Menu

Mode Gelap
Haul Syekh Maulana Maghribi di Ngaran Kaligesing Dihadiri Ribuan Jamaah dari Berbagai Daerah Workshop Pembuatan Modul Pembelajaran untuk Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Perencanaan Pembelajaran yang Berkualitas Pagar Nusa Purworejo Borong Medali di KEJURDA X Jawa Tengah 2026, Atlet Usia Dini Bersinar PC PMII Purworejo Gelar Mujahadah dan Santunan Anak Yatim untuk Semarakkan Muharram 1448 H Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, PRNU Desa Bener Gelar Pengajian Akbar dan Santunan Lewat Koin NU Pelepasan Siswa, Khotmil Qur’an, dan Pentas Seni Meriahkan Akhirussanah RA-MI Al Huda Karanggetas

Budaya

Di Tengah Modernisasi, Warga Girijoyo Kemiri Tetap Lestarikan Tradisi ‘Njenang’ Secara Gotong Royong

badge-check


					Di Tengah Modernisasi, Warga Girijoyo Kemiri Tetap Lestarikan Tradisi ‘Njenang’ Secara Gotong Royong Perbesar

KEMIRI – Tradisi njenang atau memasak jenang secara gotong royong masih terus bertahan di Dusun Ketaon, Desa Girijoyo, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Purworejo. Tradisi yang menjadi bagian dari rangkaian persiapan hajatan pernikahan ini kembali terlihat pada Sabtu (6/6/2026), saat puluhan warga berkumpul membantu salah satu keluarga yang akan menggelar acara pernikahan.

Sejak pagi hari, suasana kebersamaan tampak begitu kental. Asap dari tungku kayu mengepul di halaman rumah warga, sementara para tetangga bahu-membahu menyiapkan berbagai kebutuhan hajatan. Ada yang mendirikan tarub, menyiapkan konsumsi, mempersiapkan bahan-bahan jenang, hingga bergantian mengaduk adonan dalam wajan tembaga besar yang oleh warga setempat dikenal dengan sebutan jadi.

Bagi masyarakat Girijoyo, tradisi njenang bukan sekadar memasak makanan untuk kebutuhan hajatan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi dan menjaga semangat gotong royong yang telah diwariskan turun-temurun.

Salah seorang warga, Paimin (64), mengaku telah mengikuti tradisi njenang sejak usia muda dan hingga kini masih aktif membantu setiap kali ada tetangga yang menggelar hajatan.

“Sejak dulu remaja saya sering mengikuti njenang. Sampai sekarang usia 60-an tahun, insyaallah saya selalu aktif njenang jika dimintai rewang pada setiap hajatan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tahlilan: Bukan Sekadar Tradisi, tetapi Ikhtiar Merawat Kepedulian

3 Juni 2026 - 16:21 WIB

Dies Natalis ke-25 IAI An-Nawawi Purworejo, Rawat Nilai Pesantren Menuju Kampus Unggul

31 Mei 2026 - 18:29 WIB

Prosesi pemotongan tumpeng oleh Rektor IAIAN Purworejo dan Kepala Yasasan An-Nawawi.

Ngaji Budaya Wayang Santri di MWCNU Kutoarjo Kupas Filosofi Lir-Ilir

3 Mei 2026 - 23:57 WIB

Ngaji Budaya di Puspo, Ketua PCNU Promosikan STAINU Purworejo

14 April 2026 - 23:25 WIB

Kaligesing Hadirkan Demaji Ecopark, Taman Budaya Baru dengan Konsep Modern-Tradisional

1 September 2024 - 14:23 WIB

Trending di Budaya