Menu ✖

Mode Gelap
MWCNU Gebang Matangkan Program Strategis, dari Kemandirian Ekonomi hingga Pendidikan PCNU Purworejo Salurkan Bantuan Khitan Gratis untuk Tiga Santri TPQ Lugosobo Ny. Fauziyah Laili Wasul Pimpin Muslimat NU Purworejo 2026-2031, Bidik Penguatan Kader dan Ranting “Ora Ono Muslimat NU, NU Ora Ono” PW Muslimat Jateng Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Keberlanjutan NU LKKNU PW Jawa Tengah Lakukan Monitoring dan Evaluasi KUBE Penerima Bantuan Sosial di Kecamatan Bruno Wabup Dion Ajak Fatayat NU Ikut Aktif Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak

Berita

Tim Reaksi Cepat NU Peduli Salurkan Bantuan untuk Korbab Tanah Bergerak di Bruno

badge-check


					Tim Reaksi Cepat NU Peduli Salurkan Bantuan untuk Korbab Tanah Bergerak di Bruno Perbesar

Sabtu (16/01) TIM TRC NU PEDULI mengalirkan bantuan untuk korban tanah bergerak di desa Tegalsari Kaliwungu dusun Kalibang RT 3 RW 5 dan RT 5 RW 5.

Hujan lebat pada Jumat (15/01) mengakibatkan tanah amblas sedalam tiga meter di dua desa di Kecamatan Bruno, yakni Tegalsari dan Kaliwungu. Semula, musibah keretakan tanah hanya terjadi di beberapa titik saja di Tegalsari. Namun, keesokan harinya tanah terus bergerak dan merobohkan bangunan di atasnya. Bersyukur tidak ada korban jiwa dalam tragedi tersebut. Namun kerugian material mencapai puluhan juta rupiah.

Baca Juga :

LPBI NU BERSAMA MIKAT AL-KHIDMAH SALURKAN BANTUAN KORBAN TANAH LONGSOR DI KECAMATAN PITURUH

SINERGI ANSOR PEDULI DAN LPBI-NU PURWOREJO “KEPEDULIAN ADALAH KEWAJIBAN”

sedikitnya ada dua rumah rata dengan tanah. Salah seorang relawan, Hasanudin menuturkan setidaknya ada satu tempat ibadah dan belasan rumah penduduk lainya terancam longsor. Pasalnya, sampai saat berita ini ditulis, kondisi tanah masih labil dan memungkinkan terjadi longsor.

“Sekarang semua penghuni rumah yang berada di tempat rawan sudah diungsikan ke tempat yang lebih aman,” katanya.

bencana serupa terjadi beberapa saat setelah amblasnya tanah di Tegalsari, yakni di Desa Kaliwungu, tepatnya di dusun Kalibang RT 3 RW 5 dan RT 5 RW 5. Tanah amblas mengakibatkan sejumlah bangunan mengalami retakan parah. Terparah adalah rumah milik Fathurrohman (45) yang terpaksa harus di ungsikan ke rumah saudara yang lebih aman.

Saat ini, petugas sudah mengamankan lokasi bencana. Sejumlah warga yang ingin melihat lokasi kejadian dilarang memasuki area. Sampai saat ini puing belum di evakuasi. Mengingat adanya kemungkinan longsor susulan.

Ikut dalam giat ini NU Peduli, KH. Drs Farid Solihin M.MPd (Ketua PCNU), Yusuf Syafaat A.Md.Kep (Koordinator TRC NU Peduli), Nyai Madchan Anis (Ketua Muslimat), Rr. Nurul Komariah, S.Sos (Ketua Fatayat), Ky Habib Anwar (Ketua GP Ansor), Hari Raharjo (Ksatkorcab Banser), Alfin Zidni S,Pd (Kabid Ansor Peduli Sahabat), H. Muh Wazir, S.Ag (Ketua Lazisnu) Latif Ahadi (Sekretaris LPBI NU), memberikan bantuan logistik bantuan logistik dan materi untuk keperluan sementara para pengungsi tanah bergerak di Kecamatan Bruno.

“Jangan memandang isi dari apa yang kami bawa, namun dilihat kepedulian kami terhadap saudara yang terkena bencana alam ini. Semoga apa yang kami berikan bisa bermanfaat dan korban diberikan ketabahan dan kekuatan.” Ungkap Yusuf Koordinator TRC NU Peduli.

“Semoga tidak ada lagi bencana susulan yang terjadi diwilayah kecamatan Bruno. “pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

MWCNU Gebang Matangkan Program Strategis, dari Kemandirian Ekonomi hingga Pendidikan

11 Oktober 2026 - 20:29 WIB

PCNU Purworejo Salurkan Bantuan Khitan Gratis untuk Tiga Santri TPQ Lugosobo

11 Oktober 2026 - 09:24 WIB

Ny. Fauziyah Laili Wasul Pimpin Muslimat NU Purworejo 2026-2031, Bidik Penguatan Kader dan Ranting

21 September 2026 - 17:33 WIB

“Ora Ono Muslimat NU, NU Ora Ono” PW Muslimat Jateng Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Keberlanjutan NU

21 September 2026 - 11:15 WIB

LKKNU PW Jawa Tengah Lakukan Monitoring dan Evaluasi KUBE Penerima Bantuan Sosial di Kecamatan Bruno

14 September 2026 - 15:07 WIB

Wabup Dion Ajak Fatayat NU Ikut Aktif Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak

14 September 2026 - 15:03 WIB

Trending di Berita