Sementara itu, PJ Ketua Tanfidziyah MWC NU Kemiri, Kiai Afif Jaelani, dalam arahannya menyampaikan empat prinsip penting yang harus menjadi pegangan warga Nahdliyin.
Pertama, Atsiqotu bin Nahdlatil Ulama, yaitu meyakini NU sebagai pedoman dan tuntunan. Kedua, Al-Ma’rifatu wal Istiqonu bin Nahdlatil Ulama, yakni terus mempelajari pengetahuan dan pemahaman ke-NU-an. Ketiga, Al-Amalu bi Ta’alimi Nahdlatil Ulama, yaitu mengamalkan ajaran-ajaran NU dalam kehidupan sehari-hari. Keempat, Al-Jihadu fi Sabili Nahdlatil Ulama, yakni berjuang untuk melestarikan dan mengembangkan ajaran Nahdlatul Ulama.

Menurutnya, keempat prinsip tersebut menjadi fondasi penting bagi para pengurus dan warga NU dalam menjaga eksistensi organisasi sekaligus memperkuat peran NU di tengah masyarakat.
Kegiatan selapanan ditutup dengan musyawarah dan diskusi ringan terkait penguatan program keagamaan serta strategi meningkatkan partisipasi warga Nahdliyin dalam berbagai kegiatan organisasi. Melalui forum rutin ini, MWC NU Kemiri berharap koordinasi antar pengurus semakin solid dan mampu mendorong tumbuhnya berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat.







