Menu

Mode Gelap
Ny. Fauziyah Laili Wasul Pimpin Muslimat NU Purworejo 2026-2031, Bidik Penguatan Kader dan Ranting “Ora Ono Muslimat NU, NU Ora Ono” PW Muslimat Jateng Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Keberlanjutan NU LKKNU PW Jawa Tengah Lakukan Monitoring dan Evaluasi KUBE Penerima Bantuan Sosial di Kecamatan Bruno Wabup Dion Ajak Fatayat NU Ikut Aktif Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak Debat Kandidat PC IPNU-IPPNU Purworejo: Adu Gagasan, Berebut Amanah Kepemimpinan Songsong Transformasi Kampus Unggul, Pimpinan STAINU Purworejo Ikuti Pembinaan PTKIS se-Jawa Tengah di Semarang

Berita

Kisah Pak Amir, Perintis Mebel Bambu Kalijambe yang Mengangkat Potensi Bambu Purworejo

badge-check


					Kisah Pak Amir, Perintis Mebel Bambu Kalijambe yang Mengangkat Potensi Bambu Purworejo Perbesar

PURWOREJO – Pepatah “kita yang mengusahakan, Allah yang menentukan, dan rezeki tidak akan tertukar” seakan sangat cocok menggambarkan perjalanan hidup Pak Amir, perajin mebel bambu asal Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo. Di usianya yang tidak lagi muda, ia masih bertahan menekuni profesi yang telah membesarkan namanya sekaligus mengangkat kerajinan bambu Kalijambe hingga dikenal luas.

Pak Amir dikenal sebagai salah satu perintis kerajinan mebel bambu di Purworejo. Perjalanan usahanya bermula saat merantau ke Cibeureum, Bandung, Jawa Barat, sekitar tahun 1975.

“Ketika itu saya bekerja serabutan sampai akhir tahun 1980-an. Setelah itu ikut orang Bandung membuat kursi bambu,” kenang Pak Amir.

Pak Amir perintis adanya kerajinan mebel Kalijambe Purworejo

Selama kurang lebih dua tahun, ia bekerja sambil belajar dengan tekun mengenai teknik pembuatan mebel bambu. Bekal pengalaman tersebut kemudian menumbuhkan keyakinan untuk membuka usaha sendiri.

Pada tahun 1983, Pak Amir memutuskan pulang ke kampung halamannya di Kalijambe untuk mengembangkan potensi bambu yang melimpah di Purworejo. Saat itu harga satu batang bambu wulung sekitar Rp1.000. Untuk membuat satu set mebel bambu dibutuhkan sekitar 10 batang bambu, sehingga modal bahan baku berkisar Rp10.000. Sementara satu set mebel bambu dapat dijual dengan harga sekitar Rp21.000.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ny. Fauziyah Laili Wasul Pimpin Muslimat NU Purworejo 2026-2031, Bidik Penguatan Kader dan Ranting

21 September 2026 - 17:33 WIB

“Ora Ono Muslimat NU, NU Ora Ono” PW Muslimat Jateng Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Keberlanjutan NU

21 September 2026 - 11:15 WIB

LKKNU PW Jawa Tengah Lakukan Monitoring dan Evaluasi KUBE Penerima Bantuan Sosial di Kecamatan Bruno

14 September 2026 - 15:07 WIB

Wabup Dion Ajak Fatayat NU Ikut Aktif Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak

14 September 2026 - 15:03 WIB

Debat Kandidat PC IPNU-IPPNU Purworejo: Adu Gagasan, Berebut Amanah Kepemimpinan

12 September 2026 - 23:25 WIB

Songsong Transformasi Kampus Unggul, Pimpinan STAINU Purworejo Ikuti Pembinaan PTKIS se-Jawa Tengah di Semarang

12 September 2026 - 23:07 WIB

Trending di Berita