Menu

Mode Gelap
MWCNU dan PAC IPNU-IPPNU Purwodadi Resmi Dilantik, Siap Perkuat Dakwah, Pendidikan, dan Pemberdayaan Masyarakat Dies Natalis ke-25 IAI An-Nawawi Purworejo, Rawat Nilai Pesantren Menuju Kampus Unggul Pelantikan PAC GP Ansor Bagelen dan Muskerancab Menggema, Semangat Khidmah Kader Muda NU Membara Kirim Doa untuk Jamaah Haji, Habib Ustman Al Athos Ingatkan Pentingnya Pendidikan Agama dalam Keluarga Kisah Inspiratif Hj. Komsiyah, Perajin Anyaman Bambu yang Berhasil Menunaikan Ibadah Haji PR GP Ansor Kaliwader Matangkan Program Kerja 2026–2028, Rijalul Ansor Jadi Penguat Kebersamaan Kader

Berita

Pelantikan PAC GP Ansor Bagelen dan Muskerancab Menggema, Semangat Khidmah Kader Muda NU Membara

badge-check


					Pelantikan PAC GP Ansor Bagelen dan Muskerancab Menggema, Semangat Khidmah Kader Muda NU Membara Perbesar

BAGELEN – Suasana religius dan penuh semangat kebangkitan kader muda Nahdlatul Ulama menyelimuti Masjid Al Huda Bugel, Kecamatan Bagelen, Ahad Pon (31/5/2026). Momentum sakral Pelantikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Bagelen berlangsung khidmat dan penuh antusias, bersamaan dengan Pengajian Selapanan NU Ahad Pon yang rutin digelar warga Nahdliyin setempat.

Ratusan jamaah yang terdiri dari unsur Muslimat NU, badan otonom (Banom) NU, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga kader muda Nahdlatul Ulama memadati area masjid sejak pagi hari. Kehadiran mereka menjadi bukti kuatnya solidaritas dan semangat kebersamaan warga NU di Kecamatan Bagelen.

Prosesi pelantikan PAC GP Ansor Kecamatan Bagelen dipimpin oleh PC GP Ansor Kabupaten Purworejo yang dalam kesempatan tersebut diwakili Sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Purworejo, Muhammad Hidayatulloh.

Dalam sambutannya, Sahabat Muhammad Hidayatulloh menyampaikan pesan tentang pentingnya perjuangan, pengabdian, dan keikhlasan dalam merawat organisasi Nahdlatul Ulama. Ia juga mengutip dawuh Hadhratussyaikh KH Hasyim Asy’ari yang hingga kini menjadi spirit perjuangan kader NU.

“Barangsiapa yang mau mengurus NU akan aku anggap sebagai santriku. Siapa yang menjadi santriku akan kudoakan khusnul khatimah beserta anak-cucunya.” ungkapnya.

Dawuh tersebut disambut haru dan penuh semangat oleh seluruh jamaah yang hadir. Pesan itu menjadi pengingat bahwa mengabdi di Nahdlatul Ulama bukan sekadar aktivitas organisasi, melainkan jalan perjuangan dan pengabdian kepada umat, agama, dan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

MWCNU dan PAC IPNU-IPPNU Purwodadi Resmi Dilantik, Siap Perkuat Dakwah, Pendidikan, dan Pemberdayaan Masyarakat

31 Mei 2026 - 18:58 WIB

Dies Natalis ke-25 IAI An-Nawawi Purworejo, Rawat Nilai Pesantren Menuju Kampus Unggul

31 Mei 2026 - 18:29 WIB

Prosesi pemotongan tumpeng oleh Rektor IAIAN Purworejo dan Kepala Yasasan An-Nawawi.

Kirim Doa untuk Jamaah Haji, Habib Ustman Al Athos Ingatkan Pentingnya Pendidikan Agama dalam Keluarga

31 Mei 2026 - 18:05 WIB

Kisah Inspiratif Hj. Komsiyah, Perajin Anyaman Bambu yang Berhasil Menunaikan Ibadah Haji

31 Mei 2026 - 14:02 WIB

PR GP Ansor Kaliwader Matangkan Program Kerja 2026–2028, Rijalul Ansor Jadi Penguat Kebersamaan Kader

31 Mei 2026 - 13:14 WIB

Meriah dan Penuh Haru, TK Masyithoh Lugosobo Lepas 36 Lulusan Tahun Ajaran 2025/2026

31 Mei 2026 - 09:27 WIB

Trending di Berita