Bayan, WARTA NAHDLIYYIN, Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Bayan, Kabupaten Purworejo, pada Rabu (29/4/2026) malam mengakibatkan sebuah rumah milik warga roboh. Rumah tersebut diketahui milik Bapak Ribut Santoso, anggota Ansor PAC Bayan, yang berlokasi di Sambeng, Desa Bringen.
Peristiwa terjadi pada malam hari, dengan laporan pertama diterima oleh pihak desa sekitar pukul 18.30 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, robohnya bangunan bermula dari bagian pojok rumah yang mengalami kerusakan. Kondisi material bangunan yang sudah lapuk, terutama pada struktur kayu, diduga menjadi penyebab utama sehingga tidak mampu menahan beban saat hujan deras turun.
“Kerusakan berawal dari satu titik, kemudian merembet ke bagian lain,” ujar Bapak Eno Rezqia, Bendahara Ranting NU Desa Sambeng, Bringen.
Saat kejadian berlangsung, Bapak Ribut Santoso berada di dalam rumah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun demikian, bagian atap rumah dan sebagian struktur bangunan mengalami kerusakan cukup parah.
Diketahui, rumah tersebut sebelumnya telah masuk dalam kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan sudah terdata sebagai calon penerima bantuan pemerintah.
Sebagai langkah awal, bantuan darurat berupa terpal dan sembako telah disalurkan oleh dinas sosial setempat. Selain itu, warga sekitar bersama kader Nahdlatul Ulama (NU) dan Banser setempat turut bergerak cepat melakukan gotong royong sebagai bentuk kepedulian sosial dan pengamalan nilai-nilai ta’awun (tolong-menolong).
Di tengah situasi tersebut, Tim Media NU Purworejo turut hadir langsung di lokasi untuk mendokumentasikan kondisi dan menyuarakan kebutuhan korban kepada masyarakat luas. Kehadiran tim media ini bukan hanya untuk melaporkan peristiwa, tetapi juga menjadi jembatan kepedulian agar informasi yang ada dapat menggerakkan bantuan dari berbagai pihak.
Rencananya, perbaikan sementara akan segera dilakukan sembari menunggu bantuan lanjutan dari pihak terkait, seperti BPBD dan lembaga sosial lainnya. Pemerintah desa juga akan melakukan pendataan ulang terhadap rumah-rumah tidak layak huni guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Sementara itu, Bapak Ribut Santoso berharap bantuan dapat segera terealisasi agar perbaikan rumahnya bisa segera dilakukan. “Semoga bantuan segera turun, supaya rumah ini bisa segera diperbaiki, mengingat saat ini masih sering hujan,” tuturnya saat ditemui di lokasi oleh tim media NU Purworejo.
Melalui publikasi ini, Tim Media NU Purworejo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut ambil bagian dalam membantu meringankan beban korban. Bantuan dapat disalurkan melalui LAZISNU Kabupaten Purworejo, baik dalam bentuk dana maupun material bangunan yang sangat dibutuhkan untuk proses perbaikan rumah.
Semoga setiap uluran tangan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semua pihak. Sebagaimana hadis Nabi, “Khairunnas anfa’uhum linnas” — sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya. ( Lina-Husna)







