Menu

Mode Gelap
Kiai Haekal: Jaga 3 Pilar Pesantren Demi Masa Depan NU di Era Digital Gelar Sambang Pesantren, RMI PWNU Jateng Gandeng RMI PCNU Purworejo Luncurkan Gerakan Pesantrenku Aman dan Standardisasi Pola Asuh Haul Syekh Maulana Maghribi di Ngaran Kaligesing Dihadiri Ribuan Jamaah dari Berbagai Daerah Workshop Pembuatan Modul Pembelajaran untuk Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Perencanaan Pembelajaran yang Berkualitas Pagar Nusa Purworejo Borong Medali di KEJURDA X Jawa Tengah 2026, Atlet Usia Dini Bersinar PC PMII Purworejo Gelar Mujahadah dan Santunan Anak Yatim untuk Semarakkan Muharram 1448 H

Berita

Misdiyono, Kader NU Penganyam Bambu dari Purworejo yang Menembus Pasar Nasional hingga Mancanegara

badge-check


					Misdiyono, Kader NU Penganyam Bambu dari Purworejo yang Menembus Pasar Nasional hingga Mancanegara Perbesar

 

Dalam memenuhi permintaan pasar, Misdiyono kerap menggandeng perajin dari sejumlah kecamatan lain seperti Bener, Loano, dan Kemiri.

Berbagai produk anyaman yang sudah dibuat lebih dari 50acam

Kolaborasi itu dilakukan terutama saat menerima pesanan dalam jumlah besar.

Namun di balik keberhasilannya, ia mengakui masih menghadapi tantangan, terutama keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki keterampilan anyaman tingkat lanjut.

“Sebagian warga sekitar baru bisa membuat besek dan kepang, sementara pasar sekarang menginginkan produk yang lebih variatif seperti basket laundry. Jadi perlu pelatihan dan pendampingan agar keterampilan mereka meningkat,” katanya.

Tak hanya fokus pada usaha, Misdiyono juga aktif berbagi ilmu. Ia kerap diundang berbagai sekolah mulai tingkat SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi untuk mengisi kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

Dalam kegiatan tersebut, ia mengenalkan potensi bambu sebagai produk kreatif sekaligus media pembelajaran kewirausahaan dan pelestarian budaya lokal.

Pengalamannya sebagai narasumber bahkan telah membawanya ke berbagai kota seperti Jakarta, Semarang, Tegal, Kebumen, dan sejumlah daerah lainnya. Kehadirannya memberikan inspirasi bahwa kerajinan tradisional tetap memiliki masa depan jika dikembangkan dengan inovasi dan semangat belajar.

Terbaru, Misdiyono mengikuti Training of Trainer (TOT) Nasional di Denpasar, Bali. Dalam pelatihan tersebut, ia mempelajari pengelolaan bambu dari hulu hingga hilir secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kiai Haekal: Jaga 3 Pilar Pesantren Demi Masa Depan NU di Era Digital

12 Juli 2026 - 00:06 WIB

Gelar Sambang Pesantren, RMI PWNU Jateng Gandeng RMI PCNU Purworejo Luncurkan Gerakan Pesantrenku Aman dan Standardisasi Pola Asuh

11 Juli 2026 - 23:37 WIB

Haul Syekh Maulana Maghribi di Ngaran Kaligesing Dihadiri Ribuan Jamaah dari Berbagai Daerah

2 Juli 2026 - 18:00 WIB

Workshop Pembuatan Modul Pembelajaran untuk Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Perencanaan Pembelajaran yang Berkualitas

2 Juli 2026 - 17:29 WIB

Pagar Nusa Purworejo Borong Medali di KEJURDA X Jawa Tengah 2026, Atlet Usia Dini Bersinar

2 Juli 2026 - 17:23 WIB

PC PMII Purworejo Gelar Mujahadah dan Santunan Anak Yatim untuk Semarakkan Muharram 1448 H

27 Juni 2026 - 18:09 WIB

Trending di Berita