PURWOREJO, Warta Nahdliyin – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Purworejo bergerak cepat untuk mengonsolidasikan organisasi. Melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Gabungan Harian Syuriah dan Tanfidziyah yang digelar di Dalem Rais Syuriah KH. Dawud Masykuri, Kompleks Pondok Pesantren Ma’unah Plaosan, Purworejo, Jumat (10/7/2026), PCNU secara resmi menetapkan arah kebijakan organisasi untuk periode 2026-2027.
Rapat yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh jajaran Harian Syuriah dan Harian Tanfidziyah PCNU Purworejo. Forum ini menjadi wadah strategis untuk merumuskan langkah-langkah taktis dalam mewujudkan program kerja yang memberikan manfaat nyata bagi kemaslahatan umat.

Ketua Tanfidziyah PCNU Purworejo, KH. Muhammad Haekal, S.Pd.I., menegaskan bahwa seluruh jajaran pengurus berkomitmen untuk mempercepat pelaksanaan program kerja. Menurutnya, fokus utama PCNU Purworejo dalam satu tahun ke depan adalah mengeksekusi program-program prioritas secara terukur dan berkelanjutan.
“Selain melanjutkan program yang telah berjalan, seperti Bahtsul Masail oleh LBM, Bukhoren oleh LDNU, dan Ngaji Budaya oleh Lesbumi, kami akan memfokuskan perhatian pada pelaksanaan program prioritas periode 2026–2027. Ini merupakan momentum akselerasi bagi PCNU Purworejo untuk menuntaskan berbagai rintisan strategis yang telah direncanakan,” ujar KH. Muhammad Haekal dalam arahannya.
Dalam rakor tersebut, disepakati lima klaster program prioritas yang akan menjadi fokus PCNU Purworejo selama satu tahun ke depan, yaitu:
- Pendidikan Unggulan, melalui perintisan madrasah atau sekolah unggulan NU yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.
- Kesehatan Umat, melalui inisiasi pendirian Klinik NU sebagai layanan kesehatan masyarakat di tingkat cabang.
- Kemandirian Ekonomi, melalui penguatan sektor ekonomi jam’iyah guna mewujudkan kemandirian organisasi secara finansial.
- Optimalisasi ZIS, melalui peningkatan tata kelola, penghimpunan, dan pendistribusian (pentasharufan) dana zakat, infak, dan sedekah melalui jaringan Lazisnu Purworejo.
- Inventarisasi dan Penyelamatan Aset, melalui optimalisasi tata kelola tanah wakaf dan aset-aset NU di seluruh Kabupaten Purworejo.
Sementara itu, Rais Syuriah PCNU Purworejo, KH. Dawud Masykuri, memberikan restu sekaligus wejangan agar seluruh pengurus senantiasa menjaga soliditas, kekompakan, dan keikhlasan dalam berkhidmat kepada organisasi serta umat.
Selaku Pengasuh Pondok Pesantren Ma’unah Plaosan, beliau juga menyambut baik sinergi yang terus terjalin antara kepemimpinan struktural Tanfidziyah dan bimbingan keulamaan Syuriah. Menurutnya, kolaborasi yang harmonis tersebut menjadi modal utama dalam mewujudkan kemaslahatan warga Nahdlatul Ulama di Kabupaten Purworejo.
Kontributor: Alfin Zidni







