersama masyarakat,” tuturnya.
Sebagai bentuk kepedulian, Ketua Tanfidziyah MWCNU Gebang, Supriyanto, S.Sos., menyerahkan tali asih kepada Kiai Achmadi yang diterima oleh pihak keluarga. Bantuan tersebut menjadi simbol kebersamaan dan semangat gotong royong yang terus dipelihara di lingkungan MWCNU Gebang.
Suasana haru semakin terasa saat K.H.R. Abdul Ghofir memimpin doa bersama dan melantunkan Sholawat Thibil Qulub. Seluruh hadirin khusyuk memohon kepada Allah SWT agar Kiai Achmadi segera dianugerahi syifa’an ‘ajilan (kesembuhan yang segera), sehingga dapat kembali beribadah dan berkhidmah bersama masyarakat.
Pihak keluarga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan jajaran pengurus MWCNU Gebang. Bagi mereka, kehadiran para kiai dan pengurus NU menjadi suntikan semangat sekaligus pelipur di tengah ujian yang sedang dihadapi.
Kegiatan ini kembali menegaskan bahwa bagi Nahdlatul Ulama, menjaga ukhuwah tidak hanya diwujudkan melalui forum-forum organisasi, tetapi juga melalui kepedulian nyata kepada sesama. Tradisi menjenguk warga yang sakit menjadi bagian dari ikhtiar merawat solidaritas, memperkuat persaudaraan, serta menghadirkan NU yang senantiasa dekat dengan umat.
Kontributor: Misdiyono
Editor: Hardy







