Menu

Mode Gelap
MWCNU dan PAC IPNU-IPPNU Purwodadi Resmi Dilantik, Siap Perkuat Dakwah, Pendidikan, dan Pemberdayaan Masyarakat Dies Natalis ke-25 IAI An-Nawawi Purworejo, Rawat Nilai Pesantren Menuju Kampus Unggul Pelantikan PAC GP Ansor Bagelen dan Muskerancab Menggema, Semangat Khidmah Kader Muda NU Membara Kirim Doa untuk Jamaah Haji, Habib Ustman Al Athos Ingatkan Pentingnya Pendidikan Agama dalam Keluarga Kisah Inspiratif Hj. Komsiyah, Perajin Anyaman Bambu yang Berhasil Menunaikan Ibadah Haji PR GP Ansor Kaliwader Matangkan Program Kerja 2026–2028, Rijalul Ansor Jadi Penguat Kebersamaan Kader

Budaya

Dies Natalis ke-25 IAI An-Nawawi Purworejo, Rawat Nilai Pesantren Menuju Kampus Unggul

badge-check


					Dies Natalis ke-25 IAI An-Nawawi Purworejo, Rawat Nilai Pesantren Menuju Kampus Unggul Perbesar

Purworejo— Memasuki usia seperempat abad, Institut Agama Islam (IAI) An-Nawawi Purworejo terus memantapkan langkahnya menuju perguruan tinggi yang unggul berakar nilai pesantren. Visi besar ini disampaikan oleh Rektor IAI An-Nawawi, Hj. Ashfa Khoirun Nisa’, pada malam puncak peringatan yang berlangsung Sabtu (30/05/2026) di Auditorium K.H. Nawawi Shiddieq.

“Ke depan, kita memiliki cita-cita besar. Kita ingin menjadikan Institut Agama Islam An-Nawawi Purworejo sebagai institut yang unggul, adaptif, berdaya saing, dan berakar kuat pada nilai-nilai pesantren,” ujarnya.

Dalam menghadapi perkembangan teknologi yang pesat dan harapan masyarakat yang tinggi, Irun mengingatkan pentingnya membangun ekosistem kerja yang sehat. Baginya, kesuksesan institusi merupakan buah dari komitmen kolektif, bukan kerja individu.

“Tantangan pendidikan hari ini semakin kompleks. Kita hidup di era perubahan yang sangat cepat. Teknologi berkembang pesat. Dunia kerja berubah. Harapan masyarakat terhadap perguruan tinggi juga semakin tinggi. Karena itu, tidak ada satu bagian pun yang bisa bekerja sendiri. Kualitas suatu institusi tidak ditentukan oleh satu orang, tetapi oleh budaya kolektif yang dibangun bersama,” terang Irun.

Irun tidak menampik bahwa jalan menuju visi besar tersebut akan penuh dengan tantangan. Namun, ia optimis seluruh rintangan akan bisa dilalui jika seluruh elemen kampus mampu menjaga semangat kolektivitas.

“Perjalanan menuju cita-cita tersebut tentu tidak mudah. Saya percaya, selama kita menjaga semangat kebersamaan, saling mendukung, saling menguatkan dan saling menghargai, tidak ada tantangan yang terlalu besar untuk kita hadapi bersama,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

MWCNU dan PAC IPNU-IPPNU Purwodadi Resmi Dilantik, Siap Perkuat Dakwah, Pendidikan, dan Pemberdayaan Masyarakat

31 Mei 2026 - 18:58 WIB

Pelantikan PAC GP Ansor Bagelen dan Muskerancab Menggema, Semangat Khidmah Kader Muda NU Membara

31 Mei 2026 - 18:17 WIB

Kirim Doa untuk Jamaah Haji, Habib Ustman Al Athos Ingatkan Pentingnya Pendidikan Agama dalam Keluarga

31 Mei 2026 - 18:05 WIB

Kisah Inspiratif Hj. Komsiyah, Perajin Anyaman Bambu yang Berhasil Menunaikan Ibadah Haji

31 Mei 2026 - 14:02 WIB

PR GP Ansor Kaliwader Matangkan Program Kerja 2026–2028, Rijalul Ansor Jadi Penguat Kebersamaan Kader

31 Mei 2026 - 13:14 WIB

Meriah dan Penuh Haru, TK Masyithoh Lugosobo Lepas 36 Lulusan Tahun Ajaran 2025/2026

31 Mei 2026 - 09:27 WIB

Trending di Berita