Menu

Mode Gelap
Ubah Sampah Jadi Berkah hingga Go Digital, Puluhan Pesantren NU di Purworejo Ikuti Sarasehan RMI NU PMII Imam Puro Gelar Sekolah Aswaja 2026, Cetak Trainer Ideologi di Era Digital Ngaji Budaya Wayang Santri di MWCNU Kutoarjo Kupas Filosofi Lir-Ilir Pelantikan MWCNU Kutoarjo dan Muslimat NU Semawung Kembaran Teguhkan Komitmen Khidmah dan Kemanfaatan bagi Masyarakat Ansor Goes to Japan! Program Baru PC Ansor Purworejo Bidik Peluang Kerja Internasional Atap Rumah Sahabat Ansor Runtuh, Tim Media NU Purworejo Ajak Masyarakat Ulurkan Tangan

Berita

AKK: Gus Hakim adalah Sahabat Sekaligus Guru Saya

badge-check


					AKK: Gus Hakim adalah Sahabat Sekaligus Guru Saya Perbesar

LOANO, (nupurworejo.com) — Wafatnya Rais Syuriah PCNU Kabupaten Purworejo yang juga Pengasuh Ponspes Nuril Al Anwar, KHR Abdul Chakim Chamid di usia yang relatif muda meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, sanak saudara, para santri tak terkecuali para sahabatnya.

Salah satu sahabat karib, H Abdul Kadir Karding, anggota DPR RI dalam sambutannya menyambut kepergian Gus Hakim meninggalkan banyak pesan teladan yang ditinggalkan. Hal itu, disampaikan oleh Sahabat dekat, Anggota DPR RI, H. Abdul Kadir Karding, S.Pi., M.Si. saat mengisi sambutan dalam Tahlil dan Do’a Virtual, Rabu (21/07/2021) malam.

Baca juga

Tujuh Hari Meninggalnya Gus Hakim Digelar Secara Online dan Offline

“Gus Hakim, bagi saya pribadi merupakan sosok sahabat, teman dan guru saya dalam berbagai hal. Saya mengenal beliau sejak tahun 1999 sampai saat ini. Hubungan kami sangat baik dan tidak pernah bermasalah. Itulah, dalam menjaga hal persahabatan dan persaudaraan, beliau termasuk orang yang memiliki komitmen yang baik, dalam hal bersaudara, bersahabat dan berkawan,” katanya.

Dijelaskan Karding, Sepanjang 22 Tahun ini banyak belajar dari sosok Gus Chakim, baik dari ilmu agama maupun ilmu sosial berpolitik. Beliau, selain alim juga gigihnya menjaga adab dan terpenting beliaulah banyak menginspirasi, memotivasi untuk saya, dalam kemasyarakatan dan sosial berpolitik. Salah satu orang yang setia dan menasihati saya adalah Gus Chakim.

Gus Chakim wafat, merupakan kepergian yang sangat besar bagi saya pribadi. Terkahir saya komunitas sekitar 1 bulan yang lalu. Beliau masih sering memberikan saya Arah-arahan dan ide-ide sebagaimana yang harus saya lakukan, sebagai anggota DPR sebagai dan kader Nahdlatul Ulama ,” jelas Karding.

Dikatakan, sepanjang hidup saya Gus Chakimlah orang yang sangat-sangat peduli dengan pendidikan Pondok Pesantren. Perhatiannya terhadap pesantren sangat luar biasa.

“Untuk itu, tentunya saya sangat berharap. Hubungan baik ini terus terjalin, dimana pondok pesantren maron yang terus berkembang, dibawah nantinya Gus Rofiq dan Gus Mahfud. Dalam hal ini, Kami Insyaallah turut berupaya semaksimal mungkin, bagaimana amanah dalam pesantren terus berkembang ilmu, dan cita-cita beliau harus terus berkembang,” tuturnya.

Lebih lanjut, semoga Gus Chakim termasuk husnul khòtimah di sisi Allah SWT. Karena Gus Chakim merupakan orang yang baik yang jujur.

“Beliaulah orang yang banyak memberikan manfaat dan berkah bagi agama, pendidikan,” pungkasnya.

Pewarta : Achmad Rohadi
Editor : MH/RA/LH

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ubah Sampah Jadi Berkah hingga Go Digital, Puluhan Pesantren NU di Purworejo Ikuti Sarasehan RMI NU

17 Mei 2026 - 17:42 WIB

PMII Imam Puro Gelar Sekolah Aswaja 2026, Cetak Trainer Ideologi di Era Digital

16 Mei 2026 - 19:40 WIB

Ngaji Budaya Wayang Santri di MWCNU Kutoarjo Kupas Filosofi Lir-Ilir

3 Mei 2026 - 23:57 WIB

Pelantikan MWCNU Kutoarjo dan Muslimat NU Semawung Kembaran Teguhkan Komitmen Khidmah dan Kemanfaatan bagi Masyarakat

3 Mei 2026 - 22:24 WIB

Ansor Goes to Japan! Program Baru PC Ansor Purworejo Bidik Peluang Kerja Internasional

3 Mei 2026 - 19:12 WIB

Atap Rumah Sahabat Ansor Runtuh, Tim Media NU Purworejo Ajak Masyarakat Ulurkan Tangan

1 Mei 2026 - 14:12 WIB

Trending di Berita