Menu ✖

Mode Gelap
Dari Resolusi Jihad ke Revolusi Digital, Apel Hari Santri 2026 PCNU Purworejo Tegaskan Tantangan Santri Rajut Sinergi Lintas Sektoral, MWC NU Butuh Sukses Gelar Apel Hari Santri 2026 dan Majelis Shalawat 2.000 Warga Nahdliyin Meriahkan Jalan Sehat HSN 2026 MWCNU Loano, Sepeda Listrik Jadi Hadiah Utama MWCNU Gebang Matangkan Program Strategis, dari Kemandirian Ekonomi hingga Pendidikan PCNU Purworejo Salurkan Bantuan Khitan Gratis untuk Tiga Santri TPQ Lugosobo Ny. Fauziyah Laili Wasul Pimpin Muslimat NU Purworejo 2026-2031, Bidik Penguatan Kader dan Ranting

Berita

Ketiwijayan Bersholawat Perkokoh Nasionalisme Generasi Muda

badge-check


					Ketiwijayan Bersholawat Perkokoh Nasionalisme Generasi Muda Perbesar

BAYAN, nupurworejo.com – Pimpinan Anak Cabang GP Ansor Kecamatan Bayan bersama Syekhermania Anak Cabang (SMAC) Kecamatan Bayan menggelar kegiatan rutin salawat bareng bertajuk Ketiwijayan Bersholawat di Desa Ketiwijayan, Kecamatan Bayan, Selasa (2/6/2021) malam.

Kegiatan Ketiwijayan Bersholawat yang bersamaan dengan Peringatan Hari Kesaktian Pancasila itu digelar juga dalam rangka memperkokoh patriotisme serta nasionalisme generasi muda. Dalam kegiatan tersebut lantunan solawat diiringi oleh grup hadroh Syubbanul Musthofa.

Hadir sebagai pembicara KH Ahmad Abdul Haq Pengasuh Ponpes Sabilul Muttaqin Kalimiru. Selain itu hadir pula Habib Umar Al Atthas, KH. Nasir Chamid serta tokoh agama dan masyarakat sekitar.

Baca Juga 

Bedah Sejarah hingga Tebar Benih Ikan Semarakkan Syawalan Ansor Baledono

Ketua PAC GP Ansor Bayan, Ky Akhmad Burhani S Sy dalam sambutannya menyampaikan betapa pentingnya menjunjung tinggi Pancasila yang telah diperjuangkan oleh para pendiri bangsa serta para ulama-ulama saat itu.

“Pancasila harus ditegakkan dan diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan negara. Dan jangan sampai ada kewajibannya,” tulisnya.

Sementara itu, dalam ceramahnya, KH Ahmad Abdul Haq berpesan agar menampilkan identitas kita sebagai warga NU.

“Jangan malu menunjukkan identitas kita sebagai orang NU. Yang penting kita tetap tahlilan dan yasinan, jika ada orang yang lewat agar tahu, ini adalah basisnya orang NU,” pungkasnya.

Kontributor : Pengurus PAC GP Ansor Bayan
Editor : MH/AR/RA/LH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari Resolusi Jihad ke Revolusi Digital, Apel Hari Santri 2026 PCNU Purworejo Tegaskan Tantangan Santri

23 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Rajut Sinergi Lintas Sektoral, MWC NU Butuh Sukses Gelar Apel Hari Santri 2026 dan Majelis Shalawat

22 Oktober 2026 - 19:02 WIB

2.000 Warga Nahdliyin Meriahkan Jalan Sehat HSN 2026 MWCNU Loano, Sepeda Listrik Jadi Hadiah Utama

18 Oktober 2026 - 19:26 WIB

MWCNU Gebang Matangkan Program Strategis, dari Kemandirian Ekonomi hingga Pendidikan

11 Oktober 2026 - 20:29 WIB

PCNU Purworejo Salurkan Bantuan Khitan Gratis untuk Tiga Santri TPQ Lugosobo

11 Oktober 2026 - 09:24 WIB

Ny. Fauziyah Laili Wasul Pimpin Muslimat NU Purworejo 2026-2031, Bidik Penguatan Kader dan Ranting

21 September 2026 - 17:33 WIB

Trending di Berita