Menu

Mode Gelap
Public Speaking Bakal Digantikan AI? IAI An-Nawawi Purworejo Kupas Tuntas di Workshop Internasional Rakor MWCNU Gebang Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Khidmah Nahdliyin Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Purworejo Siap Kawal Keputusan Strategis untuk Umat Penyelamatan Aset dan Kemandirian Finansial Jadi Sorotan Rakor Gabungan PCNU Purworejo PCNU Purworejo Tancap Gas, Tetapkan 5 Program Prioritas Akselerasi Periode 2026-2027 Kiai Haekal: Jaga 3 Pilar Pesantren Demi Masa Depan NU di Era Digital

Berita

Berdayakan Perempuan, PAC Fatayat Purworejo Gelar Pelatihan Menjahit Bersama BLK

badge-check


					Berdayakan Perempuan, PAC Fatayat Purworejo Gelar Pelatihan Menjahit Bersama BLK Perbesar

PURWOREJO – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Purworejo resmi menggelar Pelatihan Menjahit bagi 16 anggotanya pada Senin (8/6/2026). Program yang berlangsung selama 10 hari ini merupakan kolaborasi dengan Dinas Perindustrian, Transmigrasi, dan Tenaga Kerja (Dinperintransnaker) melalui UPT BLK Kabupaten Purworejo.

Kegiatan ini terselenggara berkat alokasi dana DAU 2026 melalui pokok pikiran (Pokir) Sekretaris Komisi IV DPRD Purworejo, H. Much Dahlan, S.E.

Ketua PAC Fatayat Kecamatan Purworejo, Ratnawati Ulfah, S.P., menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum yang pas karena bertepatan dengan Harlah ke-76 Fatayat yang mengusung tema “Berdaya, Berdampak, dan Mendunia”.

“Target sederhananya, para perempuan minimal bisa membuat pakaiannya sendiri tanpa membebani finansial suami, lebih-lebih bisa menjadi lahan untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Harapannya, ilmu ini perlahan bisa berdampak dan menular ke anggota fatayat lainnya,” ungkap Ratnawati.


Kepala UPT BLK Kabupaten Purworejo, Anisah, S.Pd., M.Pd., menargetkan dalam waktu 10 hari, peserta sudah mampu mengukur, membuat pola, hingga menjahit setelan blus dan rok. Lebih dari sekadar keterampilan, Anisah menyebut program ini sejalan dengan program Bupati dan Wabup yakni PITULUNGAN.

“Ketika peserta memiliki keterampilan, penghasilan akan meningkat sehingga kesejahteraan keluarga tercapai. Keluarga yang sejahtera akan melahirkan anak-anak yang sehat, sehingga ke depan tidak ada lagi kasus stunting di Kabupaten Purworejo,” jelas Anisah.

Apresiasi disampaikan oleh Ketua MWC NU Kecamatan Purworejo, Gus Naufal Abdillah Al Hafidz. Ia berharap program serupa dari pemerintah dapat terus hadir untuk memberdayakan seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga Nahdliyin.

Di sisi lain, H. Much Dahlan, S.E., selaku inisiator anggaran menegaskan bahwa program ini tidak boleh berhenti sebatas seremonial pembukaan dan penutupan saja. Ia menargetkan lahirnya wirausaha konveksi baru dari rahim Fatayat.

“Sebagai wakil rakyat, saya berkomitmen melakukan pengawalan lanjutan. Jika kompetensinya matang dan semangat usahanya ada, tentu akan kita dorong tahap berikutnya, entah melalui usulan bantuan mesin jahit maupun pendampingan akses modal. Kita kawal sampai ilmunya benar-benar menggerakkan roda ekonomi mereka,” tegas Dahlan.

Turut hadir memeriahkan acara pembukaan, tim dari UPT BLK Kabupaten Purworejo. Selain itu, hadir juga Ketua MWC NU Purworejo, Muslimat NU Kecamatan Purworejo, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Purworejo, serta 16 peserta pelatihan yang siap mengikuti program tersebut hingga tuntas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Public Speaking Bakal Digantikan AI? IAI An-Nawawi Purworejo Kupas Tuntas di Workshop Internasional

21 Juli 2026 - 01:24 WIB

Rakor MWCNU Gebang Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Khidmah Nahdliyin

19 Juli 2026 - 19:35 WIB

Sambut Muktamar NU ke-35, PCNU Purworejo Siap Kawal Keputusan Strategis untuk Umat

13 Juli 2026 - 18:48 WIB

Penyelamatan Aset dan Kemandirian Finansial Jadi Sorotan Rakor Gabungan PCNU Purworejo

13 Juli 2026 - 18:37 WIB

PCNU Purworejo Tancap Gas, Tetapkan 5 Program Prioritas Akselerasi Periode 2026-2027

13 Juli 2026 - 17:43 WIB

Kiai Haekal: Jaga 3 Pilar Pesantren Demi Masa Depan NU di Era Digital

12 Juli 2026 - 00:06 WIB

Trending di Berita