Menu

Mode Gelap
Jamaah Haji KBIHNU Ziarah Jannatul Ma’la Lailatul Ijtima’ MWC NU Pituruh di Dukuh Sitawon, Jamaah Tempuh Medan Ekstrem dengan Truk Berdayakan Perempuan, PAC Fatayat Purworejo Gelar Pelatihan Menjahit Bersama BLK Semangat Berbagi untuk Sesama, MWCNU Pituruh Sukses Selenggarakan Donor Darah dan Berhasil Himpun 26 Kantong Darah Sambut Muharram 1448 H, Muslimat NU Krendetan Gelar Selapanan dan Pengajian Bersama Kyai Choirul Anwar KH M. Yusuf Chudori: Jika 40 Hari Tidak Ngaji dan Tidak Berkumpul dengan Ulama, Hati Bisa Menjadi Keras

Berita

AKK: Gus Hakim adalah Sahabat Sekaligus Guru Saya

badge-check


					AKK: Gus Hakim adalah Sahabat Sekaligus Guru Saya Perbesar

LOANO, (nupurworejo.com) — Wafatnya Rais Syuriah PCNU Kabupaten Purworejo yang juga Pengasuh Ponspes Nuril Al Anwar, KHR Abdul Chakim Chamid di usia yang relatif muda meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, sanak saudara, para santri tak terkecuali para sahabatnya.

Salah satu sahabat karib, H Abdul Kadir Karding, anggota DPR RI dalam sambutannya menyambut kepergian Gus Hakim meninggalkan banyak pesan teladan yang ditinggalkan. Hal itu, disampaikan oleh Sahabat dekat, Anggota DPR RI, H. Abdul Kadir Karding, S.Pi., M.Si. saat mengisi sambutan dalam Tahlil dan Do’a Virtual, Rabu (21/07/2021) malam.

Baca juga

Tujuh Hari Meninggalnya Gus Hakim Digelar Secara Online dan Offline

“Gus Hakim, bagi saya pribadi merupakan sosok sahabat, teman dan guru saya dalam berbagai hal. Saya mengenal beliau sejak tahun 1999 sampai saat ini. Hubungan kami sangat baik dan tidak pernah bermasalah. Itulah, dalam menjaga hal persahabatan dan persaudaraan, beliau termasuk orang yang memiliki komitmen yang baik, dalam hal bersaudara, bersahabat dan berkawan,” katanya.

Dijelaskan Karding, Sepanjang 22 Tahun ini banyak belajar dari sosok Gus Chakim, baik dari ilmu agama maupun ilmu sosial berpolitik. Beliau, selain alim juga gigihnya menjaga adab dan terpenting beliaulah banyak menginspirasi, memotivasi untuk saya, dalam kemasyarakatan dan sosial berpolitik. Salah satu orang yang setia dan menasihati saya adalah Gus Chakim.

Gus Chakim wafat, merupakan kepergian yang sangat besar bagi saya pribadi. Terkahir saya komunitas sekitar 1 bulan yang lalu. Beliau masih sering memberikan saya Arah-arahan dan ide-ide sebagaimana yang harus saya lakukan, sebagai anggota DPR sebagai dan kader Nahdlatul Ulama ,” jelas Karding.

Dikatakan, sepanjang hidup saya Gus Chakimlah orang yang sangat-sangat peduli dengan pendidikan Pondok Pesantren. Perhatiannya terhadap pesantren sangat luar biasa.

“Untuk itu, tentunya saya sangat berharap. Hubungan baik ini terus terjalin, dimana pondok pesantren maron yang terus berkembang, dibawah nantinya Gus Rofiq dan Gus Mahfud. Dalam hal ini, Kami Insyaallah turut berupaya semaksimal mungkin, bagaimana amanah dalam pesantren terus berkembang ilmu, dan cita-cita beliau harus terus berkembang,” tuturnya.

Lebih lanjut, semoga Gus Chakim termasuk husnul khòtimah di sisi Allah SWT. Karena Gus Chakim merupakan orang yang baik yang jujur.

“Beliaulah orang yang banyak memberikan manfaat dan berkah bagi agama, pendidikan,” pungkasnya.

Pewarta : Achmad Rohadi
Editor : MH/RA/LH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. Anonim

    Almarhum Gus chakim lurus dan luar biasa. Beliau satu satu Kyai yng peduli terhadap anak yatimpi yng sy asuh. Bukti bukan teori.

    Reply
semua sudah ditampilkan
Baca Lainnya

Jamaah Haji KBIHNU Ziarah Jannatul Ma’la

11 Juni 2026 - 08:13 WIB

Lailatul Ijtima’ MWC NU Pituruh di Dukuh Sitawon, Jamaah Tempuh Medan Ekstrem dengan Truk

8 Juni 2026 - 13:14 WIB

Berdayakan Perempuan, PAC Fatayat Purworejo Gelar Pelatihan Menjahit Bersama BLK

8 Juni 2026 - 13:10 WIB

Semangat Berbagi untuk Sesama, MWCNU Pituruh Sukses Selenggarakan Donor Darah dan Berhasil Himpun 26 Kantong Darah

8 Juni 2026 - 13:08 WIB

Sambut Muharram 1448 H, Muslimat NU Krendetan Gelar Selapanan dan Pengajian Bersama Kyai Choirul Anwar

8 Juni 2026 - 10:46 WIB

Pelantikan Tiga Banom NU Warnai Selapanan Ahad Kliwon MWCNU Kutoarjo

7 Juni 2026 - 21:40 WIB

Trending di Berita