PITURUH – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Pituruh kembali menggelar kegiatan rutin Lailatul Ijtima’ di Dukuh Sitawon, Desa Kalijering, Kecamatan Pituruh, Sabtu malam Ahad (6/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 20.00 hingga 23.30 WIB tersebut dihadiri Rois Syuriah MWC NU Pituruh KH Imam Aswani Muttaqin, Ketua Tanfidziyah MWC NU Pituruh KH Muh Iskandar, M.Ag, jajaran pengurus MWC NU, pengurus ranting NU se-Kecamatan Pituruh, serta badan otonom NU seperti Muslimat NU dan Fatayat NU.

Antusiasme warga Nahdliyin terlihat dari banyaknya jamaah yang hadir mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai. Menariknya, lokasi acara yang berada di wilayah dengan akses jalan cukup menantang membuat panitia menyediakan transportasi berupa truk untuk mengangkut jamaah menuju lokasi kegiatan.
Dalam sesi bahtsul masail, salah satu pembahasan yang mengemuka adalah hukum menggunakan telepon genggam saat berada di kamar mandi atau WC ketika buang hajat. Narasumber, Ustadz Irfan, menjelaskan bahwa penggunaan telepon genggam dalam kondisi tersebut hukumnya makruh sehingga sebaiknya dihindari apabila tidak ada kebutuhan yang mendesak.
Selain kajian keagamaan, Ketua Tanfidziyah MWC NU Pituruh KH Muh Iskandar juga menyampaikan informasi mengenai program strategis PCNU Purworejo, yakni rencana pembangunan Masjid KH Hasyim Asy’ari. Dalam kesempatan itu, ia mengajak seluruh jamaah untuk mendukung dan berpartisipasi dalam pembangunan masjid tersebut.
“Kami mengajak seluruh warga Nahdliyin untuk bersama-sama mendukung pembangunan Masjid KH Hasyim Asy’ari sebagai salah satu pusat kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program organisasi, pada kegiatan tersebut juga dilakukan penggalangan infaq dari jamaah yang hadir.
Lailatul Ijtima’ merupakan agenda rutin MWC NU Pituruh yang menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperdalam wawasan keagamaan, serta memperkuat koordinasi antar pengurus dan warga Nahdliyin di wilayah Kecamatan Pituruh.







