Menu

Mode Gelap
Public Speaking Bakal Digantikan AI? IAI An-Nawawi Purworejo Kupas Tuntas di Workshop Internasional Rakor MWCNU Gebang Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Khidmah Nahdliyin Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Purworejo Siap Kawal Keputusan Strategis untuk Umat Penyelamatan Aset dan Kemandirian Finansial Jadi Sorotan Rakor Gabungan PCNU Purworejo PCNU Purworejo Tancap Gas, Tetapkan 5 Program Prioritas Akselerasi Periode 2026-2027 Kiai Haekal: Jaga 3 Pilar Pesantren Demi Masa Depan NU di Era Digital

Budaya

Dies Natalis ke-25 IAI An-Nawawi Purworejo, Rawat Nilai Pesantren Menuju Kampus Unggul

badge-check


					Dies Natalis ke-25 IAI An-Nawawi Purworejo, Rawat Nilai Pesantren Menuju Kampus Unggul Perbesar

Purworejo— Memasuki usia seperempat abad, Institut Agama Islam (IAI) An-Nawawi Purworejo terus memantapkan langkahnya menuju perguruan tinggi yang unggul berakar nilai pesantren. Visi besar ini disampaikan oleh Rektor IAI An-Nawawi, Hj. Ashfa Khoirun Nisa’, pada malam puncak peringatan yang berlangsung Sabtu (30/05/2026) di Auditorium K.H. Nawawi Shiddieq.

“Ke depan, kita memiliki cita-cita besar. Kita ingin menjadikan Institut Agama Islam An-Nawawi Purworejo sebagai institut yang unggul, adaptif, berdaya saing, dan berakar kuat pada nilai-nilai pesantren,” ujarnya.

Dalam menghadapi perkembangan teknologi yang pesat dan harapan masyarakat yang tinggi, Irun mengingatkan pentingnya membangun ekosistem kerja yang sehat. Baginya, kesuksesan institusi merupakan buah dari komitmen kolektif, bukan kerja individu.

“Tantangan pendidikan hari ini semakin kompleks. Kita hidup di era perubahan yang sangat cepat. Teknologi berkembang pesat. Dunia kerja berubah. Harapan masyarakat terhadap perguruan tinggi juga semakin tinggi. Karena itu, tidak ada satu bagian pun yang bisa bekerja sendiri. Kualitas suatu institusi tidak ditentukan oleh satu orang, tetapi oleh budaya kolektif yang dibangun bersama,” terang Irun.

Irun tidak menampik bahwa jalan menuju visi besar tersebut akan penuh dengan tantangan. Namun, ia optimis seluruh rintangan akan bisa dilalui jika seluruh elemen kampus mampu menjaga semangat kolektivitas.

“Perjalanan menuju cita-cita tersebut tentu tidak mudah. Saya percaya, selama kita menjaga semangat kebersamaan, saling mendukung, saling menguatkan dan saling menghargai, tidak ada tantangan yang terlalu besar untuk kita hadapi bersama,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Public Speaking Bakal Digantikan AI? IAI An-Nawawi Purworejo Kupas Tuntas di Workshop Internasional

21 Juli 2026 - 01:24 WIB

Rakor MWCNU Gebang Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Khidmah Nahdliyin

19 Juli 2026 - 19:35 WIB

Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Purworejo Siap Kawal Keputusan Strategis untuk Umat

13 Juli 2026 - 18:48 WIB

Penyelamatan Aset dan Kemandirian Finansial Jadi Sorotan Rakor Gabungan PCNU Purworejo

13 Juli 2026 - 18:37 WIB

PCNU Purworejo Tancap Gas, Tetapkan 5 Program Prioritas Akselerasi Periode 2026-2027

13 Juli 2026 - 17:43 WIB

Kiai Haekal: Jaga 3 Pilar Pesantren Demi Masa Depan NU di Era Digital

12 Juli 2026 - 00:06 WIB

Trending di Berita