Ia mengingatkan bahwa amanah menjadi pengurus NU merupakan bentuk kepercayaan yang harus disyukuri dan dijalankan dengan sungguh-sungguh.
“Tidak semua warga NU mendapat amanah menjadi pengurus. Karena itu niatkan menjadi pengurus untuk menuntut ilmu, memperluas silaturahmi, dan menjalankan tugas utama NU, yaitu menjaga, melestarikan, serta mensyiarkan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah,” katanya.

Muhammad Haekal juga meminta seluruh pengurus segera menyelenggarakan musyawarah kerja untuk menyusun program yang sesuai kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, NU memiliki banyak bidang pengabdian yang dapat dikembangkan, mulai dari pendidikan, pemberdayaan ekonomi, penguatan keluarga, pengelolaan zakat melalui Lazisnu, pengembangan pesantren, hingga mitigasi dan penanggulangan bencana.
“Setelah dilantik, segera lakukan rapat kerja dan susun program prioritas. Jalankan sesuai kebutuhan wilayah masing-masing agar NU mampu menjawab tantangan zaman dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pesannya.
Sementara itu, Camat Purwodadi, Veny Yudha Apriyani, menyampaikan dukungannya terhadap kepengurusan baru MWCNU Purwodadi.
Ia berharap seluruh pengurus yang telah dilantik dapat menjalankan amanah dengan baik serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Saya menyambut baik pelantikan ini dan mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dilantik. Semoga dapat menjalankan amanah dengan baik dan memberikan manfaat bagi NU maupun masyarakat Kecamatan Purwodadi,” ujarnya.








