BAGELEN – Menjelang berakhirnya masa khidmat kepengurusan di berbagai tingkatan organisasi, sejumlah Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor di Kecamatan Bagelen mulai melaksanakan reorganisasi sebagai bagian dari proses kaderisasi dan regenerasi kepemimpinan organisasi.
Beberapa ranting yang telah memulai tahapan reorganisasi di antaranya PR GP Ansor Desa Bagelen, Bapangsari, Soko, dan Dadirejo. Agenda ini menjadi langkah penting untuk memastikan keberlangsungan organisasi sekaligus melahirkan kader-kader penerus yang siap melanjutkan perjuangan GP Ansor di tingkat desa.

Proses reorganisasi dilaksanakan melalui forum musyawarah anggota yang menjadi ruang evaluasi kepengurusan sebelumnya sekaligus pemilihan kepengurusan baru. Kegiatan tersebut berlangsung dengan mengedepankan prinsip musyawarah, demokrasi, dan semangat kebersamaan yang selama ini menjadi ciri khas organisasi kader Nahdlatul Ulama tersebut.
Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Bagelen, Muh Mustajib, mengatakan bahwa reorganisasi bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, melainkan momentum memperkuat soliditas kader serta menghadirkan energi baru dalam menjalankan program organisasi.
“Reorganisasi bukan akhir dari pengabdian, tetapi awal dari semangat baru untuk melanjutkan perjuangan. Jabatan boleh berganti, tetapi loyalitas, pengabdian, dan semangat berjuang harus tetap abadi,” ujarnya, Jumat (5/6/2026).







