LOANO – Pengasuh Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan, KH Achmad Chalwani Nawawi, mengajak warga Nahdlatul Ulama untuk menjaga keseimbangan antara gerakan spiritual dan kaderisasi organisasi. Pesan tersebut disampaikannya dalam Pengajian Akbar Peresmian Gedung MWCNU Loano, Santunan Anak Yatim, dan Pelantikan Idaroh Ghusniyyah yang berlangsung di Desa Maron, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Selasa (16/6/2026).
Dalam kesempatan itu, KH Achmad Chalwani yang juga menjabat sebagai Rais ‘Aam Jam’iyah Ahli Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) mengenang kisah masa kecilnya saat mendengar pidato tokoh besar NU asal Kalimantan, Dr. KH Idham Chalid, di Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan.

Menurutnya, pesan yang disampaikan KH Idham Chalid masih sangat relevan hingga saat ini dalam membangun dan menggerakkan organisasi Nahdlatul Ulama.
“NU itu ibarat burung garuda yang akan terbang menuju Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur. Agar bisa terbang dengan baik, sayap kanan dan sayap kiri harus bergerak bersama. Tidak mungkin hanya satu sayap yang bergerak,” tutur KH Achmad Chalwani mengutip pesan KH Idham Chalid.











