PURWOREJO – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Purworejo menggencarkan safari sosialisasi pembangunan Masjid Hadratussyekh Hasyim Asy’ari, sebuah inisiatif strategis yang bertujuan memperkuat identitas ke-NU-an dan soliditas umat di wilayah tersebut. Rangkaian acara yang berlangsung di berbagai Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) se-Kabupaten Purworejo ini disambut antusiasme tinggi dari para pengurus dan warga Nahdliyin, menandai komitmen kolektif terhadap proyek monumental tersebut.
Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian integral dari program kerja PCNU Purworejo untuk menyelaraskan gerak langkah organisasi dari tingkat cabang hingga ranting. Salah satunya dilakukan oleh TIM Zona 4 yang berlangsung pada Minggu, 24 Mei 2026, di Gedung MWC NU Loano.

Sebelumnya tim ini sudah memulai rangkaian turba (turun ke bawah) sosialisasi pada Jumat, 22 Mei 2026, di Gedung MWC NU Kaligesing. Pada malam harinya, agenda dilanjutkan di Pondok Pesantren Nahjatul Munadhirin Sindurjan, khusus untuk MWC NU Purworejo.
Keesokan harinya, Sabtu, 23 Mei 2026, giliran Gedung MWC NU Bener menjadi tuan rumah acara serupa. Selain Tim Zona 4, tiga tim lain dengan tugas zona yang berbeda juga turut diterjunkan untuk memastikan program sosialisasi ini menjangkau seluruh MWC NU di Kabupaten Purworejo.
KH. Mukhamad Arwani, S.Ag., MA., Wakil Ketua PCNU Kabupaten Purworejo, dalam sambutannya menegaskan urgensi pembangunan Masjid Hadratussyekh Hasyim Asy’ari. Ia menguraikan tiga pilar utama yang mendasari pembangunan ini.
“Pembangunan Masjid Hadratussyekh Hasyim Asy’ari tidak hanya semata-mata mendirikan tempat ibadah, melainkan sebagai upaya untuk mengukuhkan diri sebagai ikon NU di Purworejo,” ujarnya saat di MWCNU Kaligesing.
Arwani menambahkan bahwa masjid ini juga akan berfungsi sebagai sistem pendukung (supporting system) bagi Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU), sebuah kampus yang bernaung di bawah NU.
“Yang tak kalah penting, masjid ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan yang mampu menjaga dan memperkokoh soliditas serta persatuan seluruh elemen Nahdliyin,” tambah K.H. Arwani.
Senada dengan itu, K. Fuad Rofiq, Wakil Sekretaris PCNU Purworejo, menjelaskan bahwa safari sosialisasi ini juga menjadi wadah strategis untuk menyinkronkan berbagai program PCNU dengan MWC dan Ranting NU di tingkat bawah.
“Melalui forum-forum ini, kami ingin memastikan bahwa program-program NU dapat tersampaikan dan tersinkronisasi dengan baik, sehingga implementasinya lebih efektif,” jelas K. Fuad Rofiq.








