Menu ✖

Mode Gelap
Dari Resolusi Jihad ke Revolusi Digital, Apel Hari Santri 2026 PCNU Purworejo Tegaskan Tantangan Santri Rajut Sinergi Lintas Sektoral, MWC NU Butuh Sukses Gelar Apel Hari Santri 2026 dan Majelis Shalawat 2.000 Warga Nahdliyin Meriahkan Jalan Sehat HSN 2026 MWCNU Loano, Sepeda Listrik Jadi Hadiah Utama MWCNU Gebang Matangkan Program Strategis, dari Kemandirian Ekonomi hingga Pendidikan PCNU Purworejo Salurkan Bantuan Khitan Gratis untuk Tiga Santri TPQ Lugosobo Ny. Fauziyah Laili Wasul Pimpin Muslimat NU Purworejo 2026-2031, Bidik Penguatan Kader dan Ranting

Berita

Jelang Pengajian Selapanan MWCNU, JQH NU Butuh Gelar Sima’an Al-Qur’an 30 Juz di Masjid Salafiyah Wareng

badge-check


					Jelang Pengajian Selapanan MWCNU, JQH NU Butuh Gelar Sima’an Al-Qur’an 30 Juz di Masjid Salafiyah Wareng Perbesar

BUTUH – Semangat membumikan Al-Qur’an terus tumbuh di kalangan warga Nahdlatul Ulama. Jam’iyyah Qurra wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQH NU) Kecamatan Butuh menggelar sima’an Al-Qur’an 30 juz di Masjid Salafiyah, Desa Wareng, Kecamatan Butuh, Kabupaten Purworejo, Sabtu (30/5/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai usai salat Isya tersebut berlangsung khidmat dan diikuti para hafiz, pengurus NU, tokoh masyarakat, serta jamaah dari berbagai wilayah di Kecamatan Butuh. Sima’an Al-Qur’an ini menjadi rangkaian pembuka sebelum pelaksanaan pengajian selapanan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Butuh.

Ketua PAC JQH NU Butuh, Kiai Ali Imron Al Hafidz, mengatakan bahwa pelaksanaan sima’an sengaja dijadwalkan pada malam hari menjelang pengajian selapanan sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan dan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.

“Kami mengawali rangkaian pengajian dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an 30 juz secara penuh. Ini merupakan ikhtiar batin agar Allah SWT memberikan keberkahan bagi masyarakat Kecamatan Butuh sekaligus menjadi sarana bagi para hafiz untuk menjaga dan memperkuat hafalan mereka,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, para penghafal Al-Qur’an secara bergantian melantunkan ayat-ayat suci secara bil ghaib atau tanpa melihat mushaf. Suasana masjid yang tenang dipenuhi lantunan ayat Al-Qur’an yang menggema melalui pengeras suara, menciptakan nuansa religius yang mendalam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dari Resolusi Jihad ke Revolusi Digital, Apel Hari Santri 2026 PCNU Purworejo Tegaskan Tantangan Santri

23 Oktober 2026 - 14:26 WIB

Rajut Sinergi Lintas Sektoral, MWC NU Butuh Sukses Gelar Apel Hari Santri 2026 dan Majelis Shalawat

22 Oktober 2026 - 19:02 WIB

2.000 Warga Nahdliyin Meriahkan Jalan Sehat HSN 2026 MWCNU Loano, Sepeda Listrik Jadi Hadiah Utama

18 Oktober 2026 - 19:26 WIB

MWCNU Gebang Matangkan Program Strategis, dari Kemandirian Ekonomi hingga Pendidikan

11 Oktober 2026 - 20:29 WIB

PCNU Purworejo Salurkan Bantuan Khitan Gratis untuk Tiga Santri TPQ Lugosobo

11 Oktober 2026 - 09:24 WIB

Ny. Fauziyah Laili Wasul Pimpin Muslimat NU Purworejo 2026-2031, Bidik Penguatan Kader dan Ranting

21 September 2026 - 17:33 WIB

Trending di Berita