Menu

Mode Gelap
Bekal Dunia Saja Tak Cukup, Anak Perlu Dibekali Ilmu Agama Sejak Dini STAINU Purworejo Berikan Apresiasi kepada PAC GP Ansor Bagelen atas Peran Aktif Mempromosikan Kampus kepada Kader Ansor Ketua PC Fatayat NU Purworejo Ajak Perempuan Muda Perkuat Kepemimpinan Humanis di Harlah PAC Fatayat NU Kaligesing Pengajian Selapanan Ahad Pon di Semagung, KH Khabib Anwar Sampaikan Empat Tanda Wong Bejo Dunyo Akhirat Peringati Maulid Nabi 1448 H, Warga Kaliboto Teladani Akhlak Rasulullah dan Perkuat Tali Silaturahmi Hadiri Muktamar Ke-35 NU, LPTNU Purworejo Komitmen Wujudkan PTNU Unggul dan Berkarakter Aswaja

Berita

Pelantikan PAC GP Ansor Bagelen dan Muskerancab Menggema, Semangat Khidmah Kader Muda NU Membara

badge-check


					Pelantikan PAC GP Ansor Bagelen dan Muskerancab Menggema, Semangat Khidmah Kader Muda NU Membara Perbesar

BAGELEN – Suasana religius dan penuh semangat kebangkitan kader muda Nahdlatul Ulama menyelimuti Masjid Al Huda Bugel, Kecamatan Bagelen, Ahad Pon (31/5/2026). Momentum sakral Pelantikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Bagelen berlangsung khidmat dan penuh antusias, bersamaan dengan Pengajian Selapanan NU Ahad Pon yang rutin digelar warga Nahdliyin setempat.

Ratusan jamaah yang terdiri dari unsur Muslimat NU, badan otonom (Banom) NU, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga kader muda Nahdlatul Ulama memadati area masjid sejak pagi hari. Kehadiran mereka menjadi bukti kuatnya solidaritas dan semangat kebersamaan warga NU di Kecamatan Bagelen.

Prosesi pelantikan PAC GP Ansor Kecamatan Bagelen dipimpin oleh PC GP Ansor Kabupaten Purworejo yang dalam kesempatan tersebut diwakili Sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Purworejo, Muhammad Hidayatulloh.

Dalam sambutannya, Sahabat Muhammad Hidayatulloh menyampaikan pesan tentang pentingnya perjuangan, pengabdian, dan keikhlasan dalam merawat organisasi Nahdlatul Ulama. Ia juga mengutip dawuh Hadhratussyaikh KH Hasyim Asy’ari yang hingga kini menjadi spirit perjuangan kader NU.

“Barangsiapa yang mau mengurus NU akan aku anggap sebagai santriku. Siapa yang menjadi santriku akan kudoakan khusnul khatimah beserta anak-cucunya.” ungkapnya.

Dawuh tersebut disambut haru dan penuh semangat oleh seluruh jamaah yang hadir. Pesan itu menjadi pengingat bahwa mengabdi di Nahdlatul Ulama bukan sekadar aktivitas organisasi, melainkan jalan perjuangan dan pengabdian kepada umat, agama, dan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bekal Dunia Saja Tak Cukup, Anak Perlu Dibekali Ilmu Agama Sejak Dini

31 Agustus 2026 - 08:23 WIB

STAINU Purworejo Berikan Apresiasi kepada PAC GP Ansor Bagelen atas Peran Aktif Mempromosikan Kampus kepada Kader Ansor

31 Agustus 2026 - 07:15 WIB

Ketua PC Fatayat NU Purworejo Ajak Perempuan Muda Perkuat Kepemimpinan Humanis di Harlah PAC Fatayat NU Kaligesing

31 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Pengajian Selapanan Ahad Pon di Semagung, KH Khabib Anwar Sampaikan Empat Tanda Wong Bejo Dunyo Akhirat

31 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Peringati Maulid Nabi 1448 H, Warga Kaliboto Teladani Akhlak Rasulullah dan Perkuat Tali Silaturahmi

31 Agustus 2026 - 07:02 WIB

Hadiri Muktamar Ke-35 NU, LPTNU Purworejo Komitmen Wujudkan PTNU Unggul dan Berkarakter Aswaja

30 Agustus 2026 - 09:58 WIB

Trending di Berita