Menu

Mode Gelap
Lailatul Ijtima’ MWC NU Pituruh di Dukuh Sitawon, Jamaah Tempuh Medan Ekstrem dengan Truk Berdayakan Perempuan, PAC Fatayat Purworejo Gelar Pelatihan Menjahit Bersama BLK Semangat Berbagi untuk Sesama, MWCNU Pituruh Sukses Selenggarakan Donor Darah dan Berhasil Himpun 26 Kantong Darah Sambut Muharram 1448 H, Muslimat NU Krendetan Gelar Selapanan dan Pengajian Bersama Kyai Choirul Anwar KH M. Yusuf Chudori: Jika 40 Hari Tidak Ngaji dan Tidak Berkumpul dengan Ulama, Hati Bisa Menjadi Keras Nyai Siti Zahro Ingatkan Keutamaan Sedekah Saat Hidup dalam Selapanan Muslimat-Fatayat NU Bener

Berita

Tingkatkan Moderasi Beragama, STAINU Purworejo Gelar Bedah Buku dan Sarasehan

badge-check


					Ketua STAINU Purworejo, M. Nasir saat menerima buku. Dok (Mahmudah/Warta Nahdliyyin) Perbesar

Ketua STAINU Purworejo, M. Nasir saat menerima buku. Dok (Mahmudah/Warta Nahdliyyin)

Purworejo, nupurworejo.com STAINU Purworejo bedah buku dan sarasehan moderasi beragama, diselenggarakan atas kerjasama dengan Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI. Di Ruang Auditorium Kampus, Selasa (12/7).

Kegiatan tersebut mengambil tema “internalisasi nilai moderasi beragama secara holistik di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat”, dalam hal ini dihadiri oleh badan puslitbang Bimas Agama Balitbang Diklat Kementerian Agama RI (Rizki Riyadu Taufik S. Th.I, MA).

Turut hadir para narasumber sarasehan, banom NU Kabupaten Purworejo, penyuluh agama Purworejo, Pengurus PCNU beserta lembaga dan banomnya, Bupati (diwakilkan), perwakilan Polres, Kodim 0708 Purworejo.

Badan puslitbang Bimas Agama Balitbang Diklat Kementerian Agama RI Rizki Riyadu Taufik menambahkan bahwa moderasi beragama merupakan produk asli dari kami yang terbit pd thn 2019, dengan bangga Bapak Jokowi dijadikan sebagai RPJMN.

“Rencana pembangunan jangka menengah, seluruh lembaga negara yang ada di Indonesia, seluruh provinsi dan kabupaten/kota yang ada di Indonesia wajib menyertakan program-program moderasi beragama,” bebernya.

Sarasehan moderasi beragama di bawakan oleh dosen abdul aziz selaku moderator. Narasumbernya yaitu Dr. M. Mibtadin, S.Fil.I, M.Si, Rr. Nurul Komariyah, S.Sos, M.Ap dan Dr. M. Djamal, M.Pd.

Dalam penyampaiannya, Dr. M. Mibtadin mengatakan, beragama itu harus keras pada diri kita dan lembut pada orang lain. “Artinya kita harus berjuang dengan kekuatan dan arus bersungguh2 demi memperjuangkan agama kita,” ucap Dr. M. Mibtadin, S.Fik.I, M.Si.

Kontributor: Mahmudah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lailatul Ijtima’ MWC NU Pituruh di Dukuh Sitawon, Jamaah Tempuh Medan Ekstrem dengan Truk

8 Juni 2026 - 13:14 WIB

Berdayakan Perempuan, PAC Fatayat Purworejo Gelar Pelatihan Menjahit Bersama BLK

8 Juni 2026 - 13:10 WIB

Semangat Berbagi untuk Sesama, MWCNU Pituruh Sukses Selenggarakan Donor Darah dan Berhasil Himpun 26 Kantong Darah

8 Juni 2026 - 13:08 WIB

Sambut Muharram 1448 H, Muslimat NU Krendetan Gelar Selapanan dan Pengajian Bersama Kyai Choirul Anwar

8 Juni 2026 - 10:46 WIB

Pelantikan Tiga Banom NU Warnai Selapanan Ahad Kliwon MWCNU Kutoarjo

7 Juni 2026 - 21:40 WIB

MWCNU Kemiri Mantapkan Komitmen Pengurus Melalui Selapanan Syuriyah dan Evaluasi Program Keagamaan

6 Juni 2026 - 19:56 WIB

Trending di Berita