BAGELEN – Suasana religius dan penuh semangat kebangkitan kader muda Nahdlatul Ulama menyelimuti Masjid Al Huda Bugel, Kecamatan Bagelen, Ahad Pon (31/5/2026). Momentum sakral Pelantikan Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Kecamatan Bagelen berlangsung khidmat dan penuh antusias, bersamaan dengan Pengajian Selapanan NU Ahad Pon yang rutin digelar warga Nahdliyin setempat.
Ratusan jamaah yang terdiri dari unsur Muslimat NU, badan otonom (Banom) NU, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga kader muda Nahdlatul Ulama memadati area masjid sejak pagi hari. Kehadiran mereka menjadi bukti kuatnya solidaritas dan semangat kebersamaan warga NU di Kecamatan Bagelen.

Prosesi pelantikan PAC GP Ansor Kecamatan Bagelen dipimpin oleh PC GP Ansor Kabupaten Purworejo yang dalam kesempatan tersebut diwakili Sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Purworejo, Muhammad Hidayatulloh.
Dalam sambutannya, Sahabat Muhammad Hidayatulloh menyampaikan pesan tentang pentingnya perjuangan, pengabdian, dan keikhlasan dalam merawat organisasi Nahdlatul Ulama. Ia juga mengutip dawuh Hadhratussyaikh KH Hasyim Asy’ari yang hingga kini menjadi spirit perjuangan kader NU.
“Barangsiapa yang mau mengurus NU akan aku anggap sebagai santriku. Siapa yang menjadi santriku akan kudoakan khusnul khatimah beserta anak-cucunya.” ungkapnya.
Dawuh tersebut disambut haru dan penuh semangat oleh seluruh jamaah yang hadir. Pesan itu menjadi pengingat bahwa mengabdi di Nahdlatul Ulama bukan sekadar aktivitas organisasi, melainkan jalan perjuangan dan pengabdian kepada umat, agama, dan bangsa.







