Menu

Mode Gelap
Haul Syekh Maulana Maghribi di Ngaran Kaligesing Dihadiri Ribuan Jamaah dari Berbagai Daerah Workshop Pembuatan Modul Pembelajaran untuk Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Perencanaan Pembelajaran yang Berkualitas Pagar Nusa Purworejo Borong Medali di KEJURDA X Jawa Tengah 2026, Atlet Usia Dini Bersinar PC PMII Purworejo Gelar Mujahadah dan Santunan Anak Yatim untuk Semarakkan Muharram 1448 H Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, PRNU Desa Bener Gelar Pengajian Akbar dan Santunan Lewat Koin NU Pelepasan Siswa, Khotmil Qur’an, dan Pentas Seni Meriahkan Akhirussanah RA-MI Al Huda Karanggetas

Hikmah

Bahas Toleransi dan Kebangsaan, Pengajian Selapanan MWCNU Butuh Ajak Warga Rawat NKRI

badge-check


					Bahas Toleransi dan Kebangsaan, Pengajian Selapanan MWCNU Butuh Ajak Warga Rawat NKRI Perbesar

BUTUH – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Butuh menggelar Pengajian Selapanan rutin di Masjid Salafiyah, Desa Wareng, Minggu (31/5/2026). Kegiatan yang dihadiri ratusan jamaah dari berbagai ranting NU tersebut mengangkat tema toleransi beragama dan penguatan semangat kebangsaan.

Sejak pagi hari, area masjid telah dipadati warga Nahdliyin yang datang untuk mengikuti rangkaian acara. Suasana religius terasa semakin khidmat dengan penampilan grup hadroh Zeeba Nada dari Fatayat NU Ranting Wareng yang melantunkan sholawat serta pembacaan Kitab Al-Barzanji.

Penampilan para kader muda Fatayat NU tersebut mendapat sambutan hangat dari jamaah yang hadir. Lantunan sholawat yang menggema menambah semarak kegiatan sekaligus memperkuat nuansa spiritual dalam pengajian.

Tausiah utama disampaikan oleh perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Purworejo, KH Khabib Soleh. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya menjaga toleransi dan persatuan di tengah kehidupan masyarakat yang beragam.

Menurutnya, toleransi beragama merupakan bagian dari ajaran Islam yang rahmatan lil alamin. Selain itu, persaudaraan antarumat Islam juga harus terus dijaga tanpa memandang latar belakang organisasi maupun kelompok keagamaan.

“Toleransi harus dimulai dari sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan. Nahdlatul Ulama harus selalu menjadi pelopor moderasi beragama dan merawat tenun kebangsaan kita,” ujarnya di hadapan jamaah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KH Achmad Chalwani: Sayap Kanan dan Sayap Kiri Harus Bergerak Bersama untuk Memajukan NU

16 Juni 2026 - 18:42 WIB

Kiai Chalwani Ingatkan Dampak Menyepelekan Guru dalam Haflah Akhirus Sanah ke-47 PP An-Nawawi Berjan

14 Juni 2026 - 18:48 WIB

KH M. Yusuf Chudori: Jika 40 Hari Tidak Ngaji dan Tidak Berkumpul dengan Ulama, Hati Bisa Menjadi Keras

7 Juni 2026 - 23:14 WIB

Nyai Siti Zahro Ingatkan Keutamaan Sedekah Saat Hidup dalam Selapanan Muslimat-Fatayat NU Bener

7 Juni 2026 - 22:02 WIB

Menjelang Tiba di Tanah Air, Jamaah Haji Dianjurkan Membaca Doa Ini

6 Juni 2026 - 20:52 WIB

Kirim Doa untuk Jamaah Haji, Habib Ustman Al Athos Ingatkan Pentingnya Pendidikan Agama dalam Keluarga

31 Mei 2026 - 18:05 WIB

Trending di Berita