Menu

Mode Gelap
MWCNU Butuh Perkuat Sinergi dengan Ranting, Serap Aspirasi untuk Program Organisasi Hadirkan Pendidikan Kejuruan Berbasis Pesantren, SMK Ma’arif NU 1 Bener Buka Cabang di PP Darussalam Banyuasin Kisah Pak Amir, Perintis Mebel Bambu Kalijambe yang Mengangkat Potensi Bambu Purworejo Bahas Toleransi dan Kebangsaan, Pengajian Selapanan MWCNU Butuh Ajak Warga Rawat NKRI MWCNU dan PAC IPNU-IPPNU Purwodadi Resmi Dilantik, Siap Perkuat Dakwah, Pendidikan, dan Pemberdayaan Masyarakat Dies Natalis ke-25 IAI An-Nawawi Purworejo, Rawat Nilai Pesantren Menuju Kampus Unggul

Hikmah

Bahas Toleransi dan Kebangsaan, Pengajian Selapanan MWCNU Butuh Ajak Warga Rawat NKRI

badge-check


					Bahas Toleransi dan Kebangsaan, Pengajian Selapanan MWCNU Butuh Ajak Warga Rawat NKRI Perbesar

BUTUH – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Butuh menggelar Pengajian Selapanan rutin di Masjid Salafiyah, Desa Wareng, Minggu (31/5/2026). Kegiatan yang dihadiri ratusan jamaah dari berbagai ranting NU tersebut mengangkat tema toleransi beragama dan penguatan semangat kebangsaan.

Sejak pagi hari, area masjid telah dipadati warga Nahdliyin yang datang untuk mengikuti rangkaian acara. Suasana religius terasa semakin khidmat dengan penampilan grup hadroh Zeeba Nada dari Fatayat NU Ranting Wareng yang melantunkan sholawat serta pembacaan Kitab Al-Barzanji.

Penampilan para kader muda Fatayat NU tersebut mendapat sambutan hangat dari jamaah yang hadir. Lantunan sholawat yang menggema menambah semarak kegiatan sekaligus memperkuat nuansa spiritual dalam pengajian.

Tausiah utama disampaikan oleh perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Purworejo, KH Khabib Soleh. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya menjaga toleransi dan persatuan di tengah kehidupan masyarakat yang beragam.

Menurutnya, toleransi beragama merupakan bagian dari ajaran Islam yang rahmatan lil alamin. Selain itu, persaudaraan antarumat Islam juga harus terus dijaga tanpa memandang latar belakang organisasi maupun kelompok keagamaan.

“Toleransi harus dimulai dari sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan. Nahdlatul Ulama harus selalu menjadi pelopor moderasi beragama dan merawat tenun kebangsaan kita,” ujarnya di hadapan jamaah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kirim Doa untuk Jamaah Haji, Habib Ustman Al Athos Ingatkan Pentingnya Pendidikan Agama dalam Keluarga

31 Mei 2026 - 18:05 WIB

Jangan Cepat Menilai Sesuatu yang Buruk, Pesan Gus Miftah di Ponpes Darut Tauhied 8 Kemiri

26 Mei 2025 - 14:56 WIB

Pesan Pj Rais Syuriah PCNU Purworejo KH Abdul Hadi, untuk Warga Nahdliyyin Kabupaten Purworejo

9 September 2021 - 23:59 WIB

Pesan KHRS Hasan Agil Ba’bud di Hari Asyura 10 Muharram 1443 H

22 Agustus 2021 - 16:53 WIB

KH Chalwani: Waspadai Menjamurnya Pesantren ‘Plastik’

23 Juni 2021 - 13:54 WIB

Ketua Tanfidziyah PCNU Sampaikan Ucapan dan Pesan Idul Fitri 1442 H

13 Mei 2021 - 21:33 WIB

Trending di Berita