Purworejo – Musibah kebakaran menimpa sebuah rumah warga di Desa Kaliboto, RW 4, Kecamatan Bener, Purworejo, pada Selasa (22/7/2025) sekitar pukul 09.00 WIB. Rumah milik Bapak Tukul tersebut hangus terbakar akibat api yang diduga berasal dari tungku kayu tradisional yang belum sepenuhnya padam.
Menurut keterangan warga, sebelum kejadian Bapak Tukul memasak air menggunakan tungku (luweng), lalu meninggalkan rumah untuk bekerja di lahan tetangga. Diduga bara api yang tersisa memicu percikan hingga menyambar tumpukan kayu kering di sekitar dapur. Api kemudian membesar dan membakar sebagian besar bangunan rumah.

Kobaran api pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat kepulan asap. Mereka berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran. Dua unit mobil pemadam dikerahkan ke lokasi dan berhasil menjinakkan api setelah beberapa waktu.
Akibat kebakaran ini, dapur yang terbuat dari kayu dan bambu ludes terbakar. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah, termasuk uang tunai sekitar Rp10 juta yang ikut hangus.
Kepedulian Dunia Pendidikan
SMK Ma’arif NU 1 Bener, yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi kejadian, menunjukkan kepeduliannya dengan menggalang donasi untuk korban. Kepala SMK Ma’arif NU 1 Bener, M. Churdaini, S.Pd.I., M.Pd., menginisiasi penggalangan dana yang melibatkan siswa, guru, dan seluruh civitas akademika.
“Penggalangan donasi ini bukan hanya bantuan materi, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter untuk menanamkan rasa empati dan kepedulian sosial kepada siswa,” ujar Churdaini.
Bantuan yang terkumpul diserahkan langsung kepada Bapak Tukul pada Jumat pagi (25/7/2025). Penyerahan dilakukan oleh perwakilan Guru, OSIS, IPNU, dan IPPNU SMK Ma’arif NU 1 Bener.
Langkah ini menjadi contoh nyata peran dunia pendidikan dalam menanamkan nilai kemanusiaan kepada generasi muda. “Kami berharap kepedulian ini menjadi pembelajaran berharga bagi siswa agar tumbuh menjadi pribadi yang berakhlakul karimah,” tambah Churdaini.






