Ketua Tanfidziyah MWC NU Kemiri, Kyai Afif Jaelani, mengapresiasi semangat warga dan pengurus ranting dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan. Ia menegaskan bahwa ranting merupakan pondasi utama organisasi Nahdlatul Ulama karena seluruh gerakan organisasi berawal dari tingkat akar rumput.

Dalam tausiyahnya, KH Hasan Agil Ba’bud menjelaskan bahwa penanggalan Hijriah dimulai sejak peristiwa hijrah Rasulullah SAW yang kemudian ditetapkan pada masa Khalifah Umar bin Khattab. Ia mengajak jamaah menjadikan Bulan Muharram sebagai momentum muhasabah dan memperbaiki kualitas diri.
Mengutip hadis Rasulullah SAW, ia menyampaikan bahwa manusia terbaik adalah yang panjang umur dan semakin baik amalnya. Karena itu, setiap pergantian tahun hendaknya menjadi pengingat untuk memperbanyak amal saleh dan meningkatkan keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT.







