Menu

Mode Gelap
MWCNU Butuh Perkuat Sinergi dengan Ranting, Serap Aspirasi untuk Program Organisasi Hadirkan Pendidikan Kejuruan Berbasis Pesantren, SMK Ma’arif NU 1 Bener Buka Cabang di PP Darussalam Banyuasin Kisah Pak Amir, Perintis Mebel Bambu Kalijambe yang Mengangkat Potensi Bambu Purworejo Bahas Toleransi dan Kebangsaan, Pengajian Selapanan MWCNU Butuh Ajak Warga Rawat NKRI MWCNU dan PAC IPNU-IPPNU Purwodadi Resmi Dilantik, Siap Perkuat Dakwah, Pendidikan, dan Pemberdayaan Masyarakat Dies Natalis ke-25 IAI An-Nawawi Purworejo, Rawat Nilai Pesantren Menuju Kampus Unggul

Berita

Kisah Pak Amir, Perintis Mebel Bambu Kalijambe yang Mengangkat Potensi Bambu Purworejo

badge-check


					Kisah Pak Amir, Perintis Mebel Bambu Kalijambe yang Mengangkat Potensi Bambu Purworejo Perbesar

PURWOREJO – Pepatah “kita yang mengusahakan, Allah yang menentukan, dan rezeki tidak akan tertukar” seakan sangat cocok menggambarkan perjalanan hidup Pak Amir, perajin mebel bambu asal Desa Kalijambe, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo. Di usianya yang tidak lagi muda, ia masih bertahan menekuni profesi yang telah membesarkan namanya sekaligus mengangkat kerajinan bambu Kalijambe hingga dikenal luas.

Pak Amir dikenal sebagai salah satu perintis kerajinan mebel bambu di Purworejo. Perjalanan usahanya bermula saat merantau ke Cibeureum, Bandung, Jawa Barat, sekitar tahun 1975.

“Ketika itu saya bekerja serabutan sampai akhir tahun 1980-an. Setelah itu ikut orang Bandung membuat kursi bambu,” kenang Pak Amir.

Pak Amir perintis adanya kerajinan mebel Kalijambe Purworejo

Selama kurang lebih dua tahun, ia bekerja sambil belajar dengan tekun mengenai teknik pembuatan mebel bambu. Bekal pengalaman tersebut kemudian menumbuhkan keyakinan untuk membuka usaha sendiri.

Pada tahun 1983, Pak Amir memutuskan pulang ke kampung halamannya di Kalijambe untuk mengembangkan potensi bambu yang melimpah di Purworejo. Saat itu harga satu batang bambu wulung sekitar Rp1.000. Untuk membuat satu set mebel bambu dibutuhkan sekitar 10 batang bambu, sehingga modal bahan baku berkisar Rp10.000. Sementara satu set mebel bambu dapat dijual dengan harga sekitar Rp21.000.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

MWCNU Butuh Perkuat Sinergi dengan Ranting, Serap Aspirasi untuk Program Organisasi

1 Juni 2026 - 20:23 WIB

Hadirkan Pendidikan Kejuruan Berbasis Pesantren, SMK Ma’arif NU 1 Bener Buka Cabang di PP Darussalam Banyuasin

1 Juni 2026 - 20:19 WIB

MWCNU dan PAC IPNU-IPPNU Purwodadi Resmi Dilantik, Siap Perkuat Dakwah, Pendidikan, dan Pemberdayaan Masyarakat

31 Mei 2026 - 18:58 WIB

Dies Natalis ke-25 IAI An-Nawawi Purworejo, Rawat Nilai Pesantren Menuju Kampus Unggul

31 Mei 2026 - 18:29 WIB

Prosesi pemotongan tumpeng oleh Rektor IAIAN Purworejo dan Kepala Yasasan An-Nawawi.

Pelantikan PAC GP Ansor Bagelen dan Muskerancab Menggema, Semangat Khidmah Kader Muda NU Membara

31 Mei 2026 - 18:17 WIB

Kirim Doa untuk Jamaah Haji, Habib Ustman Al Athos Ingatkan Pentingnya Pendidikan Agama dalam Keluarga

31 Mei 2026 - 18:05 WIB

Trending di Berita