Menu ✖

Mode Gelap
Rajut Sinergi Lintas Sektoral, MWC NU Butuh Sukses Gelar Apel Hari Santri 2026 dan Majelis Shalawat 2.000 Warga Nahdliyin Meriahkan Jalan Sehat HSN 2026 MWCNU Loano, Sepeda Listrik Jadi Hadiah Utama MWCNU Gebang Matangkan Program Strategis, dari Kemandirian Ekonomi hingga Pendidikan PCNU Purworejo Salurkan Bantuan Khitan Gratis untuk Tiga Santri TPQ Lugosobo Ny. Fauziyah Laili Wasul Pimpin Muslimat NU Purworejo 2026-2031, Bidik Penguatan Kader dan Ranting “Ora Ono Muslimat NU, NU Ora Ono” PW Muslimat Jateng Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Keberlanjutan NU

Hikmah

Pesan KHRS Hasan Agil Ba’bud di Hari Asyura 10 Muharram 1443 H

badge-check


					Pesan KHRS Hasan Agil Ba’bud di Hari Asyura 10 Muharram 1443 H Perbesar


GEBANG, nupurworejo.com – Pesan dari KHRS. Habib Hasan Agil Ba’bud di 10 Muharram 1441 Hijriyah. Kesempatan Pengajian Syuro 10 Muharram 1443 H, Al-Ustadz KHRS. Hasan Agil Baabud memberikan mauidloh hasanah kepada para santri-santrinya dengan harapan lebih baik.

“Seiring datangnya tahun baru umur kita bertambah bilangannya dan berkurang dari bagian seharusnya. Maka sudah seharusnya umur yang masih diberikan Allah, digunakan untuk beramal baik,” pesan Habib Hasan Agil di Ponpes Al-Iman Bulus, selasa (10/8) .

Dikatakan Habib Hasan, menukil dari hadits Nabi Muhammad SAW bersabda :
يَا رَسُولَ اللَّهِ مَنْ خَيْرُ النَّاسِ قَالَ : مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ

Artinya : “Wahai Rasulullah, siapakah sebaik-baik manusia?” Beliau menjawab: “Orang yang panjang umurnya dan baik amalannya.”(HR: Tirmidzi).

Dijelaskan, menjadi sesuatu yang sering dilupakan bahwa bulan Syuro atau bulan Muharram merupakan tahun baru hijriyyah.

“Banyak yang tidak tahu bahwa menghitung umur yang tepat adalah menggunakan tahun hijriyah, menghitung masa kehamilan dengan tahun hijriyyah,” pesan Habib Hasan.

Ditambahkan Habib Hasan, pada tanggal 10 Muharram terjadi banyak peristiwa, seperti diselamatkannya kapal Nabi Nuh, diselamatkannya Nabi Ibrahim, diselamatkannya Nabi Yusuf AS, dan banyak peristiwa lain.

Selain itu, Habib Hasan juga memberikan pesan kepada para santri-santrinya dan masyarakat umum, bahwa jika diberi karunia anak diberi nama yang baik, diberi rangkepan (red jawa), yakni dengan menyebutkan weton hari kelahiran anak. Hal ini merupakan sebuah rumusan para wali terdahulu yang sarat akan makna.

Penulis: Saad Luthfi, Santri Ponpes Al-Iman Bulus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KH Achmad Chalwani: Sayap Kanan dan Sayap Kiri Harus Bergerak Bersama untuk Memajukan NU

16 Juni 2026 - 18:42 WIB

Kiai Chalwani Ingatkan Dampak Menyepelekan Guru dalam Haflah Akhirus Sanah ke-47 PP An-Nawawi Berjan

14 Juni 2026 - 18:48 WIB

KH M. Yusuf Chudori: Jika 40 Hari Tidak Ngaji dan Tidak Berkumpul dengan Ulama, Hati Bisa Menjadi Keras

7 Juni 2026 - 23:14 WIB

Nyai Siti Zahro Ingatkan Keutamaan Sedekah Saat Hidup dalam Selapanan Muslimat-Fatayat NU Bener

7 Juni 2026 - 22:02 WIB

Menjelang Tiba di Tanah Air, Jamaah Haji Dianjurkan Membaca Doa Ini

6 Juni 2026 - 20:52 WIB

Bahas Toleransi dan Kebangsaan, Pengajian Selapanan MWCNU Butuh Ajak Warga Rawat NKRI

1 Juni 2026 - 10:42 WIB

Trending di Hikmah