Menu

Mode Gelap
Bekal Dunia Saja Tak Cukup, Anak Perlu Dibekali Ilmu Agama Sejak Dini STAINU Purworejo Berikan Apresiasi kepada PAC GP Ansor Bagelen atas Peran Aktif Mempromosikan Kampus kepada Kader Ansor Ketua PC Fatayat NU Purworejo Ajak Perempuan Muda Perkuat Kepemimpinan Humanis di Harlah PAC Fatayat NU Kaligesing Pengajian Selapanan Ahad Pon di Semagung, KH Khabib Anwar Sampaikan Empat Tanda Wong Bejo Dunyo Akhirat Peringati Maulid Nabi 1448 H, Warga Kaliboto Teladani Akhlak Rasulullah dan Perkuat Tali Silaturahmi Hadiri Muktamar Ke-35 NU, LPTNU Purworejo Komitmen Wujudkan PTNU Unggul dan Berkarakter Aswaja

Budaya

Dies Natalis ke-25 IAI An-Nawawi Purworejo, Rawat Nilai Pesantren Menuju Kampus Unggul

badge-check


					Dies Natalis ke-25 IAI An-Nawawi Purworejo, Rawat Nilai Pesantren Menuju Kampus Unggul Perbesar

Purworejo— Memasuki usia seperempat abad, Institut Agama Islam (IAI) An-Nawawi Purworejo terus memantapkan langkahnya menuju perguruan tinggi yang unggul berakar nilai pesantren. Visi besar ini disampaikan oleh Rektor IAI An-Nawawi, Hj. Ashfa Khoirun Nisa’, pada malam puncak peringatan yang berlangsung Sabtu (30/05/2026) di Auditorium K.H. Nawawi Shiddieq.

“Ke depan, kita memiliki cita-cita besar. Kita ingin menjadikan Institut Agama Islam An-Nawawi Purworejo sebagai institut yang unggul, adaptif, berdaya saing, dan berakar kuat pada nilai-nilai pesantren,” ujarnya.

Dalam menghadapi perkembangan teknologi yang pesat dan harapan masyarakat yang tinggi, Irun mengingatkan pentingnya membangun ekosistem kerja yang sehat. Baginya, kesuksesan institusi merupakan buah dari komitmen kolektif, bukan kerja individu.

“Tantangan pendidikan hari ini semakin kompleks. Kita hidup di era perubahan yang sangat cepat. Teknologi berkembang pesat. Dunia kerja berubah. Harapan masyarakat terhadap perguruan tinggi juga semakin tinggi. Karena itu, tidak ada satu bagian pun yang bisa bekerja sendiri. Kualitas suatu institusi tidak ditentukan oleh satu orang, tetapi oleh budaya kolektif yang dibangun bersama,” terang Irun.

Irun tidak menampik bahwa jalan menuju visi besar tersebut akan penuh dengan tantangan. Namun, ia optimis seluruh rintangan akan bisa dilalui jika seluruh elemen kampus mampu menjaga semangat kolektivitas.

“Perjalanan menuju cita-cita tersebut tentu tidak mudah. Saya percaya, selama kita menjaga semangat kebersamaan, saling mendukung, saling menguatkan dan saling menghargai, tidak ada tantangan yang terlalu besar untuk kita hadapi bersama,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bekal Dunia Saja Tak Cukup, Anak Perlu Dibekali Ilmu Agama Sejak Dini

31 Agustus 2026 - 08:23 WIB

STAINU Purworejo Berikan Apresiasi kepada PAC GP Ansor Bagelen atas Peran Aktif Mempromosikan Kampus kepada Kader Ansor

31 Agustus 2026 - 07:15 WIB

Ketua PC Fatayat NU Purworejo Ajak Perempuan Muda Perkuat Kepemimpinan Humanis di Harlah PAC Fatayat NU Kaligesing

31 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Pengajian Selapanan Ahad Pon di Semagung, KH Khabib Anwar Sampaikan Empat Tanda Wong Bejo Dunyo Akhirat

31 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Peringati Maulid Nabi 1448 H, Warga Kaliboto Teladani Akhlak Rasulullah dan Perkuat Tali Silaturahmi

31 Agustus 2026 - 07:02 WIB

Hadiri Muktamar Ke-35 NU, LPTNU Purworejo Komitmen Wujudkan PTNU Unggul dan Berkarakter Aswaja

30 Agustus 2026 - 09:58 WIB

Trending di Berita