Menu

Mode Gelap
Sinergi PC IPPNU Purworejo, Ning Imas Kupas Tuntas Fiqih Wanita Karier dan Pernikahan Ngaji Budaya di Puspo, Ketua PCNU Promosikan STAINU Purworejo Paralegal Muslimat NU Kabupaten Purworejo Dikukuhkan, Siap Dampingi Perempuan dan Anak STAINU Purworejo Gelar Halal Bihalal Bersama PCNU, Mantapkan Komitmen Jadi UNU Jateng STAINU Purworejo Luncurkan Pusat Bahasa dan Asrama Mahasiswa, Wujudkan Kampus Bilingual dan Nyaman Sertijab DWP Purworejo, Indah Herlawati Lanjutkan Kepemimpinan 2024-2029

Hikmah

Pesan KHRS Hasan Agil Ba’bud di Hari Asyura 10 Muharram 1443 H

badge-check


					Pesan KHRS Hasan Agil Ba’bud di Hari Asyura 10 Muharram 1443 H Perbesar


GEBANG, nupurworejo.com – Pesan dari KHRS. Habib Hasan Agil Ba’bud di 10 Muharram 1441 Hijriyah. Kesempatan Pengajian Syuro 10 Muharram 1443 H, Al-Ustadz KHRS. Hasan Agil Baabud memberikan mauidloh hasanah kepada para santri-santrinya dengan harapan lebih baik.

“Seiring datangnya tahun baru umur kita bertambah bilangannya dan berkurang dari bagian seharusnya. Maka sudah seharusnya umur yang masih diberikan Allah, digunakan untuk beramal baik,” pesan Habib Hasan Agil di Ponpes Al-Iman Bulus, selasa (10/8) .

Dikatakan Habib Hasan, menukil dari hadits Nabi Muhammad SAW bersabda :
يَا رَسُولَ اللَّهِ مَنْ خَيْرُ النَّاسِ قَالَ : مَنْ طَالَ عُمُرُهُ وَحَسُنَ عَمَلُهُ

Artinya : “Wahai Rasulullah, siapakah sebaik-baik manusia?” Beliau menjawab: “Orang yang panjang umurnya dan baik amalannya.”(HR: Tirmidzi).

Dijelaskan, menjadi sesuatu yang sering dilupakan bahwa bulan Syuro atau bulan Muharram merupakan tahun baru hijriyyah.

“Banyak yang tidak tahu bahwa menghitung umur yang tepat adalah menggunakan tahun hijriyah, menghitung masa kehamilan dengan tahun hijriyyah,” pesan Habib Hasan.

Ditambahkan Habib Hasan, pada tanggal 10 Muharram terjadi banyak peristiwa, seperti diselamatkannya kapal Nabi Nuh, diselamatkannya Nabi Ibrahim, diselamatkannya Nabi Yusuf AS, dan banyak peristiwa lain.

Selain itu, Habib Hasan juga memberikan pesan kepada para santri-santrinya dan masyarakat umum, bahwa jika diberi karunia anak diberi nama yang baik, diberi rangkepan (red jawa), yakni dengan menyebutkan weton hari kelahiran anak. Hal ini merupakan sebuah rumusan para wali terdahulu yang sarat akan makna.

Penulis: Saad Luthfi, Santri Ponpes Al-Iman Bulus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jangan Cepat Menilai Sesuatu yang Buruk, Pesan Gus Miftah di Ponpes Darut Tauhied 8 Kemiri

26 Mei 2025 - 14:56 WIB

Pesan Pj Rais Syuriah PCNU Purworejo KH Abdul Hadi, untuk Warga Nahdliyyin Kabupaten Purworejo

9 September 2021 - 23:59 WIB

KH Chalwani: Waspadai Menjamurnya Pesantren ‘Plastik’

23 Juni 2021 - 13:54 WIB

Ketua Tanfidziyah PCNU Sampaikan Ucapan dan Pesan Idul Fitri 1442 H

13 Mei 2021 - 21:33 WIB

Pesan Akhir Ramadhan 1442 H, oleh Rais Syuriah PCNU Purworejo

13 Mei 2021 - 15:05 WIB

Pesan Ramadhan dari Rois Syuriah PCNU untuk Warga Nahdliyin Purworejo

18 April 2021 - 18:31 WIB

Trending di Hikmah