Menu

Mode Gelap
Bekal Dunia Saja Tak Cukup, Anak Perlu Dibekali Ilmu Agama Sejak Dini STAINU Purworejo Berikan Apresiasi kepada PAC GP Ansor Bagelen atas Peran Aktif Mempromosikan Kampus kepada Kader Ansor Ketua PC Fatayat NU Purworejo Ajak Perempuan Muda Perkuat Kepemimpinan Humanis di Harlah PAC Fatayat NU Kaligesing Pengajian Selapanan Ahad Pon di Semagung, KH Khabib Anwar Sampaikan Empat Tanda Wong Bejo Dunyo Akhirat Peringati Maulid Nabi 1448 H, Warga Kaliboto Teladani Akhlak Rasulullah dan Perkuat Tali Silaturahmi Hadiri Muktamar Ke-35 NU, LPTNU Purworejo Komitmen Wujudkan PTNU Unggul dan Berkarakter Aswaja

Berita

Kisah Pak Amir, Perintis Mebel Bambu Kalijambe yang Mengangkat Potensi Bambu Purworejo

badge-check


					Kisah Pak Amir, Perintis Mebel Bambu Kalijambe yang Mengangkat Potensi Bambu Purworejo Perbesar

PURWOREJO – Pepatah “kita yang mengusahakan, Allah yang menentukan, dan rezeki tidak akan tertukar” seakan sangat cocok menggambarkan perjalanan hidup Pak Amir, perajin mebel bambu asal Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo. Di usianya yang tidak lagi muda, ia masih bertahan menekuni profesi yang telah membesarkan namanya sekaligus mengangkat kerajinan bambu Kalijambe hingga dikenal luas.

Pak Amir dikenal sebagai salah satu perintis kerajinan mebel bambu di Purworejo. Perjalanan usahanya bermula saat merantau ke Cibeureum, Bandung, Jawa Barat, sekitar tahun 1975.

“Ketika itu saya bekerja serabutan sampai akhir tahun 1980-an. Setelah itu ikut orang Bandung membuat kursi bambu,” kenang Pak Amir.

Pak Amir perintis adanya kerajinan mebel Kalijambe Purworejo

Selama kurang lebih dua tahun, ia bekerja sambil belajar dengan tekun mengenai teknik pembuatan mebel bambu. Bekal pengalaman tersebut kemudian menumbuhkan keyakinan untuk membuka usaha sendiri.

Pada tahun 1983, Pak Amir memutuskan pulang ke kampung halamannya di Kalijambe untuk mengembangkan potensi bambu yang melimpah di Purworejo. Saat itu harga satu batang bambu wulung sekitar Rp1.000. Untuk membuat satu set mebel bambu dibutuhkan sekitar 10 batang bambu, sehingga modal bahan baku berkisar Rp10.000. Sementara satu set mebel bambu dapat dijual dengan harga sekitar Rp21.000.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bekal Dunia Saja Tak Cukup, Anak Perlu Dibekali Ilmu Agama Sejak Dini

31 Agustus 2026 - 08:23 WIB

STAINU Purworejo Berikan Apresiasi kepada PAC GP Ansor Bagelen atas Peran Aktif Mempromosikan Kampus kepada Kader Ansor

31 Agustus 2026 - 07:15 WIB

Ketua PC Fatayat NU Purworejo Ajak Perempuan Muda Perkuat Kepemimpinan Humanis di Harlah PAC Fatayat NU Kaligesing

31 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Pengajian Selapanan Ahad Pon di Semagung, KH Khabib Anwar Sampaikan Empat Tanda Wong Bejo Dunyo Akhirat

31 Agustus 2026 - 07:05 WIB

Peringati Maulid Nabi 1448 H, Warga Kaliboto Teladani Akhlak Rasulullah dan Perkuat Tali Silaturahmi

31 Agustus 2026 - 07:02 WIB

Hadiri Muktamar Ke-35 NU, LPTNU Purworejo Komitmen Wujudkan PTNU Unggul dan Berkarakter Aswaja

30 Agustus 2026 - 09:58 WIB

Trending di Berita