Menu

Mode Gelap
MWCNU Gebang Hadiri Maulid Nabi di Pakem Krajan, KH Duri Ashari Kupas Filosofi Gerakan Shalat Ketua PCNU Purworejo Tegaskan Pentingnya Menjaga Akidah Aswaja dalam Ngaji Aswaja Rijalul Ansor Hadiri Muktamar Petani Nahdliyin, LPP PCNU Purworejo Bawa Suara Kedaulatan Petani ke PBNU MWCNU Gebang Perkuat Konsolidasi, Bahas Bahsul Masail hingga Percepatan Sertifikasi Wakaf LAZISNU PCNU Purworejo Bantu Korban Kebakaran Rumah di Wonotulus Jelang Rencana Eksekusi Pondok Pesantren Minhajut Tholibin, Pemkab Purworejo Dorong Penundaan hingga Gugatan Perdata Diproses

Berita

Haul Masyayikh Ponpes Al Jamali Gebang, KHR Dawud Masykuri: Pesantren Benteng Akhlak, Khidmah kepada Guru Jangan Pernah Terputus

badge-check


					Haul Masyayikh Ponpes Al Jamali Gebang, KHR Dawud Masykuri: Pesantren Benteng Akhlak, Khidmah kepada Guru Jangan Pernah Terputus Perbesar

GEBANG – Pengasuh Pondok Pesantren Al Maunah Plaosan sekaligus Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Purworejo, KHR Dawud Masykuri, menyampaikan tausiyah utama pada puncak peringatan Haul Masyayikh dan Tasyakur Lil Ikhtitam Pondok Pesantren Putra-Putri Al Jamali di Desa Pelutan, Kecamatan Gebang, Kabupaten Purworejo.

Kegiatan yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali tersebut dihadiri oleh ratusan jamaah, para alumni, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Gebang. Tampak hadir Camat Gebang, perwakilan Koramil Gebang, perwakilan Kepolisian Sektor (Polsek) Gebang, serta jajaran Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Gebang.

Mewakili keluarga besar Pondok Pesantren Al Jamali, KH Mustajiburrahman menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh jamaah, alumni, serta tamu undangan yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri kegiatan tersebut. Ia juga memohon doa agar seluruh santri senantiasa diberikan keistiqamahan dalam menuntut ilmu dan mampu mengamalkan nilai-nilai kepesantrenan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Dalam tausiyahnya, KHR Dawud Masykuri menegaskan bahwa tradisi haul bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ikhtiar spiritual untuk menjaga hubungan batin dengan para masyayikh yang telah meletakkan fondasi perjuangan dan pendidikan di pesantren.

“Pesantren adalah benteng akhlak generasi muda. Khidmah kita kepada pesantren dan para guru tidak boleh terputus meskipun beliau-beliau sudah wafat,” tegasnya di hadapan ratusan jamaah yang memadati Masjid Nurul Huda.

Selain itu, beliau mengajak jamaah untuk senantiasa memperbanyak membaca shalawat sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus ikhtiar memohon keberkahan hidup. Di antaranya Shalawat Badar, Shalawat Munjiyat, Shalawat Nariyah, Shalawat Nuril Mubin, dan berbagai shalawat lainnya.

Dalam penyampaiannya, KHR Dawud Masykuri juga menyampaikan dengan bahasa Jawa yang akrab di tengah masyarakat, “Akeh-akeh maca shalawat ben uripe ora cupet,” yang berarti memperbanyak membaca shalawat agar kehidupan senantiasa dilapangkan dan diberi keberkahan oleh Allah SWT.

Beliau juga mengapresiasi kehadiran jajaran Forkopimcam Gebang beserta pengurus struktural NU. Menurutnya, sinergi antara ulama, umara, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat merupakan modal penting dalam menjaga kondusivitas daerah sekaligus memperkuat pendidikan karakter generasi muda.

Rangkaian acara semakin semarak dengan penampilan Grup Hadrah Ndodok Langit dari Desa Winong Lor yang menghibur para jamaah melalui lantunan shalawat. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh KHR Dawud Masykuri untuk memohon keberkahan bagi para masyayikh, kemaslahatan umat, serta keselamatan bangsa dan negara.

Kontributor: Misdiyono
Editor: Hardy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

MWCNU Gebang Hadiri Maulid Nabi di Pakem Krajan, KH Duri Ashari Kupas Filosofi Gerakan Shalat

16 Agustus 2026 - 00:52 WIB

Ketua PCNU Purworejo Tegaskan Pentingnya Menjaga Akidah Aswaja dalam Ngaji Aswaja Rijalul Ansor

14 Agustus 2026 - 21:40 WIB

Hadiri Muktamar Petani Nahdliyin, LPP PCNU Purworejo Bawa Suara Kedaulatan Petani ke PBNU

11 Agustus 2026 - 07:40 WIB

MWCNU Gebang Perkuat Konsolidasi, Bahas Bahsul Masail hingga Percepatan Sertifikasi Wakaf

10 Agustus 2026 - 19:08 WIB

LAZISNU PCNU Purworejo Bantu Korban Kebakaran Rumah di Wonotulus

10 Agustus 2026 - 18:26 WIB

Jelang Rencana Eksekusi Pondok Pesantren Minhajut Tholibin, Pemkab Purworejo Dorong Penundaan hingga Gugatan Perdata Diproses

6 Agustus 2026 - 17:18 WIB

Trending di Berita