Ia juga mengapresiasi semangat kaderisasi dan kebersamaan yang tampak dalam pelaksanaan Konfercab XVIII PMII Purworejo. Menurutnya, forum tersebut bukan sekadar agenda pergantian kepemimpinan, tetapi juga sarana memperkuat komitmen perjuangan organisasi.
Sementara itu, perwakilan Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PMII Purworejo, Lukman Khakim, mengajak seluruh kader menjadikan konferensi sebagai momentum refleksi terhadap perjalanan organisasi sekaligus merancang langkah strategis untuk masa depan.

Menurutnya, kader PMII harus terus menjaga semangat belajar, berorganisasi, dan mengabdi agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan Nahdlatul Ulama.
“Konfercab bukan hanya memilih ketua baru, tetapi juga menentukan arah gerak organisasi ke depan. Kader PMII harus mempersiapkan diri menjadi generasi yang siap mengisi berbagai ruang strategis,” katanya.







