Menu

Mode Gelap
LKKNU PW Jawa Tengah Lakukan Monitoring dan Evaluasi KUBE Penerima Bantuan Sosial di Kecamatan Bruno Wabup Dion Ajak Fatayat NU Ikut Aktif Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak Debat Kandidat PC IPNU-IPPNU Purworejo: Adu Gagasan, Berebut Amanah Kepemimpinan Songsong Transformasi Kampus Unggul, Pimpinan STAINU Purworejo Ikuti Pembinaan PTKIS se-Jawa Tengah di Semarang Bekal Dunia Saja Tak Cukup, Anak Perlu Dibekali Ilmu Agama Sejak Dini STAINU Purworejo Berikan Apresiasi kepada PAC GP Ansor Bagelen atas Peran Aktif Mempromosikan Kampus kepada Kader Ansor

Berita

Tingkatkan Moderasi Beragama, STAINU Purworejo Gelar Bedah Buku dan Sarasehan

badge-check


					Ketua STAINU Purworejo, M. Nasir saat menerima buku. Dok (Mahmudah/Warta Nahdliyyin) Perbesar

Ketua STAINU Purworejo, M. Nasir saat menerima buku. Dok (Mahmudah/Warta Nahdliyyin)

Purworejo, nupurworejo.com STAINU Purworejo bedah buku dan sarasehan moderasi beragama, diselenggarakan atas kerjasama dengan Badan Litbang dan Diklat Kemenag RI. Di Ruang Auditorium Kampus, Selasa (12/7).

Kegiatan tersebut mengambil tema “internalisasi nilai moderasi beragama secara holistik di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat”, dalam hal ini dihadiri oleh badan puslitbang Bimas Agama Balitbang Diklat Kementerian Agama RI (Rizki Riyadu Taufik S. Th.I, MA).

Turut hadir para narasumber sarasehan, banom NU Kabupaten Purworejo, penyuluh agama Purworejo, Pengurus PCNU beserta lembaga dan banomnya, Bupati (diwakilkan), perwakilan Polres, Kodim 0708 Purworejo.

Badan puslitbang Bimas Agama Balitbang Diklat Kementerian Agama RI Rizki Riyadu Taufik menambahkan bahwa moderasi beragama merupakan produk asli dari kami yang terbit pd thn 2019, dengan bangga Bapak Jokowi dijadikan sebagai RPJMN.

“Rencana pembangunan jangka menengah, seluruh lembaga negara yang ada di Indonesia, seluruh provinsi dan kabupaten/kota yang ada di Indonesia wajib menyertakan program-program moderasi beragama,” bebernya.

Sarasehan moderasi beragama di bawakan oleh dosen abdul aziz selaku moderator. Narasumbernya yaitu Dr. M. Mibtadin, S.Fil.I, M.Si, Rr. Nurul Komariyah, S.Sos, M.Ap dan Dr. M. Djamal, M.Pd.

Dalam penyampaiannya, Dr. M. Mibtadin mengatakan, beragama itu harus keras pada diri kita dan lembut pada orang lain. “Artinya kita harus berjuang dengan kekuatan dan arus bersungguh2 demi memperjuangkan agama kita,” ucap Dr. M. Mibtadin, S.Fik.I, M.Si.

Kontributor: Mahmudah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

LKKNU PW Jawa Tengah Lakukan Monitoring dan Evaluasi KUBE Penerima Bantuan Sosial di Kecamatan Bruno

14 September 2026 - 15:07 WIB

Wabup Dion Ajak Fatayat NU Ikut Aktif Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak

14 September 2026 - 15:03 WIB

Debat Kandidat PC IPNU-IPPNU Purworejo: Adu Gagasan, Berebut Amanah Kepemimpinan

12 September 2026 - 23:25 WIB

Songsong Transformasi Kampus Unggul, Pimpinan STAINU Purworejo Ikuti Pembinaan PTKIS se-Jawa Tengah di Semarang

12 September 2026 - 23:07 WIB

Bekal Dunia Saja Tak Cukup, Anak Perlu Dibekali Ilmu Agama Sejak Dini

31 Agustus 2026 - 08:23 WIB

STAINU Purworejo Berikan Apresiasi kepada PAC GP Ansor Bagelen atas Peran Aktif Mempromosikan Kampus kepada Kader Ansor

31 Agustus 2026 - 07:15 WIB

Trending di Berita